Senin, 26 Juni 2017 | 15.52 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Program Sekolah 5 Hari Tidak Wajib, Apalagi Dipaksakan

Program Sekolah 5 Hari Tidak Wajib, Apalagi Dipaksakan

Senin, 19 Juni 2017 - 13:24 WIB

IMG-34704

dr Sofyan Tan (ist/metro24jam.com)

MEDAN, metro24jam.com – Anggota Komisi X DPR RI, dr Sofyan Tan mengatakan, kebijakan sekolah lima hari dalam sepekan yang diusulkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) merupakan pilihan opsional. Artinya, sekolah tidak diwajibkan dan dipaksakan untuk melaksanakan kebijakan tersebut.

“Kita sudah melakukan rapat kerja dengan Pak Menteri dan memberikan rekomendasi opsional. Artinya, sekolah tidak diwajibkan untuk melaksanakannya,” katanya, Minggu (18/6/2017).

Disebutkan, jika sekolah itu sudah mampu melaksanakannya. Misalnya, dalam hal infrastruktur telah memadai, sarana dan prasarananya juga lengkap, maka tidak ada salahnya mengikuti kebijakan tersebut.

“Ada juga yang tidak bisa melaksanakan kebijakan ini karena sosial budaya. Misalnya ada sekolah di Jawa. Siang mereka belajar agama. Makanya yang seperti ini tidak bisa mengikuti 8 jam sehari itu. Karena ini memang budaya setempat. Kementerian harus mengerti situasi ini,” ucap anggota dewan yang berasal dari Sumatera Utara tersebut.

Sebenarnya menurut Sofyan Tan, sekolah lima hari ini bukanlah hal yang luar biasa. Di luar negeri, sekolah telah menerapkan ini. Begitu juga dengan di Indonesia. Misalnya di kota-kota besar juga telah melakukan kebijakan ini.

“Korea, anak-anaknya sampai malam belajar. Makanya tingkat keberhasilannya juga tinggi. Hanya saja jadinya seperti robot. Berbeda dengan Finlandia, tidak perlu lama-lama, anak-anaknya sukses juga. Jadi tergantung kita,” katanya.

Jika di Indonesia diberlakukan hal seperti ini, maka menurutnya tidak bisa. Indonesia belum bisa diseragamkan kebijakan tersebut.

“Kalau di Sumut paling di kota-kota besar yang fasilitasnya telah mendukung. Kalau sekolah di daerah-daerah yang fasilitas dan infrastrukturnya belum lengkap tidak bisa dilakukan hal seperti ini. Bisa-bisa mereka pulang, udah gak ada penerangan jalan. Kendaraan pun tak ada dan lain sebagainya,” sebutnya. (*/adc)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Malam Labaran, Mapoldasu Diserang Teroris, 1 Polisi Tewas
Metro 24 Jam - Senin, 26 Juni 2017 - 10:36 WIB

Malam Labaran, Mapoldasu Diserang Teroris, 1 Polisi Tewas

Dua terduga teroris pos penjagaan pintu 3 Markas Polda Sumut Minggu (25/6) sekira jam 03.00 wib. Peristiwa itu mengakibatkan seorang ...
Dorrrr! Spesialis Maling Sarang Walet Tersungkur Ditembak Polisi
Metro 24 Jam - Sabtu, 24 Juni 2017 - 12:27 WIB

Dorrrr! Spesialis Maling Sarang Walet Tersungkur Ditembak Polisi

Seorang maling spesialis sarang walet, Dayan Royan Sitorus (38), warga Jalan Ir H Juanda, Kelurahan Gambir Baru, Kecamatan Kota Kisaran ...
Mau Mudik, Sekeluarga Terpaksa Lebaran di Rumah Sakit
Metro 24 Jam - Sabtu, 24 Juni 2017 - 12:06 WIB

Mau Mudik, Sekeluarga Terpaksa Lebaran di Rumah Sakit

Satu keluarga yang diduga hendak mudik, terpaksa berlebaran di rumah sakit setelah mobil Suzuki Karimun yang ditumpangi mereka bertabrakan dengan ...
Medan Utara Harapkan Perhatian Pemko Medan
Metro 24 Jam - Sabtu, 24 Juni 2017 - 03:43 WIB

Medan Utara Harapkan Perhatian Pemko Medan

Sejumlah keluhat disampaikan warga Medan Utara kepada Mulia Asri Rambe, dalam pelaksanaan reses ke II di Medan Marelan, Rabu (21/6) ...
Pasangan Sejenis Punya Buku Nikah, Farel Menyukai Laki-laki dan Perempuan, Sudah Dua Kali Menikah
Metro 24 Jam - Sabtu, 24 Juni 2017 - 03:30 WIB

Pasangan Sejenis Punya Buku Nikah, Farel Menyukai Laki-laki dan Perempuan, Sudah Dua Kali Menikah

Masih ingat dengan kasus pernikahan sejenis antara Nengsih alias Farel (25) dengan Salmah (24) di Jalan Birpot, Lingkungan III, ...
DPD KNPI Sumut Berbuka Puasa dengan Anak Yatim
Metro 24 Jam - Jumat, 23 Juni 2017 - 12:40 WIB

DPD KNPI Sumut Berbuka Puasa dengan Anak Yatim

DPD KNPI Sumatera Utara berbuka puasa bersama anak yatim di panti asuhan AL Washliyah Pinang Baris Rabu (21/6). Acara diawali ...