Jumat, 27 April 2018 | 10.00 WIB
Metro24Jam>News>Siantar 24 Jam>Selai Roti Ganda Berulat, Satu Keluarga Sakit Perut

Selai Roti Ganda Berulat, Satu Keluarga Sakit Perut

Sabtu, 18 Maret 2017 - 04:14 WIB

IMG-19512

Toko Roti Ganda Jalan Sutomo. (Freddy/metro24jam.com)

SIANTAR, metro24jam.com – Usai makan roti selai yang dibeli dari Toko Ganda, satu keluarga berdomisili di kompleks Karangsari Permai (Kasper) Kelurahan Tambun Nabolon, Kecamatan Siantar Martoba, mengalami sakit perut karena roti selai itu ternyata sudah berulat.

Nisa (28) yang dikonfirmasi Siantar 24 Jam, Jumat (17/3) siang sekira jam 11.00 Wib, menyebutkan, roti selai itu dibeli adiknya dari Toko Roti Ganda Jalan Sutomo, Kelurahan Proklamasi, Kecamatan Siantar Barat, Minggu (12/3) sore sekira jam 17.00 Wib.

Adiknya itu sekalian mengajak suaminya jalan-jalan karena memang tak berdomisili di Siantar dan baru sehari sebelumnya menikah.

Kemudian, adiknya pun membeli satu bungkus roti beserta selai dari Toko Roti Ganda. Setiba di rumah orangtuanya, mereka pun langsung memakan roti selai itu.

“Ada delapan orang kami memakan roti selai itu. Adik ku dan suaminya yang beli roti selai itu sekalian mereka jalan-jalan karena sehari sebelumnya menikah dan suaminya itu bukan orang Siantar,” beber Nisa.

Ditambahkan Nisa, takut tak kebagian, dia kemudian mengambil satu potong dari sisa tiga potong lagi roti selai tersebut.

Namun, saat itu terdapat satu ekor ulat diroti tersebut. Melihat itu, Nisa terkejut kemudian langsung membuang ketiga potong roti selai ke tong sampah di depan rumah mereka. Tak lama kemudian mereka semua mengalami sakit perut.

“Aku yang melihat adanya ulat di roti selai itu. Kami semua tiba-tiba sakit perut. Aku belum sempat mendatangi pihak toko roti selai itu karena aku hari Rabu (16/3) kemarin, baru sembuh. Aku tidak tahu lagi dimana sisa ketiga potong roti selai itu karena setelah melihat adanya ulat, aku langsung buang roti selai itu ke tong sampah di depan rumah,” ujar Nisa.

Sementara itu, pengusaha Toko Roti Ganda sejauh ini belum bisa dimintai keterangan karena sulit ditemui. (Fred)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Baru Beli Sabu Ditangkap Polisi, Bandarnya Terciduk di Dalam Rumah
Metro 24 Jam - Jumat, 27 April 2018 - 06:44 WIB

Baru Beli Sabu Ditangkap Polisi, Bandarnya Terciduk di Dalam Rumah

Personel Polsek Tanjungbalai Selatan meringkus seorang pembeli sabu berikut bandarnya bernama Fauzi (46), warga Jalan Anwar Idris, Lingkungan IV, Kelurahan ...
Resmikan Posko Patriot, Sihar Disambut Barongsai dan Reog
Metro 24 Jam - Jumat, 27 April 2018 - 05:49 WIB

Resmikan Posko Patriot, Sihar Disambut Barongsai dan Reog

Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sumatera Utara Sihar Sitorus disambut barongsai dan reog diarak untuk menyapa warga Desa Helvetia Kecamatan Labuhan ...
Ali Ngabalin: Kalau Sumut tak Bisa Pilkada Damai, Biar Kami Orang Papua yang Jaga
Metro 24 Jam - Jumat, 27 April 2018 - 00:00 WIB

Ali Ngabalin: Kalau Sumut tak Bisa Pilkada Damai, Biar Kami Orang Papua yang Jaga

Ketua Badan Koordinator Mubaligh Indonesia, Dr H Ali Muchtar Ngabalin MA, menyebut Sumatera Utara (Sumut) adalah barometer Indonesia. Maka, mengantisipasi ...
Pulas Tertidur, HP Disikat Maling, Rekaman CCTV pun Hilang, Ali Toho Lapor Polisi
Metro 24 Jam - Kamis, 26 April 2018 - 23:33 WIB

Pulas Tertidur, HP Disikat Maling, Rekaman CCTV pun Hilang, Ali Toho Lapor Polisi

Tiga unit HP milik Ali Toho (56), yang sedang di-charger di warung Jalan Pahlawan,Gang Roso, Kelurahan Kedai Durian, Kecamatan Delitua ...
Ketangkap CCTV Curi Besi, Bulu Terciduk Rekannya Buron
Metro 24 Jam - Kamis, 26 April 2018 - 22:59 WIB

Ketangkap CCTV Curi Besi, Bulu Terciduk Rekannya Buron

'Gelap' tak punya uang, Budianto alias Bulu nekat mencuri besi di bengkel las PT Cahaya Casindo Cemerlang. Sial bagi Bulu, ...
Divonis 5 Tahun 6 Bulan, Bayar UP Rp5 M Lebih, OK Arya: “Pusing Kepala Ku!”
Metro 24 Jam - Kamis, 26 April 2018 - 22:45 WIB

Divonis 5 Tahun 6 Bulan, Bayar UP Rp5 M Lebih, OK Arya: “Pusing Kepala Ku!”

Bupati Batubara non aktif, OK Arya Zulkarnaen, mengaku pusing setelah dijatuhi vonis 5 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp200 ...