Sabtu, 24 Februari 2018 | 21.28 WIB
Metro24Jam>News>Siantar 24 Jam>KH Said Aqil Siradj: Islam Agama Toleran

KH Said Aqil Siradj: Islam Agama Toleran

Senin, 19 Juni 2017 - 10:37 WIB

IMG-34713

KH Said Aqil Siradj Foto bersama Anicetus Bongsu Sinaga OFCap, Pdt Rudi Harjonto SH SAg MPd, Pdt M Rumanja Purba MSi, Kapolres Simalungun, Pdt Apeliften Sihombing dan Bachtiar.(Eno/metro24jam.com)

SIMALUNGUN, metro24jam.com – Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siradj menyatakan bahwa Islam memiliki prinsip tasamuh dan toleran. Namun, mampu tasamuh kalau akhlaknya mulia dan Islam menjunjung nilai-nilai etis dan agama.

Pernyataan itu disampaikan pada Dialog Kebangsaan dengan tema Kebhinekaan dan Prinsip Kebangsaan Semangat Islam Nusantara Untuk Indonesia Damai. Sekaligus dalam rangkaian Safari Ramadhan, Polres Simalungun di halaman Masjid Baitul Karim, Kebun Dolok Hilir, PTPN IV Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun, Sabtu (17/6) sore.

Lebih jauh dikatakan Said Aqil, Islam dapat menjadi jembatan antar agama dan mengajarkan betapa pentingnya memajukan peradaban dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Selain itu, Islam dan Nahdlatul Ulama harus menjaga keutuhan bangsa.

“Islam dapat menjadi jembatan antar agama. Dalam pandangannya, Islam mengajarkan pentingnya memajukan peradaban dengan ilmu dan pengetahuan dan teknologi,” ujarnya lagi.

Kemudian, Said Aqil mencontohkan betapa pendiri Nahdlatul Ulama, Hadratus Syaikh Hasyim Asy’ari dalam memiliki prinsip utama berbangsa. “Hubbul wathan minal iman, cinta tanah air itu bagian dari iman. Mana lebih dulu tanah air atau agama. Kini, Hasyim menjawab, kita perkokoh tanah air dulu baru membangun bangsa,” tukasnya.

Dialog ini menghadirkan empat narasumber. Selain Ketua Umum PBNU Prof DR KH Said Aqil Siradj MA juga Uskup Agung Medan Mgr DR Anicetus Bongsu Sinaga OFCap, Pendeta Buddha Pdt Rudi Harjonto SH SAg M.Pd dan Ephorus Gereja GKPS Pdt M Rumanja Purba MSi.

Sementara, Uskup Agung Medan, Mgr Anicetus Bongsu Sinaga OFCap dan Pendeta Buddha, Pdt Rudi Harjonto mengatakan, prinsip kenegaraan yang diletakkan oleh para pendiri bangsa adalah Bhineka Tunggal Ika. Artinya, para pendiri bangsa begitu menyadari betapa beragamnya etnik, suku, bahasa dan agama yang dianut bangsa ini.

Sementara, Ephorus GKPS, Pdt M Rumanja Purba mengatakan sangat mengapresiasi Kiai Said Aqil Siradj dalam menjaga perdamaian di negeri ini. Menurutnya, meski sering dicaci oleh pihak yang membenci perdamaian, Said Aqil tetap konsisten dalam perjuangan menjaga perdamaian.

Untuk itu, dirinya mengajak warga Simalungun untuk terus mendukung Said Aqil. “Kami mengapresiasi perjuangan Kiai Said Aqil Siradj dalam menjaga perdamaian meski sering dicaci pihak yang membenci perdamaian. Kita harus mendukungnya. Kami berharap perdamaian terjaga antar warga Simalungun dan warga Indonesia,” terang Rumanja.

Terpisah, Kapolres Simalungun, AKBP Marudut Liberty Panjaitan berujar bahwa maksud dan tujuan diadakannya kegiatan Dialog Kebangsaan tersebut adalah Pancasila, dengan mengukuhkan semangat kebangsaan yang dilandasi dengan keyakinan keagamaan. Inilah konsep utama dalam prinsip kebangsaan di negeri ini, yakni harmonisasi antara Islam dan nasionalisme, antara nilai keagamaan dengan prinsip kebangsaan.

“Diharapkan, dengan adanya Dialog Kebangsaan ini dapat mengangkat nilai-nilai budi luhur, seperti toleransi, menghargai perbedaan, empati dan konsensus untuk menjadikan Indonesia damai. Kita (Polres Simalungun) bersama warga akan selalu menjaga perdamaian dan harmoni di Simalungun,” tutup Panjaitan.

Turut hadir dalam dialog tersebut, Waka Polda Sumut Brigjen Pol Agus Andrianto. Karo Ops Polda Sumut Kombes Pol Imam Prakoso. Dir Krimsus Polda Sumut, Kombes Pol Toga Habinsaran Panjaitan. Dir Sabhara Polda Sumut, Kombes Pol Mohammad Slamat. Kabidkum Polda Sumut, Kombes Pol Eri Susanto. Dir Lantas Polda Sumut, Kombes Pol Raden Heru Prakoso. Ka SPN Polda Sumut, Kombes Pol Eldi Yudianto, Dir Tahti Poldasu AKBP AE Hutabarat. Dialog ini dipandu Ketua IV STT HKBP Kota Siantar Pdt Apeliften Sihombing dan Bachtiar. (eno)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Targe Tembus Pasar Internasional, Beras Organik Sergai Butuh Sertifikat LSO
BISNIS - Sabtu, 24 Februari 2018 - 21:25 WIB

Targe Tembus Pasar Internasional, Beras Organik Sergai Butuh Sertifikat LSO

Beras organik merk Sri Wangi produk Kelompok Tani Fajar di Desa Pematang Setrak, Kecamatan Teluk Mengkudu, Sergai yang berhasil menembus ...
Gelar Silahturahmi Alumni Al Azhar, GNPF MUI Sumut Deklarasi Dukung Eramas
Metro 24 Jam - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:35 WIB

Gelar Silahturahmi Alumni Al Azhar, GNPF MUI Sumut Deklarasi Dukung Eramas

Tokoh dan alumni Al Azhar Mesir menggelar silaturahmi di Medan, Jumat (23/2/2018). Silaturahmi bertema Menatap Indonesia Baru Bersama Tuan Guru ...
Pagar Merbau II Geger, Cewek ABG Ditikami 7 Liang
Metro 24 Jam - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:26 WIB

Pagar Merbau II Geger, Cewek ABG Ditikami 7 Liang

Warga Desa Pagar Merbau II, Kecamatan Pagar Merbau, digegerkan dengan temuan seorang gadis berusia sekira 16 tahun yang berlumuran darah ...
Sejak Dicabuli Gurunya, Bocah Ini Tak Sekolah dan Jadi Pemurung
Siantar 24 Jam - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:08 WIB

Sejak Dicabuli Gurunya, Bocah Ini Tak Sekolah dan Jadi Pemurung

Pasca mengalami pelecehan seksual secara berulang dari terduga pelaku, HP (50), oknum wali kelasnya, bocah perempuan, NS, (10) yang masih ...
Sihar Sitorus: Budayakan Literasi untuk Mendapatkan Kebenaraan Informasi
Metro 24 Jam - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:03 WIB

Sihar Sitorus: Budayakan Literasi untuk Mendapatkan Kebenaraan Informasi

Penyebaran informasi yang semakin masif dan canggih, membuat masyarakat dengan mudah mengaksesnya. Hal ini juga menjadi peluang bagi penyebar berita ...
Perumahan Alam Asri, Dibangun di Kawasan Hunian Sejuk
BISNIS - Sabtu, 24 Februari 2018 - 19:59 WIB

Perumahan Alam Asri, Dibangun di Kawasan Hunian Sejuk

Hunian satu ini sangat pas untuk keluarga yang ingin memiliki tempat tinggal alami dan sejuk dengan udara segar pedesaan yang ...