Minggu, 18 Februari 2018 | 12.24 WIB
Metro24Jam>News>Siantar 24 Jam>PKL Dipindah ke Jalan Jalan Thamrin, Warga Keberatan

PKL Dipindah ke Jalan Jalan Thamrin, Warga Keberatan

Selasa, 20 Juni 2017 - 05:57 WIB

IMG-34911

Sejumlah warga Jalan Thamrin keberatan dengan pemindahan PKL ke lingkungan mereka. (Elisbet/metro24jam.com)

SIANTAR, metro24jam.com – Nasib pedagang kaki lima (PKL) yang digusur dari Jalan Sutomo dan Merdeka, Kota Siantar, kini semakin tak jelas. Pemindahan para PKL malam tersebut ke Jalan Thamrin, kini menuai protes dari warga setempat.

Hal itu terjadi pada Sabtu (17/6) malam sekira jam 20.00 Wib, warga Jalan Thamrin, Kelurahan Dwikora, Siantar Barat, yang didominasi etnis Tionghoa berkumpul dan menyampaikan rasa keberatannya.

Protes dan keberatan muncul ketika para pedagang meletakkan barang dagangannya persis di depan rumah warga.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang mendapatkan informasi adanya keberatan itu. Kemudian turun ke lokasi guna mengamankan dan mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan.

Jeksen, seorang Kepala Lingkungan di Jalan Thamrin menuturkan, bahwa dengan adanya PKL di tempat tersebut, aktivitas mereka sedikit terganggu.

“Kita keberatan, karena dengan adanya pedagang di depan rumah, bagaimana sepedamotor dan mobil mau masuk dan keluar rumah. Kalau kita tidak tinggal di sini, nggak masalah,” jelasnya.

Lanjut Jeksen, relokasi para pedagang tersebut ke Jalan Thamrin dilakukan tanpa pemberitahuan dan sosialisasi dengwan warga.

“Kita sudah lapor ke DPRD, sebelumnya tidak ada sosialisasi, langsung datang dan jualan. Sepihak saja, nggak ada pemberitahuan,” cetusnya.

Karena itu, mewakili Warga, Jeksen berharap agar para pedagang bisa dipindahkan ke tempat yang lebih layak lagi. “Mudah-mudahan dicari tempat yang lebih layak. Soal di mana kita nggak tahu, kita lihat dulu lah,” tambahnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Satpol PP Kota Siantar, Robert Samosir menjelaskan bahwa relokasi ke Jalan Thamrin itu merupakan salah satu alternatif.

“Sebagian besar warga memang tidak setuju dengan penempatan pedagang di sana, tapi itulah alternatif yang kita buat. Tapi kalau ada yang keberatan, ya jangan dilanjutkan,” terangnya.

Robert mengutarakan bahwa pihaknya akan melakukan pendataan warga yang setuju dan keberatan.

“Tadi malam, pedagang sudah tidak jualan lagi di sana. Tapi kita dapat informasi, ada pemilik toko yang tidak keberatan. Artinya ada juga yang setuju dan tidak setuju. Kita akan data semua, berapa orang yang keberatan dan tidak keberatan. Pelan-pelan kita alihkan, kita juga ingin Kota Siantar aman dan tertib,” paparnya.

Diungkapkan Robert, alternatif lain yang mungkin menjadi lokasi baru para pedagang itu, Jalan Imam Bonjol atau Jalan Sutoyo.

“Kita tetap berusaha dan kita harapkan kerjasama untuk mencari dimana lokasi yang pas. Kita tahu persis keinginan masyarakat bagaimana hidup nyaman, dan kita juga tidak pernah ingin mematikan usaha PKL, asal tidak mengganggu kepentingan dan fasilitas umum,” tutupnya.

Sementara itu, sejumlah pemerhati kota Siantar menyatakan, sebaiknya lokasi berjualan para pedagang tersebut dipindahkan ke sekitar stasiun kereta api.

Selain lokasi parkirnya lebih luas dan terbilang bebas, tidak ada rumah atau pemukiman yang bisa mengganggu ketentraman masyarakat.

“Ya, cocok juga kalau di sekitar stasiun kereta api,” kata Sunardinsyah alias Birong. (Els)

BACA JUGA:
Asrida Dukung Pedagang Malam Sutomo-Merdeka
PKL Jalan Sutomo dan Merdeka Ditertibkan


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Perempuan Sergai Taklukkan Puncak Tertinggi Amerika Selatan
Metro 24 Jam - Minggu, 18 Februari 2018 - 11:52 WIB

Perempuan Sergai Taklukkan Puncak Tertinggi Amerika Selatan

Seorang putri Indonesia asal Serdang Bedagai berhasil menaklukkan puncak Gunung Aconcagua di provinsi Mendoza, Argentina, yang memiliki ketinggian 6.962 meter ...
Poldasu Grebek Gudang Sawit Milik Oknum Dewan Simalungun, Puluhan Orang Diamankan
Siantar 24 Jam - Minggu, 18 Februari 2018 - 11:20 WIB

Poldasu Grebek Gudang Sawit Milik Oknum Dewan Simalungun, Puluhan Orang Diamankan

Sepasukan personel Ditreskrimsus dibantu personel Brimob Poldasu, menggerebek gudang penimbunan Tandan Buah Sawit (TBS) di Nagori Baja Dolok dan Kecamatan ...
Setengah Tahun Buron, Residivis Kasus Pencurian Ditangkap
Metro 24 Jam - Minggu, 18 Februari 2018 - 11:04 WIB

Setengah Tahun Buron, Residivis Kasus Pencurian Ditangkap

Berakhir sudah aksi pelarian Dwi Suhatmoko (37). Setelah buron selama setengah tahun lebih, pria yang tinggal di Jalan Dwikora, Kelurahan ...
Curi Kotak Infaq, Penyabu Digiring ke Polsek
- Minggu, 18 Februari 2018 - 10:57 WIB

Curi Kotak Infaq, Penyabu Digiring ke Polsek

Seorang pencuri kotak infaq diamankan polisi usai kepergok warga dan pengurus mesjid saat beraksi di Masjid Ali Imran, Dusun 10, ...
Kepergok Curi Kreta, Feri Bengkak-bengkak Dihajar Massa
Metro 24 Jam - Minggu, 18 Februari 2018 - 10:51 WIB

Kepergok Curi Kreta, Feri Bengkak-bengkak Dihajar Massa

Wajah Feri Efendi Pane (30), warga Jalan Mesjid, dekat Asrama Zipur, bengkak-bengkak dihajar massa usai kepergok mencuri kreta di Jalan ...
Cabuli Siswi SMA, Guru Honor Ditangkap dan Terancam Dipecat
Metro 24 Jam - Minggu, 18 Februari 2018 - 10:38 WIB

Cabuli Siswi SMA, Guru Honor Ditangkap dan Terancam Dipecat

Syahrul Huda (29) warga Simpang Roda, Desa Sei Buluh, Kecamatan Teluk Mengkudu, Sergai ditangkap Sat Reksrim Polres Sergai atas kasus ...