Kamis, 19 Oktober 2017 | 19.39 WIB
Metro24Jam>News>Siantar 24 Jam>Alin Bantah Mienya Pakai Formalin

Alin Bantah Mienya Pakai Formalin

Senin, 19 Juni 2017 - 10:52 WIB

IMG-34726

Alin mengolah mie basah. (Ran/metro24jam.com)

SIANTAR, metro24jam.com – Dituding menggunakan formalin dalam memperoduksi mie kuning basah di Jalan Pitola, Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur, Alin (54) sebagai pengelolanya dengan tegas membantah. Bahkan, pengusaha mie rumahan itu mengatakan pihak Dinas Kesehatan Siantar sering berkunjung tetapi tak pernah terbukti menggunakan bahan kimia berbahaya itu.

“Saya terkejut dibilang mie saya disebut mengandung formalin. Padahal, waktu hari Jumat tanggal 15 semalam ada orang dari dinas kesehatan datang langsung ke rumah saya dan menyaksikan pengelolaan mie buatan saya. Saat itu, kita tidak terbukti pakai formalin,” kata Alin (Alim, dalam pemberitaan sebelumnya–red), di lokasi usahanya kepada Siantar24Jam, Minggu (18/6) sekira jam 10.00 Wib.

Lebih lanjut dikatakan, beberapa hari sebelumnya lagi, dia juga didatangi pihak Dinas Kesehatan Siantar dan sebelumnya lagi ada yang mengaku datang dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Tapi, hasilnya, mie olahannya tetap bebas dari bahan kimia seperti formalin maupun boraks.

“Kalau tidak salah, yang datang dari Dinas Kesehatan itu ada empat orang dan di antaranya marga Damanik, marga Pasaribu dan Boru Sitorus. Waktu itu mereka langsung menyaksikan pembuatan mie dan termasuk mengetes pakai alat. Nyatanya, mie saya dikatakan bebas formlin. Bahkan, waktu itu saya dianjurkan buat merek di depan rumah memperoduksi mie bebas formalin,” beber Alin didamping istrinya boru Sinaga.

Lebih lanjut dikatakan, dalam sehari dia bersama tiga orang tenaga kerja hanya memproduksi mie sekitar 120 Kg dan dijual kepada pedagang mie di sejumlah kelurahan kota Siantar. Sebagai tanda bebas formalin, kalau tidak habis mienya pasti basi dan dikembalikan kepadanya.

“Kalau mie saya tidak habis, penjual mie langganan saya pasti mengembalikannya lagi kepada saya dan saya pasti menggantinya. Kalau mengandung formalin, mie saya pasti tidak mudah basi,” kata Alin lagi.

Untuk mengolah mie basah tersebut, Alin mengaku menggunakan bahan-bahan alami. Itu dilakukan sesuai dengan permintaan dari pelanggan.

“Kalau mengandung formalin, pelanggan saya tidak mau. Karena itulah saya pastikan buatan saya bebas formalin dan saya selalu pakai pandan supaya daya tahannya agak lama dan baunya juga harum,” katanya sembari memperlihatkan surat bebas formalin dari Dinas Kesehatan tertanggal 15 Juni 2017.

Terkait dengan tudingan bahwa mie hasil olahannya disebut mengandung formalin, Alin sangat menyesalkannya. Bahkan, sebagai jaminan dia mengatakan siap dirazia sewaktu-waktu. “Mungkin ada yang sirik bahwa mie saya dibilang mengandung formalin,” katanya.

Pada kesempatan selanjutnya, Alin mengatakan bahwa pedagang mie yang membeli mienya adalah penjual mie bernama Erry di Jalan Siatas Barita yang masih di kelurahan Tomuan. Ketika Erry dikunjungi Siantar 24 Jam sekira jam 10.30 Wib, dia dengan tegas mengatakan bahwa mie yang tidak laku pasti dikembalikannya. “Kalau tidak laku, pasti basi dan saya mengembalikannya kepada bang Alin,” kata Erry di damping istrinya Lana. (ran)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Vivonis 11 Tahun, Aktor Malaysia: Saya Tidak Terima
Metro 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 16:04 WIB

Vivonis 11 Tahun, Aktor Malaysia: Saya Tidak Terima

Aktor ternama Malaysia, Khaeryl Benjamin Ibrahim alias Benjy (38) divonis oleh majelis hakim selama divonis selama 11 tahun penjara dan ...
Kasihannya…!!! Nenek 87 Tahun Nyasar ke Kantor Polisi (Sempat Nginap 2 Hari)
Metro 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 16:01 WIB

Kasihannya…!!! Nenek 87 Tahun Nyasar ke Kantor Polisi (Sempat Nginap 2 Hari)

Sabariah Sembiring, nenek berusia 87 tahun, warga Dusun XIV, Desa Marjanji, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), akhirnya bisa berkumpul lagi ...
Kasus OTT DPM-PPTSP Sumut Ngambang
Tak Berkategori - Kamis, 19 Oktober 2017 - 15:58 WIB

Kasus OTT DPM-PPTSP Sumut Ngambang

Penanganan kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPM PPTSP) Sumut yang ...
Gelapkan Uang Ratusan Juta, Bendahara Diskominfo Samosir ‘Raib’
Metro 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 15:52 WIB

Gelapkan Uang Ratusan Juta, Bendahara Diskominfo Samosir ‘Raib’

Kelakuan Herlinda Donda Hutapea, Bendahara Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Samosir ini memang tak patut dicontoh. Dia berani menggelapkan ...
Kepergok! Kereta, Mobil dan Truk Sawit Kena Tilang
Metro 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 15:49 WIB

Kepergok! Kereta, Mobil dan Truk Sawit Kena Tilang

Banyak pengguna jalan, khususnya kendaraan roda dua dan empat terperogok polisi dari Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Langkat yang menggelar razia ...
Wakil Tuhan, di PN Simalungun Dianggap Tak Adil
Siantar 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 15:46 WIB

Wakil Tuhan, di PN Simalungun Dianggap Tak Adil

Hakim atau juga disebut 'Wakil Tuhan' sepertinya bertindak tak adil. Pasalnya, hukuman terhadap pelaku penyalahgunaan narkoba terkesan dipermainkan. Sebab, yang ...