Kamis, 19 Oktober 2017 | 19.38 WIB
Metro24Jam>News>Siantar 24 Jam>Belajar Pengembangan Kawasan, Pasca Sarjana USI Studi ke KIM Medan

Belajar Pengembangan Kawasan, Pasca Sarjana USI Studi ke KIM Medan

Senin, 19 Juni 2017 - 10:34 WIB

IMG-34706

Direktur Pasca Sarjana USI bersama para mahasiswa dan perwakilan KIM Medan (Els/metro24jam.com)

SIANTAR, metro24jam.com – Guna peningkatan pemahaman implementasi perencanaan, sebanyak 80 orang mahasiswa Pasca Sarjana Universitas Simalungun (USI) melakukan studi lapangan ke kawasan industri Medan (KIM) pada 10 Juni 2017 kemarin.

Studi lapangan bertujuan untuk penguatan teori-teori perencanaan yang diberikan dalam kelas, sehingga mahasiswa USI mendapatkan perbandingan teori dan implentasi.

Direktur Pasca Sarjana USI, Robert Tua Siregar kepada Siantar 24 Jam, Sabtu (17/6) di ruangannya, mengatakan, studi lapangan berlangsung hanya satu hari. Mereka di KIM Medan diterima langsung Manajer Keuangan KIM Medan, Baringin Simanjuntak SE MSi.

Selain mahasiswa, rombongan juga diikuti Ketua Prodi, Sarintan Damanik dan sejumlah dosen, seperti Mustafa Ginting dan Dr Galumbang Hutagalung.

“Dalam studi banding tersebut, mahasiswa mengunjungi terminal truk di kawasan tersebut dan tempat pengelolaan limbah. Kita juga kasih saran agar KIM Medan mengelola transportasi internal dan kemudian kita usulkan mengelola pendidikan advokasi bagi karyawan yang berjumlah 50 ribu orang,” ucapnya.

Sambung Robert, para mahasiswa pasca sarjana yang ikut dalam studi lapangan atau studi banding, berasal dari berbagai latar belakang pekerjaan seperti, dari BP3D, PDAM, anggota DPRD dari berbagai daerah.

Robert mengatakan dipilihnya KIM Medan, agar dapat menjadi contoh implementasi sebuah perencanaan kawasan yang sudah berhasil.

Dan bagi seluruh mahasiswa Pasca Sarjana USI hal itu penting mengingat saat ini peserta didik lebih didomninasi dari kalangan aparatur sipil negeri (ASN).

Disampaikannya, ASN yang menimbah ilmu di USI berasal dari Pemko Siantar, Tebing Tinggi, Sibolga, Sergei, Batubara, Asahan, Labura, Labuhan Batu, Labusel, Simalungun, Tobasa, Samosir, Dairi, Humbang Hasundutan, Tapanuli Utara, dan Tapteng. “Studi lapangan di KIM Medan diharapkan bisa menambah pengetahuan dan dapat dijadikan sebagai contoh dalam pengembangan kawasan di daerahnya masing-masing nantinya,” tukas Robert. (Els)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Vivonis 11 Tahun, Aktor Malaysia: Saya Tidak Terima
Metro 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 16:04 WIB

Vivonis 11 Tahun, Aktor Malaysia: Saya Tidak Terima

Aktor ternama Malaysia, Khaeryl Benjamin Ibrahim alias Benjy (38) divonis oleh majelis hakim selama divonis selama 11 tahun penjara dan ...
Kasihannya…!!! Nenek 87 Tahun Nyasar ke Kantor Polisi (Sempat Nginap 2 Hari)
Metro 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 16:01 WIB

Kasihannya…!!! Nenek 87 Tahun Nyasar ke Kantor Polisi (Sempat Nginap 2 Hari)

Sabariah Sembiring, nenek berusia 87 tahun, warga Dusun XIV, Desa Marjanji, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), akhirnya bisa berkumpul lagi ...
Kasus OTT DPM-PPTSP Sumut Ngambang
Tak Berkategori - Kamis, 19 Oktober 2017 - 15:58 WIB

Kasus OTT DPM-PPTSP Sumut Ngambang

Penanganan kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPM PPTSP) Sumut yang ...
Gelapkan Uang Ratusan Juta, Bendahara Diskominfo Samosir ‘Raib’
Metro 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 15:52 WIB

Gelapkan Uang Ratusan Juta, Bendahara Diskominfo Samosir ‘Raib’

Kelakuan Herlinda Donda Hutapea, Bendahara Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Samosir ini memang tak patut dicontoh. Dia berani menggelapkan ...
Kepergok! Kereta, Mobil dan Truk Sawit Kena Tilang
Metro 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 15:49 WIB

Kepergok! Kereta, Mobil dan Truk Sawit Kena Tilang

Banyak pengguna jalan, khususnya kendaraan roda dua dan empat terperogok polisi dari Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Langkat yang menggelar razia ...
Wakil Tuhan, di PN Simalungun Dianggap Tak Adil
Siantar 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 15:46 WIB

Wakil Tuhan, di PN Simalungun Dianggap Tak Adil

Hakim atau juga disebut 'Wakil Tuhan' sepertinya bertindak tak adil. Pasalnya, hukuman terhadap pelaku penyalahgunaan narkoba terkesan dipermainkan. Sebab, yang ...