Minggu, 18 Februari 2018 | 12.19 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Program Sekolah 5 Hari Tidak Wajib, Apalagi Dipaksakan

Program Sekolah 5 Hari Tidak Wajib, Apalagi Dipaksakan

Senin, 19 Juni 2017 - 13:24 WIB

IMG-34704

dr Sofyan Tan (ist/metro24jam.com)

MEDAN, metro24jam.com – Anggota Komisi X DPR RI, dr Sofyan Tan mengatakan, kebijakan sekolah lima hari dalam sepekan yang diusulkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) merupakan pilihan opsional. Artinya, sekolah tidak diwajibkan dan dipaksakan untuk melaksanakan kebijakan tersebut.

“Kita sudah melakukan rapat kerja dengan Pak Menteri dan memberikan rekomendasi opsional. Artinya, sekolah tidak diwajibkan untuk melaksanakannya,” katanya, Minggu (18/6/2017).

Disebutkan, jika sekolah itu sudah mampu melaksanakannya. Misalnya, dalam hal infrastruktur telah memadai, sarana dan prasarananya juga lengkap, maka tidak ada salahnya mengikuti kebijakan tersebut.

“Ada juga yang tidak bisa melaksanakan kebijakan ini karena sosial budaya. Misalnya ada sekolah di Jawa. Siang mereka belajar agama. Makanya yang seperti ini tidak bisa mengikuti 8 jam sehari itu. Karena ini memang budaya setempat. Kementerian harus mengerti situasi ini,” ucap anggota dewan yang berasal dari Sumatera Utara tersebut.

Sebenarnya menurut Sofyan Tan, sekolah lima hari ini bukanlah hal yang luar biasa. Di luar negeri, sekolah telah menerapkan ini. Begitu juga dengan di Indonesia. Misalnya di kota-kota besar juga telah melakukan kebijakan ini.

“Korea, anak-anaknya sampai malam belajar. Makanya tingkat keberhasilannya juga tinggi. Hanya saja jadinya seperti robot. Berbeda dengan Finlandia, tidak perlu lama-lama, anak-anaknya sukses juga. Jadi tergantung kita,” katanya.

Jika di Indonesia diberlakukan hal seperti ini, maka menurutnya tidak bisa. Indonesia belum bisa diseragamkan kebijakan tersebut.

“Kalau di Sumut paling di kota-kota besar yang fasilitasnya telah mendukung. Kalau sekolah di daerah-daerah yang fasilitas dan infrastrukturnya belum lengkap tidak bisa dilakukan hal seperti ini. Bisa-bisa mereka pulang, udah gak ada penerangan jalan. Kendaraan pun tak ada dan lain sebagainya,” sebutnya. (*/adc)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Perempuan Sergai Taklukkan Puncak Tertinggi Amerika Selatan
Metro 24 Jam - Minggu, 18 Februari 2018 - 11:52 WIB

Perempuan Sergai Taklukkan Puncak Tertinggi Amerika Selatan

Seorang putri Indonesia asal Serdang Bedagai berhasil menaklukkan puncak Gunung Aconcagua di provinsi Mendoza, Argentina, yang memiliki ketinggian 6.962 meter ...
Poldasu Grebek Gudang Sawit Milik Oknum Dewan Simalungun, Puluhan Orang Diamankan
Siantar 24 Jam - Minggu, 18 Februari 2018 - 11:20 WIB

Poldasu Grebek Gudang Sawit Milik Oknum Dewan Simalungun, Puluhan Orang Diamankan

Sepasukan personel Ditreskrimsus dibantu personel Brimob Poldasu, menggerebek gudang penimbunan Tandan Buah Sawit (TBS) di Nagori Baja Dolok dan Kecamatan ...
Setengah Tahun Buron, Residivis Kasus Pencurian Ditangkap
Metro 24 Jam - Minggu, 18 Februari 2018 - 11:04 WIB

Setengah Tahun Buron, Residivis Kasus Pencurian Ditangkap

Berakhir sudah aksi pelarian Dwi Suhatmoko (37). Setelah buron selama setengah tahun lebih, pria yang tinggal di Jalan Dwikora, Kelurahan ...
Curi Kotak Infaq, Penyabu Digiring ke Polsek
- Minggu, 18 Februari 2018 - 10:57 WIB

Curi Kotak Infaq, Penyabu Digiring ke Polsek

Seorang pencuri kotak infaq diamankan polisi usai kepergok warga dan pengurus mesjid saat beraksi di Masjid Ali Imran, Dusun 10, ...
Kepergok Curi Kreta, Feri Bengkak-bengkak Dihajar Massa
Metro 24 Jam - Minggu, 18 Februari 2018 - 10:51 WIB

Kepergok Curi Kreta, Feri Bengkak-bengkak Dihajar Massa

Wajah Feri Efendi Pane (30), warga Jalan Mesjid, dekat Asrama Zipur, bengkak-bengkak dihajar massa usai kepergok mencuri kreta di Jalan ...
Cabuli Siswi SMA, Guru Honor Ditangkap dan Terancam Dipecat
Metro 24 Jam - Minggu, 18 Februari 2018 - 10:38 WIB

Cabuli Siswi SMA, Guru Honor Ditangkap dan Terancam Dipecat

Syahrul Huda (29) warga Simpang Roda, Desa Sei Buluh, Kecamatan Teluk Mengkudu, Sergai ditangkap Sat Reksrim Polres Sergai atas kasus ...