Senin, 11 Desember 2017 | 20.23 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Karyawan PKS PTPN3 Tewas Dikupas Mesin Boiler Pabrik, Usus Terburai, Dada Bolong

Karyawan PKS PTPN3 Tewas Dikupas Mesin Boiler Pabrik, Usus Terburai, Dada Bolong

Senin, 20 Februari 2017 - 14:09 WIB

IMG-15100

Jenazah Mariadi di lokasi. (Agus/Metro)

KISARAN, metro24jam.com – Mariadi (38) karyawan bagian perawatan mesin pengolahan mesin boiler pabrik kelapa sawit (PKS) PTPN3 Sei Silau, tewas terperosok ke dalam mesin comfeor, Sabtu (18/2) jam 23.20 wib.

Akibat kejadian itu, Warga Desa Suka Damai Desa Sei Silau Barat, Kecamatan Setia Janji, Kabupaten Asahan ini mengalami luka pada leher, tangan kiri, patah pada kedua kaki dan usus keluar.

Petugas kepolisian yang datang kelokasi kejadian dibantu karyawan pabrik mengevakuasi korban yang tercepit. Evakuasi sempat berjalan dramatis karena tubuh korban masuk ke mesin boiler pabrik.

Akhirnya korban berhasil diturunkan dari lantai 2 kamar mesin dan membawanya ke RSU Kisaran untuk dilakukan visum. Akibat kejadian tersebut, pengolahan kelapa sawit dipabrik PKS Sei Silau tersebut sempat terhenti.

Menurut Kapolsek Prapat Janji AKP Zulhajri, menerangkan kecelakaan kerja ini bermula ketika korban Mariadi dan rekannya Feri Ardian Batubara bekerja seperti biasanya, lalu terdengar bunyi kerusakan pada mesin yang berada di lantai 2.

Petugas melakukan olah TKP. (Agus/Metro)

Dengan inisiatif dan tanggungjawab kerja, kedua karyawan ini mencoba naik untuk memeriksa yang rusak. Sesampainya di TKP, korban Mariadi melihat-lihat mesin yang rusak. Namun tiba-tiba kaki korban terpeleset dan terperosok ke dalam mesin.

Melihat korban jatuh, Fery pun panik dan menyuruh teman sekerjanya untuk menghentikan mesin. Awalnya jeritan Fery tidak terdengar oleh rekan kerjanya. Hanya berselang beberapa menit barulah mesin dapat berhenti. Tetapi korban Mariadi sudah tergilas mesin boiler pabrik.

“Selanjudnya Mariadi dan Feri naik ke lantai 2 melakukan pengecekan guna melihat mesin di bagian comfeor (putaran mesin). Saat melakukan pengecekan kaki korban tergelincir dan korban langsung masuk ke dalam mesin comfeor,” terang Zulhajri.

Sementara Feri melihat korban tergelincir, secara spontan langsung berteriak meminta pertolongan kepada rekan kerja lainnya yang berada di bawah agar secepatnya mematikan mesin comfeor. Pasalnya saat itu tubuh korban berada di dalam mesin.

Namun nahas, saat teman-temannya mematikan mesin itu, nyawa Mariadi tidak dapat di selamatkan. Akibatnya tubuh tubuhnya sempat tergilas mesin. Korban Mariadi langsung meninggal di tempat kejadian karena kondisi tubuhnya cukup parah tergilas mesin.

“Mengetahui hal itu teman-teman korban berusaha mengevakuasinya dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum H Abdul Manan Simatupang Kisaran,” sebut Kapolsek.

Zulhajri menambahkan, akibat luka parah yang diderita, Mariadi meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP) walaupun mendapat pertolongan ke rumah sakit, korban tidak dapat diselamatkan.

Mariadi tak bisa bertahan hidup akibat luka robek di bagian leher, tangan kiri belakan punggung atas dan seluruh bagian tubuh serta usus keluar.

Kapolsek mengatakan, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan atas kecelakaan kerja itu. Selain melakukan olah TKP, pihaknya juga telah mecari beberapa saksi lainnya untuk mengetahui secara pasti kronologi kecelakaan itu. Karena akan digunakan melengkapi berkas guna penyelidikan lebih lanjut. “Kasus ini masih terus kami selidiki,” tegas Zulhajri. (gus)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Tak Becus Kerja, DPRD Simalungun Diprotes Keras
Siantar 24 Jam - Senin, 11 Desember 2017 - 19:17 WIB

Tak Becus Kerja, DPRD Simalungun Diprotes Keras

DPRD Simalungun mendapat protes keras dari Komite Nasional Pemuda Simalungun Indonesia (KNPSI), lantaran dinilai tak becus melakukan tugas dan fungsi ...
Mendadak Ngidam, Wanita ‘Jadi-jadian’ Ketahuan Simpan Sabu
Metro 24 Jam - Senin, 11 Desember 2017 - 14:09 WIB

Mendadak Ngidam, Wanita ‘Jadi-jadian’ Ketahuan Simpan Sabu

Ada-ada saja tingkah laku pecandu sabu satu ini. Demi mengelabui polisi, Efendi Sinaga alias Wulan (23), mendadak ngidam ketika bertemu ...
Gara-gara ‘Tukang Es’, Panjul dan Tompel Nyangkut di Polsek Perbaungan
Metro 24 Jam - Senin, 11 Desember 2017 - 13:20 WIB

Gara-gara ‘Tukang Es’, Panjul dan Tompel Nyangkut di Polsek Perbaungan

Julianto alias Panjul (24) warga Pasar 7, Gang Kuini, Desa Melati 2, Kecamatan Perbaungan, Sergai dan Andi Zulfikar alias Tompel ...
Perempuan Aceh Diciduk di Loket Bus Antar Provinsi, 1200 Ekstasi Gagal Berangkat ke Palembang
Metro 24 Jam - Senin, 11 Desember 2017 - 09:20 WIB

Perempuan Aceh Diciduk di Loket Bus Antar Provinsi, 1200 Ekstasi Gagal Berangkat ke Palembang

Sebanyak 1200 pil ekstasi gagal berangkat ke Palembang setelah kurirnya, Maulizar--seorang perempuan asal Aceh--diciduk personel Sat Narkoba Polres Tanjungbalai di ...
Jelang Natal & Tahun Baru, Stok Beras Siantar Aman
Siantar 24 Jam - Senin, 11 Desember 2017 - 08:55 WIB

Jelang Natal & Tahun Baru, Stok Beras Siantar Aman

Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2018 yang sudah semakin dekat, Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divre Pematangsiantar memastikan persediaan ...
Hutan Sitahoan Dirambah Cukong Asal Siantar
Siantar 24 Jam - Senin, 11 Desember 2017 - 08:48 WIB

Hutan Sitahoan Dirambah Cukong Asal Siantar

Ratusan hektar yang diduga sebagai kawasan hutan di Huta Sitahoan, Nagori Sipangan Bolon, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon (Girsip), Kabupaten Simalungun ...