Senin, 11 Desember 2017 | 20.23 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Cewek Cantik Tewas OD di Diskotik X3 Yanglim Plaza, Mahasiswi Tewas di Equator

Cewek Cantik Tewas OD di Diskotik X3 Yanglim Plaza, Mahasiswi Tewas di Equator

Rabu, 15 Maret 2017 - 14:04 WIB

IMG-18964

Yang Lim Plaza. (Rafli/metro24jam.com)

MEDAN, metro24jam.com – Karaoke X3 Yanglim Plaza Jalan Emas Kecamatan Medan Area, Senin (13/3) jam 23.00 wib, mendadak heboh. Seorang cewek cantik, Amelia (22) kejang-kejang di KTV X05. Dugaan overdosis pun mengungkap adanya peredaran narkoba yang tak tersentuh hukum.

“Semalam bang teman kami Amelia overdosis (OD) saat sedang dugem,” terang rekan korban yang enggan menyebutkan identitasnya kepada wartawan, Selasa (14/3).

Selanjutnya, melihat korban yang sedang kejang-kejang, pengunjung lain dibantu pihak petugas keamanan X3 dengan menggunakan ambulan membawanya ke RS Bunda Thamrin untuk diberikan perawatan.

Informasi yang di-dapat di lapangan, korban kejang-kejang karena mengkonsumsi narkoba jenis pil ekstasi yang dibeli seharga Rp 300 ribu di area dalam Diskotik X3.

Kapolsek Medan Area Kompol M Arifin, menuturkan belum mengetahui laporan adanya pengunjung X3 yang mengalami overdosis karena mengkonsumsi narkoba.

“Belum tahu saya. Sabar ya nanti saya cek. Nanti saya tanyakan Humasnya bernama Edi,” tuturnya. Kemudian, mengenai adanya peredaran narkoba di dalam area Diskotik X3, Arifin mengaku akan menyelidikinya. Apabila terbukti ada peredaran narkoba akan dilakukan tindakan tegas terhadap pengelola.

“Kalau Ada peredaran narkoba di dalamnya, Akan kita grebek X3,” pungkasnya.

Manager Karaoke X3 Yanglim Plaza, Yanto membantah adanya kejadian tersebut. Menurutnya, dari tadi sudah ditanyai sama wartawan.

“Dari tadi sudah ditanyai masalah itu, memang engak ada,” kata Yanto.

Yanto mengaku, sampai hari ini Selasa (14/3), tak ada kejadian di lokasi karaokenya.

Tewas Di KTV Equator
Sementara itu, seorang mahasiswi, Eka Rasya Puspita (25) mendadak tewas saat sedang karaoke bersama teman-temanya di KTV 2 Equator di Hotel Soechi, Jalan Cirebon, Pasar Baru, Medan Kota, Minggu (12/3) kemarin.

Menurut informasi di lokasi, Senin (14/3) siang, menyebutkan tewasnya wanita asal Tanjungbalai tersebut diketahui setelah teman-temannya meminta bantuan kepada manajemen KTV, karena korban mengalami sesak nafas.

Berawal dari informasi itu, pihak manajemen mendatangi Tempat Kejadiaan Perkara (TKP) dan mendapati korban dengan kondisi kejang-kejang.

Melihat itu, pihak manajemen dibantu teman-teman korban langsung mengevakuasi korban ke RS Permata Bunda, Jalan SM Raja, Medan, guna mendapat perawatan itensif. Namun sayang, Tuhan berkata lain. Tak lama di rumah sakit, pihak dokter pun menyatakan nyawa korban tak mampu tertolong alias tewas.

“Begitu ceritanya bang, tidak tahu karena apa. Tapi intinya, dia mengalami sesak nafas,” kata seorang manajemen KTV yang enggan menyebutkan namanya saat ditanya wartawan.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, Iptu Budi Simanjuntak membenarkan peristiwa tewasnya korban tersebut. Katanya lagi, setelah dilakukan penyelidikan, korban dinyatakan tewas karena sesak nafas dan bukan karena mengkonsumsi obat-obatan terlarang seperti inex dan lain-lain.

“Dua hari kemarin kejadiannya. Itu hasil analisis dokter yang menangani korban, namun karena tewasnya di KTV. Jadi orang berfikirnya negatif,” katanya.

Disebutkannya, korban diketahui masuk bersama teman-temannya dari jam 17.00 wib dengan tujuan untuk nyanyi-nyanyi. “Mereka saja masuk sore, dan korban mahasiswi. Jadi biasalah kalau nyanyi-nyanyi. Tapi mungkin, karena sakitnya kambuh, dan korban pun akhirnya tewas karena sesak nafas,” sebutnya.

Mantan Kanit Intelkam Polsek Medan Kota ini menambahkan, usai dinyatakan tewas, pihak keluarga mengakui enggan membuat laporan dan mengingat, jenazah korban akan langsung dibawa ke rumah duka di Tanjungbalai.

“Karena keluarga menginginkan itu, kita pun langsung mengantarkan jenzah korban ke rumah duka. Intinya jelas, korban tewas karena sesak nafas, dan teman-teman korban juga mengakui jika korban mengidap penyakit sesak nafas,” pungkasnya. (rafli-mag/ari)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Tak Becus Kerja, DPRD Simalungun Diprotes Keras
Siantar 24 Jam - Senin, 11 Desember 2017 - 19:17 WIB

Tak Becus Kerja, DPRD Simalungun Diprotes Keras

DPRD Simalungun mendapat protes keras dari Komite Nasional Pemuda Simalungun Indonesia (KNPSI), lantaran dinilai tak becus melakukan tugas dan fungsi ...
Mendadak Ngidam, Wanita ‘Jadi-jadian’ Ketahuan Simpan Sabu
Metro 24 Jam - Senin, 11 Desember 2017 - 14:09 WIB

Mendadak Ngidam, Wanita ‘Jadi-jadian’ Ketahuan Simpan Sabu

Ada-ada saja tingkah laku pecandu sabu satu ini. Demi mengelabui polisi, Efendi Sinaga alias Wulan (23), mendadak ngidam ketika bertemu ...
Gara-gara ‘Tukang Es’, Panjul dan Tompel Nyangkut di Polsek Perbaungan
Metro 24 Jam - Senin, 11 Desember 2017 - 13:20 WIB

Gara-gara ‘Tukang Es’, Panjul dan Tompel Nyangkut di Polsek Perbaungan

Julianto alias Panjul (24) warga Pasar 7, Gang Kuini, Desa Melati 2, Kecamatan Perbaungan, Sergai dan Andi Zulfikar alias Tompel ...
Perempuan Aceh Diciduk di Loket Bus Antar Provinsi, 1200 Ekstasi Gagal Berangkat ke Palembang
Metro 24 Jam - Senin, 11 Desember 2017 - 09:20 WIB

Perempuan Aceh Diciduk di Loket Bus Antar Provinsi, 1200 Ekstasi Gagal Berangkat ke Palembang

Sebanyak 1200 pil ekstasi gagal berangkat ke Palembang setelah kurirnya, Maulizar--seorang perempuan asal Aceh--diciduk personel Sat Narkoba Polres Tanjungbalai di ...
Jelang Natal & Tahun Baru, Stok Beras Siantar Aman
Siantar 24 Jam - Senin, 11 Desember 2017 - 08:55 WIB

Jelang Natal & Tahun Baru, Stok Beras Siantar Aman

Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2018 yang sudah semakin dekat, Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divre Pematangsiantar memastikan persediaan ...
Hutan Sitahoan Dirambah Cukong Asal Siantar
Siantar 24 Jam - Senin, 11 Desember 2017 - 08:48 WIB

Hutan Sitahoan Dirambah Cukong Asal Siantar

Ratusan hektar yang diduga sebagai kawasan hutan di Huta Sitahoan, Nagori Sipangan Bolon, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon (Girsip), Kabupaten Simalungun ...