Selasa, 28 Februari 2017 | 19.19 WIB
Metro24Jam>News>Global Medan>Trembesi Timpa Warga & Mobil, Pemko Tanggung Biaya, Zulkifli Masih Kuat?

Trembesi Timpa Warga & Mobil, Pemko Tanggung Biaya, Zulkifli Masih Kuat?

Rabu, 11 Januari 2017 - 06:48 WIB

IMG-8694

Pohon Trambesi tumbang menimpa mobil di Lapangan Merdeka Medan, Senin (9/1). DOK/GLOBAL

MEDAN, metro24jam.com – Belum ada tolok ukur pemko untuk menetapkan status pohon tua. Jangankan itu, perawatan saja ala kadarnya seperti kualitas aparatur.

Wakil Walikota Medan, Akhyar Nasution menyatakan Pemko Medan menanggung biaya perawatan empat warga yang tertimpa Pohon Trambesi di Lapangan Merdeka pada Senin (9/1).

“Korban dirawat di RS Malahayati. Pohon yang tumbang sudah dipindahkan kemarin (Senin),” ujar Akhyar menjawab pers di Gedung DPRD Medan, Selasa (10/1).

Akhyar menjelaskan kerugian atas tiga mobil ringsek dan rusak parah akibat pohon berusia ratusan tahun itu tumbang masih dalam pembahasan dengan pihak Merdeka Walk.

“Kami mau mencari jalan keluar dahulu dengan pihak Merdeka Walk. Soal ganti rugi juga kita bicarakan nanti,” ujar Akhyar.

Disinggung tindakan kepada Merdeka Walk, Wakil Walikota menyatakan tidak akan menutup usaha di Lapangan Merdeka. “Tidak mungkinlah kita ‘bunuh’ mereka yang mencari penghidupan di situ, berapa banyak orang yang perlu (mencari) makan di situ,” urai Akhyar.

Sementara, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Medan, Herri Zulkarnain kecewa atas kinerja Dinas Pertamanan lantaran terbukti tidak serius merawat dan memeriksa pohon-pohon berusia ratusan tahun tersebut.

Satu sisi keberadaan pohon itu menjadi saksi sejarah perjalanan dan menghiasi Kota Medan yang bisa dijadikan salah satu ikon. Di sisi lain perawatan tidak dilakukan, justru ranting dan dahannya dijejali (tempel) dengan berbagai hiasan dan spanduk.

Heri menyebut tragedi pohon tumbang menimpa warga atau kendaraan bukan kali pertama terjadi di Medan. Mengingat banyak kasus serupa terjadi, sudah bisa menjadi bukti kuat bagi Walikota Dzulmi Eldin mengevaluasi Kepala Dinas Pertamanan, Zulkifli Sitepu.

“Kondisi ini tidak lepas dari buruknya penataan dan perawatan pohon-pohon di kota ini. Akibatnya, saat ini berdampak buruk pada lingkungan sekitar. Setelah salah satu pohon mulai memperlihatkan ketidakberdayaannya, sehingga tumbang dan menimpa kendaraan dan warga menjadi korban,” kata Herri.

Dipaparkan Heri, penataan pohon di Medan perlu meniru Pemerintah Kota Penang, Malaysia. “Jauh berbeda. Di sana (Penang) semua terawat (dipupuk, dipangkas dan diperiksa daya tahan agar tidak tumbang),” katanya.

Sementara di Medan, belum diketahui parameter (tolok ukur) yang dilakukan Dinas Pertamanan untuk merawat dan mengetahui kekuatan pohon supaya jangan tumbang. Pemko selama ini cenderung ‘cuci tangan’ dengan menyebutkan faktor alam, seperti cuaca hujan deras disertai angin kencang.

Anggota Komisi D DPRD Medan, Gofried Effendi Lubis menyatakan kecewa mengapa pemerintah kota tak mengukur ketahanan, usia dan lainnya.

“Ke depannya, perawatan pohon besar di kawasan publik harus diutamakan dan dipertimbangkan menjadi prioritas. Soal tanggungjawab, mulai korban luka dan mobil rusak adalah tanggungjawab pemko, tidak boleh tidak. Walaupun ada asuransi misalnya, tapi harus tetap tanggungjawab Pemko Medan,” tegas dia.

Sebelumnya, Dinas Pertamanan Pemko Medan menyebutkan pohon trambesi tumbang tersebut merupakan tanggungjawab pihak Merdeka Walk untuk merawatnya.

Muntasir, penduduk Jalan Halat yang kebetulan berada di lokasi tidak habis pikir atas pernyataan Dinas Pertamanan. “Jadi, kalau pohon yang berada dipinggir jalan tepat depan rumah warga juga tanggungjawab si pemilik rumah? Kalau gitu caranya lebih bagus kita tebang saja, ternyata Pemko Medan lepas tanggungjawab,” tegas dia.

Informasi dipereleh di lingkungan Pemko Medan menyebutkan posisi Zulkifli Sitepu masih kuat untuk bisa mengemban tanggungjawab pemerintahan.

Bahkan, Walikota Eldin cenderung tidak akan mengusik adik mending Alinafiah Sitepu (mantan Sekretaris Korpri Pemprov Sumut) dan Burhanuddin Sitepu (Wakil Ketua DPRD Medan dari Fraksi Demokrat). “Berani jamin,” kata sumber anonim tersebut. (romu/pul)

BACA JUGA:
Trembesi Ratusan Tahun Tumbang, Akibat Akar Lapuk & Keropos
Trembesi Ratusan Tahun Tumbang, Bapak Anak Kritis, 2 Mobil & Kereta Remuk
Kraakkkkk…! Trembesi Raksasa Tumbang, Mobil Pendeta Remuk Trembesi Ratusan Tahun Tumbang, Ayah Anak Tertimpa


KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Diajak Makan Bakso, Cewek SMP Digarap 7 ABG di Kebun Sawit
Metro 24 Jam - Selasa, 28 Februari 2017 - 11:13 WIB

Diajak Makan Bakso, Cewek SMP Digarap 7 ABG di Kebun Sawit

Terpedaya dengan ajakan makan bakso, seorang siswi Kelas 3 SMP sebut saja Cici (nama samaran) harus kehilangan mahkotanya.Keperawannya yang dijaga ...
Diculik, Ditelanjangi Di Kebun Jagung, Icut Selamat Gigit  Tangan 2 Pemerkosa
Metro 24 Jam - Selasa, 28 Februari 2017 - 11:13 WIB

Diculik, Ditelanjangi Di Kebun Jagung, Icut Selamat Gigit Tangan 2 Pemerkosa

Dua orang pria tak dikenal menculik Icut Suti Amanah (23) warga Pasar 7, Tanah Garapan, Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli, ...
Dihadang Polantas, Ribuan Ekstasi  dalam Teko Disita
Metro 24 Jam - Selasa, 28 Februari 2017 - 11:10 WIB

Dihadang Polantas, Ribuan Ekstasi dalam Teko Disita

Dua sindikat pengedar narkotika dan obat/bahan berbahaya (narkoba) antar kota, ditangkap Polres Labuhan Batu. Hasilnya ribuan narkoba diduga pil ekstasi ...
Tak Patut Ditiru ! Remaja Gesek Kemaluan Balita Sampai Lecet
Metro 24 Jam - Selasa, 28 Februari 2017 - 11:09 WIB

Tak Patut Ditiru ! Remaja Gesek Kemaluan Balita Sampai Lecet

Perbuatan K Simamora tak patut ditiru. Remaja berusia 17 tahun ini menggesek jarinya ke kemaluan ABH, hingga luka lecet demi ...
Disekap Teman Tomboy di Kebun Jagung, Boru Sihaloho Lolos dari Pembunuhan
Metro 24 Jam - Selasa, 28 Februari 2017 - 11:03 WIB

Disekap Teman Tomboy di Kebun Jagung, Boru Sihaloho Lolos dari Pembunuhan

Roma Boru Sihaloho (34), beruntung selamat dari maut. Rencananya, warga Garapan, Pasar IV, Lau Dendang, Pecut Sei Tuan ini akan ...
Polsek Tebing Tinggi  Seser Balap Liar
Metro 24 Jam - Selasa, 28 Februari 2017 - 11:02 WIB

Polsek Tebing Tinggi Seser Balap Liar

Ajang balap liar kembali marak hingga meresahkan masyarakat, khususnya di desa Bandar Bejambu, Kecamatan Tebingtinggi, Sergai. Aksi meresahkan itu pun ...