Sabtu, 19 Agustus 2017 | 08.42 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>2 Bom Panci Meledak di Kampung Melayu, 3 Polisi Tewas

2 Bom Panci Meledak di Kampung Melayu, 3 Polisi Tewas

Kamis, 25 Mei 2017 - 09:32 WIB

IMG-30908

Potongan tubuh yang diduga pelaku bom panci. (ist/metro24jam.com)

JAKARTA, metro24jam.com – Bom meledak di terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu malam sekitar pukul 21.00 WIB. Bom meledak dua kali dan menewaskan lima orang.

Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan, bom tersebut berjenis bom panci, mirip seperti bom yang meledak di Bandung beberapa bulan lalu.

Potongan tangan yang diduga bagian dari tubuh pelaku bom bunuh diri. (ist/metro24jam.com)

Jenis bom ini diketahui setelah petugas kepolisian selesai melakukan olah TKP, Kamis (25/5/2017) dini hari.

“Serpihan hampir sama dengan Bandung, bom panci,” ujar Setyo di lokasi kejadian, mengutip Liputan6.com

Setyo juga menyebut, polisi menemukan struk pembelian panci di salah satu saku pelaku yang tewas di lokasi kejadian. Struk tersebut bertanggal 22 Mei.

“Struk tanggal 22 Mei di Padalarang pukul sembilan, pembelian panci dari minimarket ditemukan di salah satu saku pelaku,” beber Setyo.

Meski bom Kampung Melayu sempat mengejutkan warga, namun Setyo mengimbau agar warga tidak takut. “Polri menjamin keamanan warga,” ujar Setyo.

Dua Potongan Tubuh, 3 Polisi Tewas
Setelah menuntaskan olah tempat kejadian perkara (TKP) ledakan bom di Kampung Melayu, Jakarta Timur, Kamis dinihari sekitar jam 01.00 WIB, polisi menemukan dua serpihan tubuh, yakni tangan dan kepala, yang dipastikan milik pelaku bom bunuh diri.

Aparat kepolisian mengevakuasi potongan jenazah ketika olah TKP ledakan di Terminal Kampung Melayu, Rabu (24/5). (Liputan6.com)

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto menyatakan, pelaku bom Kampung Melayu berjumlah dua orang dan keduanya dipastikan tewas di lokasi.

“2 pelaku dinyatakan tewas, laki-laki,” ujar Setyo di lokasi, Kamis (25/5/2017) dini hari.

Setyo memastikan dua potongan tubuh itu adalah dua tubuh yang berbeda. “Dua jasad berbeda,” ucap dia.

Selain itu, korban meninggal dari kepolisian bertambah menjadi 3 korban meninggal. “3 anggota Polri yang gugur. Penyebab meninggal belum ditahui,” ujar Setyo.

Tiga polisi yang tewas sedang mengamankan pawai obor jelang Ramadan.

“Lagi bertugas mengamankan pawai. Pawai belum lewat sudah terjadi ledakan,” ucap dia.

Dengan demikian, total terdapat 5 korban jiwa akibat bom Kampung Melayu, yakni 2 pelaku dan 3 polisi.

Bom Panci
Sementara itu, Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul mengatakan pelaku menggunakan jenis bom ransel dan panci pada saat kejadian.

Kesimpulan ini didapat dari hasil penyidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Apalagi, jasad orang yang diduga pelaku ditemukan tidak utuh di lokasi kejadian.

“Itu tas ransel maupun panci,” kata Martinus seperti di Jakarta, dilansir Liputan6.com, Kamis (25/5/2017).

Martin menambahkan, bom yang digunakan oleh pelaku berdaya ledak rendah. Menurutnya, hal ini bisa dilihat dari dampak ledakan yang tidak terlalu besar di lokasi kejadian bom Kampung Melayu.

“Itu low explosive,” ucap Martin.

Meski demikian, Martin mengaku pihaknya masih mendalami beberapa barang bukti yang ditemukan di lokasi pada saat olah TKP. Sehingga, kata dia, bisa didapat kesimpulan jenis bom yang digunakan pelaki.

“Karena kan harus ditemukan ransel dan pancinya,” tambah Martin.

Dua ledakan besar terjadi di Halte Transjakarta Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu (24/5/2017) malam.

Ledakan pertama terjadi pukul 21.00 WIB. Selang lima menit, kembali terdengar suara ledakan.

Suara ledakan disebutkan berasal dari arah toilet umum terminal, yang berada tidak jauh dari halte Transjakarta Kampung Melayu, arah Otista Jatinegara.

Wakil Kapolri Komjen Syafruddin mengungkapkan ledakan terjadi saat polisi tengah mengawal pawai obor yang digelar warga untuk menyambut bulan suci Ramadan.(l6/asp)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
SDN 124390 Ikut Semarakkan HUT RI
Metro 24 Jam - Sabtu, 19 Agustus 2017 - 05:02 WIB

SDN 124390 Ikut Semarakkan HUT RI

Dalam pelaksanaan rangkaian menyemarakkan hari ulang tahun Republik Indonesia ke 72 tahun 2017, sejumlah masyarakat mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan ...
Waspadai Jaringan ISIS di Indonesia
Metro 24 Jam - Sabtu, 19 Agustus 2017 - 04:43 WIB

Waspadai Jaringan ISIS di Indonesia

Pelaksanaan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Litbang pemetaan jaringan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) Indonesia dipimpin Pangdam I/BB ...
Unimed Wajibkan Mahasiswa Baru Ikuti Sosialisasi Akademik
Metro 24 Jam - Sabtu, 19 Agustus 2017 - 04:32 WIB

Unimed Wajibkan Mahasiswa Baru Ikuti Sosialisasi Akademik

Universitas Negeri Medan (Unimed) mewajibkan mahasiswa baru mengikuti sosialisasi peraturan akademik pada 18 sampai 19 Agustus 2017 di Gedung ...
Rektor UMSU: HUT Ke- 72 RI  Momen Kerja Keras
Metro 24 Jam - Sabtu, 19 Agustus 2017 - 04:25 WIB

Rektor UMSU: HUT Ke- 72 RI Momen Kerja Keras

Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Dr Agussani, MAP menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ...
Peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke 72 di Kanwil Kemenagsu  Khidmat
Metro 24 Jam - Sabtu, 19 Agustus 2017 - 04:15 WIB

Peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke 72 di Kanwil Kemenagsu Khidmat

Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 72 Kemerdekaan RI di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara berlangsung ...
Diotaki Pangulu, Hutan Sibatuloteng Dirambah
Siantar 24 Jam - Selasa, 15 Agustus 2017 - 16:00 WIB

Diotaki Pangulu, Hutan Sibatuloteng Dirambah

Lahan seluas 600 hektar lebih, hutan register II Sibatuloteng, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun, dirambah. Oknum pangulu setempat disinyalir terlibat, bahkan ...