Kamis, 19 Oktober 2017 | 19.45 WIB
Metro24Jam>News>Siantar 24 Jam>PKL Dipindah ke Jalan Jalan Thamrin, Warga Keberatan

PKL Dipindah ke Jalan Jalan Thamrin, Warga Keberatan

Selasa, 20 Juni 2017 - 05:57 WIB

IMG-34911

Sejumlah warga Jalan Thamrin keberatan dengan pemindahan PKL ke lingkungan mereka. (Elisbet/metro24jam.com)

SIANTAR, metro24jam.com – Nasib pedagang kaki lima (PKL) yang digusur dari Jalan Sutomo dan Merdeka, Kota Siantar, kini semakin tak jelas. Pemindahan para PKL malam tersebut ke Jalan Thamrin, kini menuai protes dari warga setempat.

Hal itu terjadi pada Sabtu (17/6) malam sekira jam 20.00 Wib, warga Jalan Thamrin, Kelurahan Dwikora, Siantar Barat, yang didominasi etnis Tionghoa berkumpul dan menyampaikan rasa keberatannya.

Protes dan keberatan muncul ketika para pedagang meletakkan barang dagangannya persis di depan rumah warga.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang mendapatkan informasi adanya keberatan itu. Kemudian turun ke lokasi guna mengamankan dan mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan.

Jeksen, seorang Kepala Lingkungan di Jalan Thamrin menuturkan, bahwa dengan adanya PKL di tempat tersebut, aktivitas mereka sedikit terganggu.

“Kita keberatan, karena dengan adanya pedagang di depan rumah, bagaimana sepedamotor dan mobil mau masuk dan keluar rumah. Kalau kita tidak tinggal di sini, nggak masalah,” jelasnya.

Lanjut Jeksen, relokasi para pedagang tersebut ke Jalan Thamrin dilakukan tanpa pemberitahuan dan sosialisasi dengwan warga.

“Kita sudah lapor ke DPRD, sebelumnya tidak ada sosialisasi, langsung datang dan jualan. Sepihak saja, nggak ada pemberitahuan,” cetusnya.

Karena itu, mewakili Warga, Jeksen berharap agar para pedagang bisa dipindahkan ke tempat yang lebih layak lagi. “Mudah-mudahan dicari tempat yang lebih layak. Soal di mana kita nggak tahu, kita lihat dulu lah,” tambahnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Satpol PP Kota Siantar, Robert Samosir menjelaskan bahwa relokasi ke Jalan Thamrin itu merupakan salah satu alternatif.

“Sebagian besar warga memang tidak setuju dengan penempatan pedagang di sana, tapi itulah alternatif yang kita buat. Tapi kalau ada yang keberatan, ya jangan dilanjutkan,” terangnya.

Robert mengutarakan bahwa pihaknya akan melakukan pendataan warga yang setuju dan keberatan.

“Tadi malam, pedagang sudah tidak jualan lagi di sana. Tapi kita dapat informasi, ada pemilik toko yang tidak keberatan. Artinya ada juga yang setuju dan tidak setuju. Kita akan data semua, berapa orang yang keberatan dan tidak keberatan. Pelan-pelan kita alihkan, kita juga ingin Kota Siantar aman dan tertib,” paparnya.

Diungkapkan Robert, alternatif lain yang mungkin menjadi lokasi baru para pedagang itu, Jalan Imam Bonjol atau Jalan Sutoyo.

“Kita tetap berusaha dan kita harapkan kerjasama untuk mencari dimana lokasi yang pas. Kita tahu persis keinginan masyarakat bagaimana hidup nyaman, dan kita juga tidak pernah ingin mematikan usaha PKL, asal tidak mengganggu kepentingan dan fasilitas umum,” tutupnya.

Sementara itu, sejumlah pemerhati kota Siantar menyatakan, sebaiknya lokasi berjualan para pedagang tersebut dipindahkan ke sekitar stasiun kereta api.

Selain lokasi parkirnya lebih luas dan terbilang bebas, tidak ada rumah atau pemukiman yang bisa mengganggu ketentraman masyarakat.

“Ya, cocok juga kalau di sekitar stasiun kereta api,” kata Sunardinsyah alias Birong. (Els)

BACA JUGA:
Asrida Dukung Pedagang Malam Sutomo-Merdeka
PKL Jalan Sutomo dan Merdeka Ditertibkan


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Vivonis 11 Tahun, Aktor Malaysia: Saya Tidak Terima
Metro 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 16:04 WIB

Vivonis 11 Tahun, Aktor Malaysia: Saya Tidak Terima

Aktor ternama Malaysia, Khaeryl Benjamin Ibrahim alias Benjy (38) divonis oleh majelis hakim selama divonis selama 11 tahun penjara dan ...
Kasihannya…!!! Nenek 87 Tahun Nyasar ke Kantor Polisi (Sempat Nginap 2 Hari)
Metro 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 16:01 WIB

Kasihannya…!!! Nenek 87 Tahun Nyasar ke Kantor Polisi (Sempat Nginap 2 Hari)

Sabariah Sembiring, nenek berusia 87 tahun, warga Dusun XIV, Desa Marjanji, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), akhirnya bisa berkumpul lagi ...
Kasus OTT DPM-PPTSP Sumut Ngambang
Tak Berkategori - Kamis, 19 Oktober 2017 - 15:58 WIB

Kasus OTT DPM-PPTSP Sumut Ngambang

Penanganan kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPM PPTSP) Sumut yang ...
Gelapkan Uang Ratusan Juta, Bendahara Diskominfo Samosir ‘Raib’
Metro 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 15:52 WIB

Gelapkan Uang Ratusan Juta, Bendahara Diskominfo Samosir ‘Raib’

Kelakuan Herlinda Donda Hutapea, Bendahara Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Samosir ini memang tak patut dicontoh. Dia berani menggelapkan ...
Kepergok! Kereta, Mobil dan Truk Sawit Kena Tilang
Metro 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 15:49 WIB

Kepergok! Kereta, Mobil dan Truk Sawit Kena Tilang

Banyak pengguna jalan, khususnya kendaraan roda dua dan empat terperogok polisi dari Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Langkat yang menggelar razia ...
Wakil Tuhan, di PN Simalungun Dianggap Tak Adil
Siantar 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 15:46 WIB

Wakil Tuhan, di PN Simalungun Dianggap Tak Adil

Hakim atau juga disebut 'Wakil Tuhan' sepertinya bertindak tak adil. Pasalnya, hukuman terhadap pelaku penyalahgunaan narkoba terkesan dipermainkan. Sebab, yang ...