Kamis, 19 Oktober 2017 | 14.25 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>78 WN China dan Taiwan Diadili di Negara Masing-Masing

78 WN China dan Taiwan Diadili di Negara Masing-Masing

Senin, 19 Juni 2017 - 13:27 WIB

IMG-34757

WNA yang sempat diamankan akan segera dideportasi. (file/metro24jam.com)

KEMENKUMHAM, metro24jam.com – Masih ingat dengan 78 Warga Negara Asing (WNA) yang ditangkap petugas Poldasu di sebuah gudang, Jalan Besar Tanjungmorawa-Kualanamu tepatnya Desa Telaga Sari, Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang Selasa (16/5) lalu.

Hingga kini, seluruh WNA belum juga dideportasi. Namun, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia Sumatera Utara (Kantor Kemenkum HAM Sumut) memastikan 78 WNA asal China dan Taiwan itu akan disidangkan di negaranya masing-masing.

Keputusan itu diambil mengingat dugaan tindak pidana yang dilakukan yakni memeras pejabat di negaranya masing-masing dengan modus seolah-olah aparat penegak hukum. Selain itu, setelah bekerja sama dengan interpol mengingat para korban berada di dua negara tersebut.

“Ke 78 WNA yang diamankan akan disidangkan di negaranya masing-masing yakni Tiongkok dan Taiwan,” kata Humas Kanwil Kemenkum HAM Sumut, Josua Ginting kepada wartawan, Minggu (18/6) sore.

Namun, sebelum dipulangkan dan diadili di negaranya, Divisi Imigrasi masih melakukan pemeriksaan satu per satu para WNA izin tinggal selama berada di Tanah Air.

Josua menjelaskan, Divisi Imigrasi juga sudah berkoordinasi dengan duta besar dan konsultan kedua negara tersebut. Bila selesai diperiksa, Divisi Imigrasi segera mendeportasi 78 WNA.

“Selesai diperiksa izin tinggalnya selama ini di Indonesia, Imigrasi akan segera mendeportasikan seluruh WNA ke negaranya masing-masing,” jelasnya.

Soal biaya pemulangan ke-78 WNA tersebut, Josua mengatakan, kedutaan kedua negara akan memfasilitasinya. “Pekerjaan kita hanya memeriksa dokumen kelengkapan mereka selama tinggal di Indonesia,” katanya sembari mengatakan ke-78 WN tersebut saat ini diamankan di Ruang Detensi Imigrasi (Rudenim) Belawan.

Diketahui, petugas Poldasu bekerjasama dengan Mabes Polri dan Interpol melakukan penggrebekan sebuah gudang di Jalan Besar Tanjungmorawa-Kualanamu tepatnya Desa Telaga Sari, Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang, Selasa (16/5) lalu. Dari lokasi, tercatat ada 78 WN asal Taiwan dan Tiongkok, baik laki-laki dan perempuan dalam gudang persembunyian itu.

Dari 78 orang yang diamankan, diantaranya 24 warga Taiwan, sementara 54 orang lagi dari Tiongkok. Dari antara mereka, 49 laki-laki dan sisanya 29 perempuan.

Seluruh WNA itu bersama barang bukti diamankan ke Mako Poldasu guna proses hukum dan proses penyidikan. Diduga para WNA melakukan penipuan melalui dunia maya dengan korbannya berasal dari negara mereka sendiri. (rez)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Lapak, Meja & Rak Hilang, Pedagang Siap Melapor ke Polisi
Siantar 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 14:22 WIB

Lapak, Meja & Rak Hilang, Pedagang Siap Melapor ke Polisi

Pasangan suami istri (pasutri) Yunus Siburian dan Elna boru Turnip geram dengan tindak-tanduk Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya (PD PHJ) ...
4 Parpol di Siantar Belum Sesuai Sipol
Siantar 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 14:14 WIB

4 Parpol di Siantar Belum Sesuai Sipol

KPUD Siantar perpanjang pendaftaran partai politik (parpol) kepesertaan Pemilu 2019 hingga 17 Oktober 2017, sesuai Surat Edaran KPU RI nomor ...
Palak Pedagang Boneka, Preman Kampung Digaruk Polisi
Metro 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 14:11 WIB

Palak Pedagang Boneka, Preman Kampung Digaruk Polisi

Warga Jalan Umum Perbatasan, Desa Bakaran Batu, Kecamatan Lubuk Pakam mendadak heboh. Pasalnya, personel Sat Reskrim Polres Deliserdang tiba-tiba meringkus ...
DPO Cabul Tak Kunjung Ditangkap, Kasat Reskrim Dinilai Lakukan Pembohongan Publik
Siantar 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 13:54 WIB

DPO Cabul Tak Kunjung Ditangkap, Kasat Reskrim Dinilai Lakukan Pembohongan Publik

Pasca dilantik sebagai Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Siantar, Selasa (16/5) lalu, AKP Restuadi dinilai telah melakukan pembohongan ...
Penjual Sabu Nangis Dipenjara 5 Tahun, Jaksa: Inilah yang Terakhir Kita Jumpa Ya!
Siantar 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 13:40 WIB

Penjual Sabu Nangis Dipenjara 5 Tahun, Jaksa: Inilah yang Terakhir Kita Jumpa Ya!

Andi Junaidi (39), menangis begitu mendengar vonis yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Negeri Siantar, Rabu (18/10) sore kemarin. Jaksa Penuntut ...
Poyek Stadion Sang Naualuh Bau Kolusi
Metro 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 13:31 WIB

Poyek Stadion Sang Naualuh Bau Kolusi

Pelaksanaan proyek revitalisasi Stadion Sang Nauluh di Kelurahan Asuhan, Kecamatan Siantar Timur yang dikerjakan PT Duta Sumatera Perkasa yang bermarkas ...