Sabtu, 24 Februari 2018 | 21.31 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Terlindas Truk, Pekerja SPBU Tewas Mengenaskan

Terlindas Truk, Pekerja SPBU Tewas Mengenaskan

Kamis, 18 Mei 2017 - 15:32 WIB

IMG-29825

Kondisi korban usai terlindas truk. (ist/metro24jam.com)

LUBUKPAKAM, metro24jam.com – Gara-gara bercanda dengan teman sekerjanya, Risnawaty beru Sembiring (19), tewas mengenaskan dengan kondisi kepala pecah setelah terlindas truk Colt Diesel BK 7208 KM, bermuatan penuh batu-bata yang dikemudikan Suwarno (40), warga Batu Lapan, Kecamatan Pagar Merbau pada Selasa (16/5) sekira jam 11.30 Wib.

Peristiwa tragis itu terjadi di SPBU 14.250.160 yang berada di Jalan Galang, Kelurahan Cemara, Desa Pagar Merbau III, Kecamatan Lubuk Pakam.

Risnawaty br Sembiring semasa hidup. (ist/FB)

Informasi yang diperoleh, peristiwa berawal ketika truk Colt Diesel bermuatan batu bata itu memasuki kawasan SPBU di jalur 2 untuk mengisi bahan bakar Bio Solar.

Saat itu Risnawaty lah yang melakukan pengisian. Usai melakukan pengisian bio solar ke tangki truk, korban langsung duduk dikursi yang ada dekat mesin pengisian bio solar dan bercanda dengan temannya, sedangkan truk batu-bata itu kemudian bergerak perlahan hendak meninggalkan SPBU dengan tujuan ke Medan untuk mengantar pesanan.

Tiba-tiba saja kursi yang diduduki Risnawaty bergeser, sehingga membuat tubuh gadis yang baru 6 bulan bekerja di SPBU itu terjungkal ke depan dan terjatuh di antara roda depan dan belakang truk.

Tak ayal, tubuh Risnawaty pun langsung terlindas ban belakang truk, tepat di bagian kepalanya, yang membuatnya tewas seketika itu juga.

Warga yang berada di SPBU kemudian berteriak kepada sopir agar menghentikan truk yang dikemudikannya. Mendengar itu, Suwarno segera menginjak rem dan berhenti.

Risnawaty, anak pertama dari tiga bersaudara yang berdomisili di Kampung Bawang, Desa Cingkes, Kabanjahe itu tewas mengenaskan dengan kondisi kepala remuk di lokasi kejadian.

Situasi pun langsung mendadak heboh dan menjadi perhatian warga sekitar maupun yang melintas di Jalan Umum Galang-Lubuk Pakam, Dusun III, Desa Pagar Merbau III, Kecamatan Lubuk Pakam.

Truk yang melindas korban. (Walsa/metro24jam.com)

Personil Sat Lantas Polres Deliserdang yang mendapat informasi tak lama kemudian datang ke lokasi dan langsung melakukan olah tempat kejadian serta mengevakuasi korban ke RSUD Deliserdang.

Berfoto Tak Nampak Kepala
Sebelum kejadian tragis, seperti diceritakan Mila (19), teman sekerja korban, Risnawaty sempat berfoto sebanyak tiga kali menggunakan HP. Namun anehnya, beberapa teman korban sempat terheran-heran, karena kepala Risnawaty tak kelihatan saat difoto.

Tapi hal itu tidak begitu diperdulikan mereka. Bahkan korban sempat berpesan kepada teman teman sekerjanya agar selalu menjaga kebersihan kamar mess tempat tinggalnya.

“Kami sempat berberapa kali berfoto tapi selalu tak nampak kepalanya. Tapi selalu kami hapus dan pindah lokasi tanpa dia (korban)”, sebut Mila.

Sementara informasi lain diperoleh, korban yang baru 6 bulan bekerja di SPBU itu merupakan penopang keluarga. Sebab setiap bulan usai mendapat gaji, Risnawaty selalu mengirim sebagian gajinya kepada orangtuanya agar bisa membantu adiknya yang masih sekolah.

“Dia itu orang baik, apalagi sama keluarganya”, ujar teman teman korban saat disambangi di SPBU.

Status Aneh di FB
Di akun facebook-nya, Risnawaty ternyata sudah bertingkah aneh sebelum kematiannya. “Kelak kau akan…Merindukan aku sebagai..Sesuatu yang tak pernah..Kau temukan pada siapa pun.. #tidakadaharapanUntukkauBisaKembali,” tulisnya pada status Facebooknya.

Teman-teman mendiang sempat bingung dengan tulisan tersebut dan ingin mengetahui apa sebenarnya terjadi dengan pribadi Risnawaty.

Namun akhirnya, tulisan itu menjelaskan bahwa dia akan pergi selamanya. Begitu korban meninggal dunia, dalam satu jam facebooknya penuh dengan ucapan dukacita yang dalam atas kejadian tersebut. (walsa/fan).


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Targe Tembus Pasar Internasional, Beras Organik Sergai Butuh Sertifikat LSO
BISNIS - Sabtu, 24 Februari 2018 - 21:25 WIB

Targe Tembus Pasar Internasional, Beras Organik Sergai Butuh Sertifikat LSO

Beras organik merk Sri Wangi produk Kelompok Tani Fajar di Desa Pematang Setrak, Kecamatan Teluk Mengkudu, Sergai yang berhasil menembus ...
Gelar Silahturahmi Alumni Al Azhar, GNPF MUI Sumut Deklarasi Dukung Eramas
Metro 24 Jam - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:35 WIB

Gelar Silahturahmi Alumni Al Azhar, GNPF MUI Sumut Deklarasi Dukung Eramas

Tokoh dan alumni Al Azhar Mesir menggelar silaturahmi di Medan, Jumat (23/2/2018). Silaturahmi bertema Menatap Indonesia Baru Bersama Tuan Guru ...
Pagar Merbau II Geger, Cewek ABG Ditikami 7 Liang
Metro 24 Jam - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:26 WIB

Pagar Merbau II Geger, Cewek ABG Ditikami 7 Liang

Warga Desa Pagar Merbau II, Kecamatan Pagar Merbau, digegerkan dengan temuan seorang gadis berusia sekira 16 tahun yang berlumuran darah ...
Sejak Dicabuli Gurunya, Bocah Ini Tak Sekolah dan Jadi Pemurung
Siantar 24 Jam - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:08 WIB

Sejak Dicabuli Gurunya, Bocah Ini Tak Sekolah dan Jadi Pemurung

Pasca mengalami pelecehan seksual secara berulang dari terduga pelaku, HP (50), oknum wali kelasnya, bocah perempuan, NS, (10) yang masih ...
Sihar Sitorus: Budayakan Literasi untuk Mendapatkan Kebenaraan Informasi
Metro 24 Jam - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:03 WIB

Sihar Sitorus: Budayakan Literasi untuk Mendapatkan Kebenaraan Informasi

Penyebaran informasi yang semakin masif dan canggih, membuat masyarakat dengan mudah mengaksesnya. Hal ini juga menjadi peluang bagi penyebar berita ...
Perumahan Alam Asri, Dibangun di Kawasan Hunian Sejuk
BISNIS - Sabtu, 24 Februari 2018 - 19:59 WIB

Perumahan Alam Asri, Dibangun di Kawasan Hunian Sejuk

Hunian satu ini sangat pas untuk keluarga yang ingin memiliki tempat tinggal alami dan sejuk dengan udara segar pedesaan yang ...