Sabtu, 19 Agustus 2017 | 08.48 WIB
Metro24Jam>News>Siantar 24 Jam>Belajar Pengembangan Kawasan, Pasca Sarjana USI Studi ke KIM Medan

Belajar Pengembangan Kawasan, Pasca Sarjana USI Studi ke KIM Medan

Senin, 19 Juni 2017 - 10:34 WIB

IMG-34706

Direktur Pasca Sarjana USI bersama para mahasiswa dan perwakilan KIM Medan (Els/metro24jam.com)

SIANTAR, metro24jam.com – Guna peningkatan pemahaman implementasi perencanaan, sebanyak 80 orang mahasiswa Pasca Sarjana Universitas Simalungun (USI) melakukan studi lapangan ke kawasan industri Medan (KIM) pada 10 Juni 2017 kemarin.

Studi lapangan bertujuan untuk penguatan teori-teori perencanaan yang diberikan dalam kelas, sehingga mahasiswa USI mendapatkan perbandingan teori dan implentasi.

Direktur Pasca Sarjana USI, Robert Tua Siregar kepada Siantar 24 Jam, Sabtu (17/6) di ruangannya, mengatakan, studi lapangan berlangsung hanya satu hari. Mereka di KIM Medan diterima langsung Manajer Keuangan KIM Medan, Baringin Simanjuntak SE MSi.

Selain mahasiswa, rombongan juga diikuti Ketua Prodi, Sarintan Damanik dan sejumlah dosen, seperti Mustafa Ginting dan Dr Galumbang Hutagalung.

“Dalam studi banding tersebut, mahasiswa mengunjungi terminal truk di kawasan tersebut dan tempat pengelolaan limbah. Kita juga kasih saran agar KIM Medan mengelola transportasi internal dan kemudian kita usulkan mengelola pendidikan advokasi bagi karyawan yang berjumlah 50 ribu orang,” ucapnya.

Sambung Robert, para mahasiswa pasca sarjana yang ikut dalam studi lapangan atau studi banding, berasal dari berbagai latar belakang pekerjaan seperti, dari BP3D, PDAM, anggota DPRD dari berbagai daerah.

Robert mengatakan dipilihnya KIM Medan, agar dapat menjadi contoh implementasi sebuah perencanaan kawasan yang sudah berhasil.

Dan bagi seluruh mahasiswa Pasca Sarjana USI hal itu penting mengingat saat ini peserta didik lebih didomninasi dari kalangan aparatur sipil negeri (ASN).

Disampaikannya, ASN yang menimbah ilmu di USI berasal dari Pemko Siantar, Tebing Tinggi, Sibolga, Sergei, Batubara, Asahan, Labura, Labuhan Batu, Labusel, Simalungun, Tobasa, Samosir, Dairi, Humbang Hasundutan, Tapanuli Utara, dan Tapteng. “Studi lapangan di KIM Medan diharapkan bisa menambah pengetahuan dan dapat dijadikan sebagai contoh dalam pengembangan kawasan di daerahnya masing-masing nantinya,” tukas Robert. (Els)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
SDN 124390 Ikut Semarakkan HUT RI
Metro 24 Jam - Sabtu, 19 Agustus 2017 - 05:02 WIB

SDN 124390 Ikut Semarakkan HUT RI

Dalam pelaksanaan rangkaian menyemarakkan hari ulang tahun Republik Indonesia ke 72 tahun 2017, sejumlah masyarakat mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan ...
Waspadai Jaringan ISIS di Indonesia
Metro 24 Jam - Sabtu, 19 Agustus 2017 - 04:43 WIB

Waspadai Jaringan ISIS di Indonesia

Pelaksanaan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Litbang pemetaan jaringan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) Indonesia dipimpin Pangdam I/BB ...
Unimed Wajibkan Mahasiswa Baru Ikuti Sosialisasi Akademik
Metro 24 Jam - Sabtu, 19 Agustus 2017 - 04:32 WIB

Unimed Wajibkan Mahasiswa Baru Ikuti Sosialisasi Akademik

Universitas Negeri Medan (Unimed) mewajibkan mahasiswa baru mengikuti sosialisasi peraturan akademik pada 18 sampai 19 Agustus 2017 di Gedung ...
Rektor UMSU: HUT Ke- 72 RI  Momen Kerja Keras
Metro 24 Jam - Sabtu, 19 Agustus 2017 - 04:25 WIB

Rektor UMSU: HUT Ke- 72 RI Momen Kerja Keras

Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Dr Agussani, MAP menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ...
Peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke 72 di Kanwil Kemenagsu  Khidmat
Metro 24 Jam - Sabtu, 19 Agustus 2017 - 04:15 WIB

Peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke 72 di Kanwil Kemenagsu Khidmat

Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 72 Kemerdekaan RI di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara berlangsung ...
Diotaki Pangulu, Hutan Sibatuloteng Dirambah
Siantar 24 Jam - Selasa, 15 Agustus 2017 - 16:00 WIB

Diotaki Pangulu, Hutan Sibatuloteng Dirambah

Lahan seluas 600 hektar lebih, hutan register II Sibatuloteng, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun, dirambah. Oknum pangulu setempat disinyalir terlibat, bahkan ...