Kamis, 21 Juni 2018 | 11.21 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Jadi Sindikat Bandar Sabu Aceh – Medan, Sertu CPM Habibi Dicari Hidup Atau Mati!

Jadi Sindikat Bandar Sabu Aceh – Medan, Sertu CPM Habibi Dicari Hidup Atau Mati!

Kamis, 4 Mei 2017 - 14:32 WIB

IMG-27322

Sertu CPM Mustafa Habibi lolos saat BNN menyergap jaringan pengedar Sabu Medan-Aceh. (file/metro24jam.com)

MEDAN, metro24jam.com – Hingga kini, keberadaan Sertu CPM Mustafa Habibi, masih dicari keberadaannya. Bukan karena sosok anggota TNI berjasa pada bangsa dan negara, tapi akibat ulahnya sendiri yang terlibat sindikat narkoba.

Sertu CPM Mustafa Habibi merupakan anggota sindikat pengedar narkoba jaringan Aceh-Medan. Ia berhasil lolos saat teman-temannya dibekuk dalam rentetan penggerebekan yang bermula di Jalan Medan-Binjai Km 10, kawasan Asrama Abdul Hamid, Sunggal, pada Rabu (1/2/2017) lalu.

Dalam penggerebekan yang dilakukan BNN dan Polri itu, 10 orang jaringan Habibi diringkus. Satu diantaranya ditembak mati karena berusaha melawan. Dari kasus itu, total barangbukti yang disita petugas mencapai 46 Kg sabu, 3.620 pil ekstasi dan 465 pil Happy Five.

Anggota Detasemen Polisi Militer (Denpom) I/5 Medan ini bisa lolos dari penangkapan karena sedang ikut apel di sebuah lokasi di Kota Medan. Begitu selesai apel, Habibi dikabarkan mengetahui penggerebekan di Jalan Medan-Binjai itu. Seketika itu juga Habibi langsung menghilang hingga saat ini.

“Keberadaannya terus dicari, baik hidup ataupun mati. Karena, selain BNN, Polri, dan Kodam I/BB, Puspom TNI juga mencari yang bersangkutan,” ucap Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/BB, Kolonel Inf Edi Hartono menjawab Global24Jam Medan di sela-sela acara Coffee Morning Pangdam I/BB dengan insan media di Makodam I/BB Jalan Gatot Subroto Km 7,5 Medan, Rabu (3/5).

Menurut Kolonel Inf Edi, sejak peristiwa 1 Maret itu hingga kini, terhitung sudah dua bulan lebih pencarian Habibi dilakukan. Namun yang bersangkutan masih belum tertangkap.

“Cepat atau lambat, dia (Habibi) pasti tertangkap. Hanya masalah waktu saja. Karena, seluruh jajaran di wilayah Kodam I/BB yang meliputi Sumut, Riau, Sumbar, dan Kepri telah diinstruksikan untuk membantu pencarian. Begitu juga dengan Puspom TNI, BNN dan Polri. Jadi, hanya tinggal menunggu waktunya saja,” kata Kolonel Inf Edi.

Sebelumnya pun, Komandan Detasemen Polisi Militer (Dandenpom) Kodam I/BB, Kolonel CPM Yusri Nuryanto juga menegaskan akan terus mencari Habibi. Bagi Yusri, ulah Habibi sudah tidak bisa ditolerir. Tidak hanya mencoreng nama kesatuan, tetapi juga institusi TNI AD.

“Kami enggak kasih ampun sama anggota yang terlibat narkoba seperti ini. Yang bersangkutan, akan kami cari hidup atau mati,” tegas Yusri, Kamis (2/3) sore.

Perwira berpangkat tiga melati kuning di pundak itu menambahkan, sudah memerintahkan jajaran Polisi Militer (POM) Kodam I/BB untuk mencari Habibi. Yusri memastikan akan memecat Habibi dari kesatuan setelah tertangkap.

“Seperti yang saya sampaikan, tidak ada ampun bagi anggota yang terlibat narkoba. Jika tertangkap, tentu akan kami proses untuk pemecatan. Saya pastikan itu,” tegasnya.

Bandar Besar
Setelah menembak mati seorang bandar narkoba bernama Rizwan (48), petugas BNN kemudian melakukan pengembangan jaringan narkoba ini. BNN kemudian memeriksa tersangka lain yang berhasil ditangkap, yakni Dedi (24).

Dari pengembangan itu, terungkap keterlibatan Sertu CPM Mustafa Habibi. Tanpa buang waktu, personel BNN Pusat langsung menggerebek rumah Habibi di Jalan TB Simatupang, Kecamatan Sunggal, Kota Medan.

Di sana, petugas menemukan narkoba jenis sabu dalam jumlah besar, yakni 35 Kg. Petugas juga mengamankan 6 warga sipil. Yaitu Junet, Andi, Hendra, Zakaria, Rahmat dan Rijal. Mereka adalah warga asal Aceh Utara. Selanjutnya, petugas juga melakukan pengrebekan di sebuah rumah mewah di Kompleks Melinjo, Medan Johor. (zul)

BACA JUGA:
Sindikat Sabu Dihujani Pelor 1 Tewas, 9 Ditangkap Hidup, Terlibat, PM Pangkat Sertu Buron


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
KM Sinar Bangun Tenggelam, 3 Korban Lagi Ditemukan, BPBD Sumut: 178 Orang Hilang
Metro 24 Jam - Kamis, 21 Juni 2018 - 08:21 WIB

KM Sinar Bangun Tenggelam, 3 Korban Lagi Ditemukan, BPBD Sumut: 178 Orang Hilang

Hingga Rabu (20/6/2018) siang, tiga korban KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba akhirnya ditemukan. Dua di antaranya ...
Jalur Jalan Berastagi Kembali Normal
Metro 24 Jam - Kamis, 21 Juni 2018 - 07:33 WIB

Jalur Jalan Berastagi Kembali Normal

Jalan kota wisata Berastagi, Kabupaten Karo yang sejak hari pertama Idul Fitri sempat dipadati wisatawan, kini berangsur sepi. Pada H+5 ...
Tagih Uang Tip Sama Tamu, Pelayan Cafe KO Ditinju (Katanya yang Bogem Sipir Lapas)
Metro 24 Jam - Kamis, 21 Juni 2018 - 07:25 WIB

Tagih Uang Tip Sama Tamu, Pelayan Cafe KO Ditinju (Katanya yang Bogem Sipir Lapas)

Echa (24), seorang waitress di Sempurna Cafe, Jalan Ringroad, mendapat bogem mentah alias tinju dari tamunya, hanya gara-gara menagih uang ...
Patricia Berdoa untuk Para Korban KMP Sinar Bangun
Metro 24 Jam - Kamis, 21 Juni 2018 - 06:57 WIB

Patricia Berdoa untuk Para Korban KMP Sinar Bangun

Patricia Siahaan, istri dari Cawagub Sumut Sihar Sitorus ikut memberikan kekuatan pada keluarga korban Kapal Motor Penumpang (KMP) Sinar Bangun ...
Termasuk Ketua, 7 Anggota Komunitas Slankers Ikut Tenggelam Bersama KM Sinar Bangun
Metro 24 Jam - Kamis, 21 Juni 2018 - 06:52 WIB

Termasuk Ketua, 7 Anggota Komunitas Slankers Ikut Tenggelam Bersama KM Sinar Bangun

Tujuh di antara penumpang KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba, Senin (18/6/2018) kemarin, diketahui merupakan anggota komunitas ...
Tiga Hari KM Sinar Bangun Tenggelam, PNS Pemko Medan Itu Belum Ditemukan
Metro 24 Jam - Rabu, 20 Juni 2018 - 18:31 WIB

Tiga Hari KM Sinar Bangun Tenggelam, PNS Pemko Medan Itu Belum Ditemukan

Tim gabungan Basarnas dan TNI, Polri, terus menelusuri sejumlah titik mencari penumpang Kapal KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau ...