Kamis, 24 Agustus 2017 | 15.32 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Karyawan PKS PTPN3 Tewas Dikupas Mesin Boiler Pabrik, Usus Terburai, Dada Bolong

Karyawan PKS PTPN3 Tewas Dikupas Mesin Boiler Pabrik, Usus Terburai, Dada Bolong

Senin, 20 Februari 2017 - 14:09 WIB

IMG-15100

Jenazah Mariadi di lokasi. (Agus/Metro)

KISARAN, metro24jam.com – Mariadi (38) karyawan bagian perawatan mesin pengolahan mesin boiler pabrik kelapa sawit (PKS) PTPN3 Sei Silau, tewas terperosok ke dalam mesin comfeor, Sabtu (18/2) jam 23.20 wib.

Akibat kejadian itu, Warga Desa Suka Damai Desa Sei Silau Barat, Kecamatan Setia Janji, Kabupaten Asahan ini mengalami luka pada leher, tangan kiri, patah pada kedua kaki dan usus keluar.

Petugas kepolisian yang datang kelokasi kejadian dibantu karyawan pabrik mengevakuasi korban yang tercepit. Evakuasi sempat berjalan dramatis karena tubuh korban masuk ke mesin boiler pabrik.

Akhirnya korban berhasil diturunkan dari lantai 2 kamar mesin dan membawanya ke RSU Kisaran untuk dilakukan visum. Akibat kejadian tersebut, pengolahan kelapa sawit dipabrik PKS Sei Silau tersebut sempat terhenti.

Menurut Kapolsek Prapat Janji AKP Zulhajri, menerangkan kecelakaan kerja ini bermula ketika korban Mariadi dan rekannya Feri Ardian Batubara bekerja seperti biasanya, lalu terdengar bunyi kerusakan pada mesin yang berada di lantai 2.

Petugas melakukan olah TKP. (Agus/Metro)

Dengan inisiatif dan tanggungjawab kerja, kedua karyawan ini mencoba naik untuk memeriksa yang rusak. Sesampainya di TKP, korban Mariadi melihat-lihat mesin yang rusak. Namun tiba-tiba kaki korban terpeleset dan terperosok ke dalam mesin.

Melihat korban jatuh, Fery pun panik dan menyuruh teman sekerjanya untuk menghentikan mesin. Awalnya jeritan Fery tidak terdengar oleh rekan kerjanya. Hanya berselang beberapa menit barulah mesin dapat berhenti. Tetapi korban Mariadi sudah tergilas mesin boiler pabrik.

“Selanjudnya Mariadi dan Feri naik ke lantai 2 melakukan pengecekan guna melihat mesin di bagian comfeor (putaran mesin). Saat melakukan pengecekan kaki korban tergelincir dan korban langsung masuk ke dalam mesin comfeor,” terang Zulhajri.

Sementara Feri melihat korban tergelincir, secara spontan langsung berteriak meminta pertolongan kepada rekan kerja lainnya yang berada di bawah agar secepatnya mematikan mesin comfeor. Pasalnya saat itu tubuh korban berada di dalam mesin.

Namun nahas, saat teman-temannya mematikan mesin itu, nyawa Mariadi tidak dapat di selamatkan. Akibatnya tubuh tubuhnya sempat tergilas mesin. Korban Mariadi langsung meninggal di tempat kejadian karena kondisi tubuhnya cukup parah tergilas mesin.

“Mengetahui hal itu teman-teman korban berusaha mengevakuasinya dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum H Abdul Manan Simatupang Kisaran,” sebut Kapolsek.

Zulhajri menambahkan, akibat luka parah yang diderita, Mariadi meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP) walaupun mendapat pertolongan ke rumah sakit, korban tidak dapat diselamatkan.

Mariadi tak bisa bertahan hidup akibat luka robek di bagian leher, tangan kiri belakan punggung atas dan seluruh bagian tubuh serta usus keluar.

Kapolsek mengatakan, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan atas kecelakaan kerja itu. Selain melakukan olah TKP, pihaknya juga telah mecari beberapa saksi lainnya untuk mengetahui secara pasti kronologi kecelakaan itu. Karena akan digunakan melengkapi berkas guna penyelidikan lebih lanjut. “Kasus ini masih terus kami selidiki,” tegas Zulhajri. (gus)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Herowhin Laporkan Soritua Kasus UUI ITE
Siantar 24 Jam - Kamis, 24 Agustus 2017 - 15:12 WIB

Herowhin Laporkan Soritua Kasus UUI ITE

Dirut PD Pembangunan dan Aneka Usaha (PAUS), Herowhin Sinaga melaporkan Soritua Siahaan (30) ke Polres Siantar terkait postingan di dinding ...
Kisah Pembobol Mesin ATM se-Indonesia, 2 Perampok Genk Sihombing Masih Berkeliaran
Metro 24 Jam - Kamis, 24 Agustus 2017 - 15:05 WIB

Kisah Pembobol Mesin ATM se-Indonesia, 2 Perampok Genk Sihombing Masih Berkeliaran

Beraksi di hampir semua kota besar di Nusantara, plus menggondol duit lebih Rp3,6 miliar, kisah penangkapan 6 perampok mesin ATM ...
Simpan 1,9 Kilo Ganja, Vokalis Band Mahameru Diciduk, Istrinya Lagi Hamil 2 Bulan
Metro 24 Jam - Kamis, 24 Agustus 2017 - 14:58 WIB

Simpan 1,9 Kilo Ganja, Vokalis Band Mahameru Diciduk, Istrinya Lagi Hamil 2 Bulan

Alasannya terdesak biaya anak sekolah. Vokalis band, Herdiyan (35), nekat jadi pengedar ganja. Alih-alih bisa memenuhi biaya sekolah anaknya, warga ...
Terlibat Kasus Narkoba, 3 Kali Aktor Malaysia Batal Diadili
Metro 24 Jam - Kamis, 24 Agustus 2017 - 14:50 WIB

Terlibat Kasus Narkoba, 3 Kali Aktor Malaysia Batal Diadili

Aktor ternama di Malaysia, Khaeryl Benjamin Ibrahim alias Benjy (38), batal menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu ...
Bos Narkoba Hilang dari RS, Kemenkum HAM Tak Tau
Metro 24 Jam - Kamis, 24 Agustus 2017 - 14:45 WIB

Bos Narkoba Hilang dari RS, Kemenkum HAM Tak Tau

Irfan Charo (44), tahanan kasus narkoba disebut-sebut telah menghilang dari Rumah Sakit Umum (RSU) Bina Kasih Medan. Namun anehnya, hilangnya ...
Disuruh Mindahkan Beras Mau Aja, Rupanya Hasil Curian, Buruh Bongkar Muat Dikerangkeng
Metro 24 Jam - Kamis, 24 Agustus 2017 - 14:43 WIB

Disuruh Mindahkan Beras Mau Aja, Rupanya Hasil Curian, Buruh Bongkar Muat Dikerangkeng

AS alias Jaya tak berkutik saat dijemput personel Polres Langkat di kediamannya, Jalan Kampung Lalang, Kecamatan Sei Mencirim, Kecamatan Medan ...