Kamis, 14 Desember 2017 | 16.43 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Bototkan Besi Reklame Sitaan Pemko Medan, 2 PNS TRTB Diciduk, Calon Penadahnya PT Multigrafindo

Bototkan Besi Reklame Sitaan Pemko Medan, 2 PNS TRTB Diciduk, Calon Penadahnya PT Multigrafindo

Rabu, 11 Januari 2017 - 08:51 WIB

IMG-8606

Rikardo dan Abram.SITEPU/METRO

DELITUA, metro24jam.com – Nekat mencuri besi bekas reklame milik Pemko Medan, 2 pegawai Dinas TRTB, Rikardo Gurning (38) warga Jalan Keruntung, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Medan Tembung dan Abram Vincent Hutapea (40) warga Jalan Kemiri III, Medan dijebloskan ke dalam jeruji besi tahanan Polsek Delitua.

Kapolsek Delitua Kompol Wira Prayatna SiK SH didampingi Kanit Reskrim Iptu M Rian SiK, mengatakan kedua tersangka tertangkap tangan hendak menjual barang hasil sitaan Dinas TRTB Pemko Medan tersebut dari lapangan Cadika Medan yang terletak di Jalan Karya Wisata, Gedung Johor Kec. Medan Johor Senin (9/1) sekira jam 17.30 wib.

“Saat dilakukan penangkapan, turut diamankan 2 mobil truk crane, masing masing BK 9151 LE dan BK 9324 LB serta besi-besi bekas bongkaran rangka reklame yang diperkirakan mencapai Rp 800 juta,” kata Kompol Wira.

Lanjut dikatakan Kapolsek, adapun kronologis pencurian yang dilakukan kedua tersangka, barang-barang bekas tersebut rencananya diangkut dengan menggunakan 2 unit crane dan rencananya hendak dijual kepada penadah yakni PT Multigrafindo Mandiri pimpinan Albert Kang.

“Namun kedua pelaku keburu tertangkap tangan oleh petugas Polsek Delitua dan pegawai TRTB. Kemudian para pelaku diamankan ke Mapolsek Delitua guna keperluan penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.

Masih kata Kapolsek, dari hasil penyelidikan awal yang kita lalukan, kedua tersangkap telah dua kali melakukan pencurian besi bekas tersebut masing-masing, September 2016 lalu dan Senin kemarin.

“Kita masih terus mendalami kasus ini. Karena kemungkinan besar ada keterlibatan pihak lain,” bebernya Kompol Wira meyakini seraya mengatakan untuk kedua tersangka akan dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman 7 tahun penjara.

Sementara menurut Maklum SSos selaku Kasi Pengawasan Dinas TRTB Pemko Medan saat dikonfirmasi menjelaskan sesuai dengan Peraturan Walikota Medan No 38 tahun 2014 tentang reklame, Besi bekas reklame, merupakan aset Pemko Medan.

“Barang yang dicuri adalah aset Pemko Medan sehingga pegawai tidak diperkenankan untuk menjualnya tanpa melalui prosedur,” sebutnya. (tepu)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Hanafiah Harahap Ingin Gantikan Ngogesa Sitepu
Metro 24 Jam - Kamis, 14 Desember 2017 - 15:34 WIB

Hanafiah Harahap Ingin Gantikan Ngogesa Sitepu

Politisi senior Partai Golkar Sumatera Utara, Harafiah Harahap SH mendaftarkan diri untuk menggantikan Ngogesa Sitepu. Bukan sebagai Ketua DPD Partai ...
Menteri Susi Silaturahmi dengan Nelayan Sialang Buah
Metro 24 Jam - Kamis, 14 Desember 2017 - 13:13 WIB

Menteri Susi Silaturahmi dengan Nelayan Sialang Buah

Menteri Kelautan dam Perikanan RI, Susi Pudjiastuti melakukan kunjungan sekaligus silaturahmi dengan para nelayan di Pantai Sialang Buah, Kecamatan Teluk ...
Tuntutan Toke Angkot Gol, Go-Car dan GrabCar  Stop Rekrut Driver
Tak Berkategori - Kamis, 14 Desember 2017 - 13:01 WIB

Tuntutan Toke Angkot Gol, Go-Car dan GrabCar Stop Rekrut Driver

Diekspresikan lewat aksi mogok total seharian kemarin (13/12/2017), tuntutan sejumlah pengusaha serta sopir angkutan kota (angkot) konvensional di Kota Medan ...
Aksi Bakar Helm Ojek Online, 2 Pelaku Diamankan Polisi
Metro 24 Jam - Kamis, 14 Desember 2017 - 12:55 WIB

Aksi Bakar Helm Ojek Online, 2 Pelaku Diamankan Polisi

Delapan ribu-an sopir angkutan umum melakukan aksi mogok serentak di Kota Medan. Akibatnya, ribuan masyarakat khususnya pelajar sempat terlantar karena ...
2 Rumah Semi Permanen  Terbakar Di Galang
Metro 24 Jam - Kamis, 14 Desember 2017 - 12:37 WIB

2 Rumah Semi Permanen Terbakar Di Galang

Diduga korsleting listrik, dua rumah semi permanen di Dusun III, Desa Paya Itik, Kecamatan Galang masing-maing milik Badri (47) dan ...
Kejari Labuhanbatu Pelajari  Proyek Penyusunan Dokumen  Pemukiman Kumuh Berbiaya Rp 1,5 M
Metro 24 Jam - Kamis, 14 Desember 2017 - 12:35 WIB

Kejari Labuhanbatu Pelajari Proyek Penyusunan Dokumen Pemukiman Kumuh Berbiaya Rp 1,5 M

Kejaksaan Negeri (Kejari) Labuhanbatu sedang mempelajari pelaksanaan proyek penyusunan dokumen perencanaan kawasan pemukiman kumuh di Kabupaten Labuhanbatu tahun anggaran 2017 ...