Kamis, 19 Oktober 2017 | 19.43 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Dicabuli Abang Semarga Sampai Hamil, Terdakwa Nikahi Korban Demi Keringanan Hukuman

Dicabuli Abang Semarga Sampai Hamil, Terdakwa Nikahi Korban Demi Keringanan Hukuman

Sabtu, 17 Juni 2017 - 12:52 WIB

SIBOLGA, metro24jam.com – Kasus yang menjerat terdakwa Riswan Ali Amran H (36), yang menyetubuhi adik semarganya, Senja, bukan nama sebenarnya (14) hingga hamil dan sudah melahirkan, masih bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Sibolga.

Namun, hingga memasuki agenda pembacaan tuntutan, korban tak juga hadir di persidangan.

Informasi diperoleh menyebutkan, ternyata korban dan terdakwa akhirnya dinikahkan dengan harapan bisa meringankan hukuman. Seperti keterangan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Tehe Aro Waruwu yang ditemui wartawan di PN Sibolga, Rabu (14/6) kemarin.

“Katanya sudah dinikahkan dengan adanya rekomendasi dari istri terdakwa untuk dibawa ke Kantor Urusan Agama(KUA),” ujar Tehe Aro Waruwu.

Dikatakannya, hal ini jelas merupakan upaya hukum dari keluarga terdakwa agar hukuman terdakwa dapat diringankan atas kasus yang menjeratnya tersebut.

Diketahui, ditunggu hingga jam 14.00 wib, saksi korban tak juga hadir di ruang sidang utama, Ruang Cakra, PN Sibolga pada perkara dengan No.131/Pid sus/2017/PN-sbg yang ditangani Hakim Ketua Martua Sagala yang juga Ketua PN Sibolga dengan Hakim Anggota Bob Sadiwijaya dan Boy Jefry Paulus Sembiring.

Senada disampaikan Hakim Ketua Martua Sagala saat dikonfirmasi sebelum persidangan. Dia mengatakan bahwa hingga saat ini terdakwa yang merupakan warga Kecamatan Kolang, Tapanuli Tengah (Tapteng) ini masih ditahan di Lapas Sibolga. Namun, kemarin, keluarga terdakwa mengajukan izin keluar dari penjara untuk menjalani sidang di Pengadilan Agama agar terdakwa diizinkan berpoligami.

Begitu juga dengan informasi yang dihimpun dari keluarga korban. Dikatakan, dua minggu lalu korban keluar dari rumahnya tanpa diketahui oleh orangtuanya dan warga sekitar.

Sementara anak hasil hubungannya dengan terdakwa Riswan Ali Amran H ditinggal begitu saja di rumah orangtuanya. Namun, setelah beberapa hari, keluarga terdakwa menginformasikan, Senja ada pada pengawasan mereka.

Terpisah, Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait mengatakan, terkait upaya hukum yang dibuat oleh keluarga terdakwa dengan menikahkan anak di bawah umur dengan terdakwa tidak bisa dijadikan hakim untuk meringankan hukuman.

“Kasus ini jelas melibatkan anak di bawah umur yang masih memerlukan perlindungan hukum. Jangan keluarga terdakwa dengan seenaknya melanggar aturan dan norma yang berlaku, apalagi korban merupakan anak di bawah umur,” katanya.

“Kemudian, keduanya masih terikat hubungan satu marga. Sudah jelas tidak ada alasan pernikahannya menjadi sah dan hakim tidak bisa menjadikan hal ini meringankan hukuman terdakwa yang jelas sudah melanggar hukum, yakni Undangh-Undang Perlindungan Anak,” sambungnya. (mtc)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Vivonis 11 Tahun, Aktor Malaysia: Saya Tidak Terima
Metro 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 16:04 WIB

Vivonis 11 Tahun, Aktor Malaysia: Saya Tidak Terima

Aktor ternama Malaysia, Khaeryl Benjamin Ibrahim alias Benjy (38) divonis oleh majelis hakim selama divonis selama 11 tahun penjara dan ...
Kasihannya…!!! Nenek 87 Tahun Nyasar ke Kantor Polisi (Sempat Nginap 2 Hari)
Metro 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 16:01 WIB

Kasihannya…!!! Nenek 87 Tahun Nyasar ke Kantor Polisi (Sempat Nginap 2 Hari)

Sabariah Sembiring, nenek berusia 87 tahun, warga Dusun XIV, Desa Marjanji, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), akhirnya bisa berkumpul lagi ...
Kasus OTT DPM-PPTSP Sumut Ngambang
Tak Berkategori - Kamis, 19 Oktober 2017 - 15:58 WIB

Kasus OTT DPM-PPTSP Sumut Ngambang

Penanganan kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPM PPTSP) Sumut yang ...
Gelapkan Uang Ratusan Juta, Bendahara Diskominfo Samosir ‘Raib’
Metro 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 15:52 WIB

Gelapkan Uang Ratusan Juta, Bendahara Diskominfo Samosir ‘Raib’

Kelakuan Herlinda Donda Hutapea, Bendahara Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Samosir ini memang tak patut dicontoh. Dia berani menggelapkan ...
Kepergok! Kereta, Mobil dan Truk Sawit Kena Tilang
Metro 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 15:49 WIB

Kepergok! Kereta, Mobil dan Truk Sawit Kena Tilang

Banyak pengguna jalan, khususnya kendaraan roda dua dan empat terperogok polisi dari Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Langkat yang menggelar razia ...
Wakil Tuhan, di PN Simalungun Dianggap Tak Adil
Siantar 24 Jam - Kamis, 19 Oktober 2017 - 15:46 WIB

Wakil Tuhan, di PN Simalungun Dianggap Tak Adil

Hakim atau juga disebut 'Wakil Tuhan' sepertinya bertindak tak adil. Pasalnya, hukuman terhadap pelaku penyalahgunaan narkoba terkesan dipermainkan. Sebab, yang ...