Kamis, 19 Oktober 2017 | 19.44 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Cabuli Pacar, Anak Pegawai Kantor Pos Dituntut 6 Tahun

Cabuli Pacar, Anak Pegawai Kantor Pos Dituntut 6 Tahun

Sabtu, 17 Juni 2017 - 12:42 WIB

IMG-34512

IK (ist/metro24jam.com)

LUBUKPAKAM, metro24jam.com – IK (18) warga Dusun II Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa, dituntut enam tahun penjara denda Rp60 juta subsidair 6 bulan penjara oleh jaksa Amelisa Tarigan SH di Pengadilan Negeri (PN) Lubukpakam, Jumat (16/5) jam 11.00 wib.

Terdakwa IK mantan alumni SMAN 1 Tanjung Morawa itu menurut surat tuntutan jaksa terbukti melanggar pasal 81 ayat (2) UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. “Terdakwa dan korban sama-sama dibawah umur.”

Terdakwa IK anak pasangan dari Edi pegawai kantor Pos Lubukpakam dan Nur guru di STM Hilir itu, melakukan perbuatannya terhadap korban sebut saja Melati (15) warga Kecamatan Tanjung Morawa tanggal 16, 19 Februari 2017 dan pada bulan April 2017. Ketika itu kedua orangtua korban sedang menghadiri undangan pesta.

Tau kedua orangtua korban tidak di rumah, terdakwa mendatangi korban. Saat tiba di rumah, terdakwa membujuk rayu korban agar mau melakukan hubungan suami isteri. Tapi korban tidak mau. Terdakwa tidak kehabisan akal dan mengatakan kepada korban mau bertanggungjawab dan menikahi korban. Karena termakan bujuk rayu terdakwa apalagi sudah pacaran tujuh bulan maka korban pun akhirnya mau disetubuhi oleh terdakwa.

Perbuatan serupa kembali diulangi terdakwa terhadap korban di rumah korban. Perbuatan terdakwa akhirnya terungkap ketika terdakwa pada 19 April 2017 lalu menunjukkan foto bugil korban kepada Maya tetangga korban. Selain menunjukkan foto bugil korban, terdakwa juga mengatakan kepada Maya jika korban sudah tidak perawan lagi. Maya pun memberitahu kepada korban.

Untuk memastikan ucapan Maya maka Siti Aisah (37) ibu korban mendatangi Maya dan menanyakan kebenarannya. Maya pun bersumpah jika yang menyampaikannya adalah terdakwa IK.

Selanjutnya Ahamd Nasir (41) ayah korban memanggil terdakwa IK ke rumah dan saat diinterogasi, terdakwa mengangguk tanpa mengucapkan sepatah kata. Tak berapa lama kemudian, terdakwa ditelefon ibu korban untuk meminta pertanggungjawaban.

Terdakwa pun berjanji akan menikahi korban namun tunggu punya tunggu, terdakwa IK tak menepati janjinya sehingga keluarga korban melaporkan terdakwa IK ke polisi. (wal)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Vivonis 11 Tahun, Aktor Malaysia: Saya Tidak Terima
Metro 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 16:04 WIB

Vivonis 11 Tahun, Aktor Malaysia: Saya Tidak Terima

Aktor ternama Malaysia, Khaeryl Benjamin Ibrahim alias Benjy (38) divonis oleh majelis hakim selama divonis selama 11 tahun penjara dan ...
Kasihannya…!!! Nenek 87 Tahun Nyasar ke Kantor Polisi (Sempat Nginap 2 Hari)
Metro 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 16:01 WIB

Kasihannya…!!! Nenek 87 Tahun Nyasar ke Kantor Polisi (Sempat Nginap 2 Hari)

Sabariah Sembiring, nenek berusia 87 tahun, warga Dusun XIV, Desa Marjanji, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), akhirnya bisa berkumpul lagi ...
Kasus OTT DPM-PPTSP Sumut Ngambang
Tak Berkategori - Kamis, 19 Oktober 2017 - 15:58 WIB

Kasus OTT DPM-PPTSP Sumut Ngambang

Penanganan kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPM PPTSP) Sumut yang ...
Gelapkan Uang Ratusan Juta, Bendahara Diskominfo Samosir ‘Raib’
Metro 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 15:52 WIB

Gelapkan Uang Ratusan Juta, Bendahara Diskominfo Samosir ‘Raib’

Kelakuan Herlinda Donda Hutapea, Bendahara Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Samosir ini memang tak patut dicontoh. Dia berani menggelapkan ...
Kepergok! Kereta, Mobil dan Truk Sawit Kena Tilang
Metro 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 15:49 WIB

Kepergok! Kereta, Mobil dan Truk Sawit Kena Tilang

Banyak pengguna jalan, khususnya kendaraan roda dua dan empat terperogok polisi dari Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Langkat yang menggelar razia ...
Wakil Tuhan, di PN Simalungun Dianggap Tak Adil
Siantar 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 15:46 WIB

Wakil Tuhan, di PN Simalungun Dianggap Tak Adil

Hakim atau juga disebut 'Wakil Tuhan' sepertinya bertindak tak adil. Pasalnya, hukuman terhadap pelaku penyalahgunaan narkoba terkesan dipermainkan. Sebab, yang ...