Selasa, 19 Juni 2018 | 03.57 WIB
Metro24Jam>News>Siantar 24 Jam>PKL Dipindah ke Jalan Jalan Thamrin, Warga Keberatan

PKL Dipindah ke Jalan Jalan Thamrin, Warga Keberatan

Selasa, 20 Juni 2017 - 05:57 WIB

IMG-34911

Sejumlah warga Jalan Thamrin keberatan dengan pemindahan PKL ke lingkungan mereka. (Elisbet/metro24jam.com)

SIANTAR, metro24jam.com – Nasib pedagang kaki lima (PKL) yang digusur dari Jalan Sutomo dan Merdeka, Kota Siantar, kini semakin tak jelas. Pemindahan para PKL malam tersebut ke Jalan Thamrin, kini menuai protes dari warga setempat.

Hal itu terjadi pada Sabtu (17/6) malam sekira jam 20.00 Wib, warga Jalan Thamrin, Kelurahan Dwikora, Siantar Barat, yang didominasi etnis Tionghoa berkumpul dan menyampaikan rasa keberatannya.

Protes dan keberatan muncul ketika para pedagang meletakkan barang dagangannya persis di depan rumah warga.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang mendapatkan informasi adanya keberatan itu. Kemudian turun ke lokasi guna mengamankan dan mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan.

Jeksen, seorang Kepala Lingkungan di Jalan Thamrin menuturkan, bahwa dengan adanya PKL di tempat tersebut, aktivitas mereka sedikit terganggu.

“Kita keberatan, karena dengan adanya pedagang di depan rumah, bagaimana sepedamotor dan mobil mau masuk dan keluar rumah. Kalau kita tidak tinggal di sini, nggak masalah,” jelasnya.

Lanjut Jeksen, relokasi para pedagang tersebut ke Jalan Thamrin dilakukan tanpa pemberitahuan dan sosialisasi dengwan warga.

“Kita sudah lapor ke DPRD, sebelumnya tidak ada sosialisasi, langsung datang dan jualan. Sepihak saja, nggak ada pemberitahuan,” cetusnya.

Karena itu, mewakili Warga, Jeksen berharap agar para pedagang bisa dipindahkan ke tempat yang lebih layak lagi. “Mudah-mudahan dicari tempat yang lebih layak. Soal di mana kita nggak tahu, kita lihat dulu lah,” tambahnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Satpol PP Kota Siantar, Robert Samosir menjelaskan bahwa relokasi ke Jalan Thamrin itu merupakan salah satu alternatif.

“Sebagian besar warga memang tidak setuju dengan penempatan pedagang di sana, tapi itulah alternatif yang kita buat. Tapi kalau ada yang keberatan, ya jangan dilanjutkan,” terangnya.

Robert mengutarakan bahwa pihaknya akan melakukan pendataan warga yang setuju dan keberatan.

“Tadi malam, pedagang sudah tidak jualan lagi di sana. Tapi kita dapat informasi, ada pemilik toko yang tidak keberatan. Artinya ada juga yang setuju dan tidak setuju. Kita akan data semua, berapa orang yang keberatan dan tidak keberatan. Pelan-pelan kita alihkan, kita juga ingin Kota Siantar aman dan tertib,” paparnya.

Diungkapkan Robert, alternatif lain yang mungkin menjadi lokasi baru para pedagang itu, Jalan Imam Bonjol atau Jalan Sutoyo.

“Kita tetap berusaha dan kita harapkan kerjasama untuk mencari dimana lokasi yang pas. Kita tahu persis keinginan masyarakat bagaimana hidup nyaman, dan kita juga tidak pernah ingin mematikan usaha PKL, asal tidak mengganggu kepentingan dan fasilitas umum,” tutupnya.

Sementara itu, sejumlah pemerhati kota Siantar menyatakan, sebaiknya lokasi berjualan para pedagang tersebut dipindahkan ke sekitar stasiun kereta api.

Selain lokasi parkirnya lebih luas dan terbilang bebas, tidak ada rumah atau pemukiman yang bisa mengganggu ketentraman masyarakat.

“Ya, cocok juga kalau di sekitar stasiun kereta api,” kata Sunardinsyah alias Birong. (Els)

BACA JUGA:
Asrida Dukung Pedagang Malam Sutomo-Merdeka
PKL Jalan Sutomo dan Merdeka Ditertibkan


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
KM Sinar Bangun Tenggelam, 19  Penumpang Sudah Dievakuasi, 1 Meninggal Dunia
Metro 24 Jam - Selasa, 19 Juni 2018 - 01:01 WIB

KM Sinar Bangun Tenggelam, 19 Penumpang Sudah Dievakuasi, 1 Meninggal Dunia

Koordinator Basarnas Wilayah Danau Toba, Torang Hutahaean mengatakan saat ini sudah mengkerahkan dua kapal untuk menyelamatkan korban yang masih hilang.Meski ...
Toyota Fortuner Nyebur ke Danau Toba, Sekeluarga dari Bekasi Gagal Liburan
Metro 24 Jam - Senin, 18 Juni 2018 - 22:09 WIB

Toyota Fortuner Nyebur ke Danau Toba, Sekeluarga dari Bekasi Gagal Liburan

Satu unit mobil Toyota Fortuner, B 1915 KJI, yang dikemudikan Lijon Lumbanraja (46), warga Harmoni Blok HZ 16 No 23, ...
Video: Detik-detik Penyelamatan Penumpang KM Sinar Bangun
Metro 24 Jam - Senin, 18 Juni 2018 - 21:40 WIB

Video: Detik-detik Penyelamatan Penumpang KM Sinar Bangun

Tim penyelamat gabungan masih terus melakukan pencarian penumpang yang menjadi korban dalam insiden terbaliknya KM Sinar Bangun. KM Sinar Bangun ...
KM Sinar Bangun Tenggelam, Poldasu Turunkan Tim Medis, Ini Beberapa Nama Korban Selamat
Metro 24 Jam - Senin, 18 Juni 2018 - 21:19 WIB

KM Sinar Bangun Tenggelam, Poldasu Turunkan Tim Medis, Ini Beberapa Nama Korban Selamat

Tim medis Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu), turun dengan kekuatan penuh membantu para penumpang ke lokasi tenggelamnya Kapal KM Sinar ...
Kapal KM Bangun Tenggelam, 1 Orang Meninggal Dunia
Metro 24 Jam - Senin, 18 Juni 2018 - 20:43 WIB

Kapal KM Bangun Tenggelam, 1 Orang Meninggal Dunia

Tim gabungan masih terus melakukan para penumpang Kapal Kayu KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba perbatasan Kecamatan ...
Kapal KM Bangun Terbalik di Danau Toba, Sudah 16 Penumpang Ditemukan Selamat
Metro 24 Jam - Senin, 18 Juni 2018 - 20:15 WIB

Kapal KM Bangun Terbalik di Danau Toba, Sudah 16 Penumpang Ditemukan Selamat

Tim Basarnas dibantu kepolisian, masih terus melakukan pencarian penumpang Kapal KM Sinar Bangun yang terbalik di Danau Toba. Dua jam ...