Sabtu, 19 Agustus 2017 | 08.46 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Gudang Buah Impor Dibeking, “Haiya…Siapa Belani Glebek Gudang Buah?”

Gudang Buah Impor Dibeking, “Haiya…Siapa Belani Glebek Gudang Buah?”

Sabtu, 17 Juni 2017 - 11:30 WIB

IMG-34524

Truk kontainer sedang bongkar muatan di gudang. (Arif/metro24jam.com)

MEDAN, metro24jam.com – Tidak pernah dirazia atau diperiksa, gudang buah di Jalan SM Raja dekat Polsek Ptaumbak terkesan kebal hukum. Buah impor yang didatangkan dari berbagai negara, marak beredar di Kota Medan, melalui gudang yang diduga beroperasi secara ilegal ini.

Saat disambangi, Kamis (15/6), sekira jam 17.00 wib, belasan truk kontainer terlihat terparkir di lokasi gudang buah tersebut. Disinyalir, pengusahanya menggelapkan pajak. Gudang yang terletak tidak jauh dari pemukiman warga itu, dijalankan oleh karyawannya.

Kondisi dalam gudang. (Arif/metro24jam.com)

Pantauan wartawan di lokasi, tampak beberapa karyawan melangsir barang dari mobil kontainer dan mobil box menggunakan angkutan Multimoda atau Forklift jenis angkutan biasa digunakan di dalam pabrik. Barang yang dipasok dari Asia, Eropa dan Amerika itu masuk melalui jalur Pelabuhan Belawan.

Seorang karyawan gudang tersebut mengatakan, gudang tersebut telah belasan tahun memasok makanan dan minuman kaleng tersebut.

Dikatakannya, usaha tokenya itu kuat dari jeratan hukum. Sebab, selama beroperasi di wilayah hukum Polsek Patumbak tidak jauh dari Poldasu, tidak pernah diperiksa dilakukan pengusutan.

“Polisi bang, siapa yang berani?” kata karyawan tersebut.

“Orang dari Polsek Patumbak dan Poldasu juga sering datang kemari, mana mungkin berani mereka memeriksa di sini,” ungkap karyawan gudang yang tak bersedia namanya disebut.

Ketika wartawan ingin bertemu dengan pengusahanya berinisial Ap, yang bersangkutan tidak berada di tempat. Menurut karyawannya, Ap datang sesuai keinginannya. Tak hanya buah-buahan, jenis makanan dan minuman lain juga disimpan di gudang diduga ilegal ini.

“Nggak ada bang, kadang pagi dia datang, kadang sore. Kalau gudang ini mana ada yang berani menggerebek.

Di sini berbagai barang kemasan makanan luar seperti apel, anggur, jeruk serta minuman kaleng. Tuh lihat bang, semua di CCTV mereka setiap orang yang masuk,” bebernya. (arif-mag)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
SDN 124390 Ikut Semarakkan HUT RI
Metro 24 Jam - Sabtu, 19 Agustus 2017 - 05:02 WIB

SDN 124390 Ikut Semarakkan HUT RI

Dalam pelaksanaan rangkaian menyemarakkan hari ulang tahun Republik Indonesia ke 72 tahun 2017, sejumlah masyarakat mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan ...
Waspadai Jaringan ISIS di Indonesia
Metro 24 Jam - Sabtu, 19 Agustus 2017 - 04:43 WIB

Waspadai Jaringan ISIS di Indonesia

Pelaksanaan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Litbang pemetaan jaringan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) Indonesia dipimpin Pangdam I/BB ...
Unimed Wajibkan Mahasiswa Baru Ikuti Sosialisasi Akademik
Metro 24 Jam - Sabtu, 19 Agustus 2017 - 04:32 WIB

Unimed Wajibkan Mahasiswa Baru Ikuti Sosialisasi Akademik

Universitas Negeri Medan (Unimed) mewajibkan mahasiswa baru mengikuti sosialisasi peraturan akademik pada 18 sampai 19 Agustus 2017 di Gedung ...
Rektor UMSU: HUT Ke- 72 RI  Momen Kerja Keras
Metro 24 Jam - Sabtu, 19 Agustus 2017 - 04:25 WIB

Rektor UMSU: HUT Ke- 72 RI Momen Kerja Keras

Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Dr Agussani, MAP menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ...
Peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke 72 di Kanwil Kemenagsu  Khidmat
Metro 24 Jam - Sabtu, 19 Agustus 2017 - 04:15 WIB

Peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke 72 di Kanwil Kemenagsu Khidmat

Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 72 Kemerdekaan RI di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara berlangsung ...
Diotaki Pangulu, Hutan Sibatuloteng Dirambah
Siantar 24 Jam - Selasa, 15 Agustus 2017 - 16:00 WIB

Diotaki Pangulu, Hutan Sibatuloteng Dirambah

Lahan seluas 600 hektar lebih, hutan register II Sibatuloteng, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun, dirambah. Oknum pangulu setempat disinyalir terlibat, bahkan ...