Selasa, 19 Juni 2018 | 04.02 WIB
Metro24Jam>News>Siantar 24 Jam>Kerjakan Proyek PTPN 4, Alat Berat Pakai BBM Bersubsidi

Kerjakan Proyek PTPN 4, Alat Berat Pakai BBM Bersubsidi

Senin, 19 Juni 2017 - 10:43 WIB

IMG-34718

Tiga alat berat jenis exavator yang diduga menggunakan BBM solar bersubsidi.(Ag/metro24jam.com)

TANAH JAWA, metro24jam.com – Petugas Satuan Reskrim Polres Simalungun bersama Petugas Satuan TNI Kabupaten Simalungun, diminta serius menangani kasus dugaan penyelewengan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar yang menyalahi aturan penggunaan di wilayah hukumnya.

Tiga unit alat berat berupa excavator yang digunakan untuk penggusuran batang pohon sawit di lahan PTPN 4, Kebun Unit Usaha Marihat, Afdeling III diduga menggunakan ribuan liter BBM jenis solar bersubsidi.

Keterangan yang dihimpun Siantar24Jam, Minggu siang (18/6), dari beberapa karyawan PTPN 4, Unit Usaha Kebun Marihat, modus yang dilakukan adalah memperjualbelikan solar dengan menggunakan jerigen ukuran standar kepada pemborong untuk digunakan pada alat berat tersebut.

“Solar itu dijual oleh oknum aparat kepada orang kepercayaan pemilik alat berat yang merupakan mandor proyek dan menyalurkannya kepada yang bertugas sebagai operator alat berat untuk digunakan di proyek itu,” ungkap sumber di lokasi.

Dari keterangan salah satu karyawan PTPN 4, Unit Usaha Kebun Marihat, pasokan BBM tersebut hampir setiap malam dilakukan dengan menggunakan jerigen dan disimpan di sekitaran kantor kepala desa. Kemudian, alat berat tersebut dalam sehari bisa menghabiskan kurang lebih ratusan liter BBM solar. “Kalau mau lebih jelas lagi cek di sekitaran kantor kepala desa dan di lokasi proyek pasti kelihatan BBM solar yang digunakan alat berat itu, “ungkapnya.

Sementara keterangan yang dihimpun dari seorang sumber marga Marbun, yang pernah berbisnis BBM ilegal menjelaskan, membeli solar industri butuh proses panjang. Hal itu dianggap ribet. Pembeli solar industri harus menyiapkan truk tangki sendiri dan harus mengurus DO (Delivery Order) agar bisa menebus solar industri di Depot Pertamina Balongan.

Karena itu, katanya, mau enggak mau harus menggunakan solar subsidi untuk operasional excavator itu. Solar industri tidak dijual di SPBU. Pembeli harus menyediakan truk tangki ke Depot Pertamina Balongan. Jadi masalahnya, kebutuhan harian solar untuk excavator itu tidak terpenuhi, belum ditambah proses adminitrasinya berbelit-belit. Sehingga menyita banyak waktu.

“Karena itu, kita terpaksa memasok menggunakan BBM solar bersubsidi yang tidak sesuai peruntukannya,” kenangnya saat berbisnis BBM ilegal di Kabupaten Simalungun.

Sementara, salah satu operator alat berat yang tak ingin menjelaskan identitasnya, mengaku tidak tahu jika bahan bakar yang digunakan untuk alat berat yang dioperasikannya menyalahi aturan. Ia hanya bertugas mengoperasikan alat.

“Aku tidak tahu. Tugasku hanya menjalankan exsavator dalam proyek,” katanya saat dijumpai di lokasi penggusuran batang pohon sawit, Sabtu sore (17/6).

Sayang pihak manajemen PTPN 4 Unit Usaha Kebun Marihat hingga kini belum bisa dikonfirmasi untuk memberikan keterangan resmi terkait dugaan tiga alat berat jenis exavator yang beroperasi di lahan Afdiling III PTPN 4, Unit Usaha Kebun Marihat.

Sementara Kapolres Simalungun AKPB. Leberty Panjaitan Sik, saat dikonfirmasi melalui Kanit Idik II Tipiter Ipda Panji mengaku belum mendapat informasi dugaan penyalah guna BBM jenis solar tersebut.

“Di mana lokasinya? kita belum dapat informasinya bang, kita cek dulu bang, kita akan kordinasikan dengan Polsek setempat, makasih informasinya bang,” katanya singkat melalui sambungan telepon seluler, Sabtu sore (17/6). (ag)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
KM Sinar Bangun Tenggelam, 19  Penumpang Sudah Dievakuasi, 1 Meninggal Dunia
Metro 24 Jam - Selasa, 19 Juni 2018 - 01:01 WIB

KM Sinar Bangun Tenggelam, 19 Penumpang Sudah Dievakuasi, 1 Meninggal Dunia

Koordinator Basarnas Wilayah Danau Toba, Torang Hutahaean mengatakan saat ini sudah mengkerahkan dua kapal untuk menyelamatkan korban yang masih hilang.Meski ...
Toyota Fortuner Nyebur ke Danau Toba, Sekeluarga dari Bekasi Gagal Liburan
Metro 24 Jam - Senin, 18 Juni 2018 - 22:09 WIB

Toyota Fortuner Nyebur ke Danau Toba, Sekeluarga dari Bekasi Gagal Liburan

Satu unit mobil Toyota Fortuner, B 1915 KJI, yang dikemudikan Lijon Lumbanraja (46), warga Harmoni Blok HZ 16 No 23, ...
Video: Detik-detik Penyelamatan Penumpang KM Sinar Bangun
Metro 24 Jam - Senin, 18 Juni 2018 - 21:40 WIB

Video: Detik-detik Penyelamatan Penumpang KM Sinar Bangun

Tim penyelamat gabungan masih terus melakukan pencarian penumpang yang menjadi korban dalam insiden terbaliknya KM Sinar Bangun. KM Sinar Bangun ...
KM Sinar Bangun Tenggelam, Poldasu Turunkan Tim Medis, Ini Beberapa Nama Korban Selamat
Metro 24 Jam - Senin, 18 Juni 2018 - 21:19 WIB

KM Sinar Bangun Tenggelam, Poldasu Turunkan Tim Medis, Ini Beberapa Nama Korban Selamat

Tim medis Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu), turun dengan kekuatan penuh membantu para penumpang ke lokasi tenggelamnya Kapal KM Sinar ...
Kapal KM Bangun Tenggelam, 1 Orang Meninggal Dunia
Metro 24 Jam - Senin, 18 Juni 2018 - 20:43 WIB

Kapal KM Bangun Tenggelam, 1 Orang Meninggal Dunia

Tim gabungan masih terus melakukan para penumpang Kapal Kayu KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba perbatasan Kecamatan ...
Kapal KM Bangun Terbalik di Danau Toba, Sudah 16 Penumpang Ditemukan Selamat
Metro 24 Jam - Senin, 18 Juni 2018 - 20:15 WIB

Kapal KM Bangun Terbalik di Danau Toba, Sudah 16 Penumpang Ditemukan Selamat

Tim Basarnas dibantu kepolisian, masih terus melakukan pencarian penumpang Kapal KM Sinar Bangun yang terbalik di Danau Toba. Dua jam ...