Sabtu, 24 Februari 2018 | 21.32 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Lepas Dari Pegangan Ayah, Bocah 5 Tahun Tewas Disambar Gran Max

Lepas Dari Pegangan Ayah, Bocah 5 Tahun Tewas Disambar Gran Max

Rabu, 11 Januari 2017 - 09:00 WIB

IMG-8604

Suasana di rumah duka.SITEPU/METRO

NAMORAMBE, metro24jam.com – Disaksikan ayahnya, Muhammad Feri Sinuraya (5) tewas disambar mobil Gran Max Pick Up BK 9693 CT, mengangkut ikan mas, Senin (9/1) jam 19.30 wib.

Peristiwa itu terjadi ketika bocah yang tinggal di Gang Ikhlas, Dusun 3, Desa Jati Kesuma, Kecamatan Namorambe, hendak menyeberang jalan.

Korban saat itu sedang bersama orangtuanya Igur Sinuraya alias Logos (35), sedang berada di pinggir jalan hendak pulang ke rumahnya usai belanja di warung.

Saat menyeberang tiba-tiba Feri Sinuraya terlepas dari pegangan ayahnya dan menyeberang begitu saja tanpa melihat ke kiri dan ke kanan. Tahu nyawa anaknya terancam, sang ayah hanya bisa berteriak dari pinggir jalan.

Dengan cepat, saat berada di tengah jalan, bocah malang itu langsung disambar mobil Gran Max jenis Pick Up yang dikemudikan Martinus Barus alias Tinus (23) warga Dusun V, Bandar Bayu, Desa Talun Kenas, Kecamatan STM Hilir, sedang mengangkut ikan mas, dari Delitua menuju Namorambe.

Tanpa ampun tubuh Feri melayang dan terhempas jauh ke badan jalan hingga membuat kepala, lengan dan kaki korban mengalami luka-luka.

“Grand Max tersebut bermuatan ikan mas dengan kecepatan tinggi datang dari arah Delitua menuju Namorambe. Tiba di TKP Grand Max langsung menabrak anak saya. Karena saya dan anak saya hendak nyebrang pulang ke rumah,” beber Logos didampingi Sri (30) istrinya.

Lanjutnya, begitu di tabrak, korban langsung dilarikan ke klinik terdekat. Karena tidak tertolong, terpaksa Logos membawanya ke RSU Sembiring. Tapi nyawa Feri tidak tertolong.

“Korban mengalami luka robek di kepala bagian belakang, lengan kiri kanan luka dan dari kuping mengeluarkan darah,” pungkas Logos lagi sambil berlinang air mata.

Sementara Ijul (41) tetangga korban, mengatakan, semasa hidup anak kedua dari 4 bersaudara itu terkenal sangat periang dan lincah. Setiap hari, selalu ingin ikut kalau bapaknya berangkat kerja narik angkot Nitra P25.

“Feri sangat periang, kami tidak habis pikir anak itu cepat meninggal dunia”, tuturnya.

Menurut penjelasan Tinus, sopir Grand Max mengatakan ia tidak sadar menabrak korban. “Saya tidak ada merasa menabrak anak kecil, karena saya harus mengantarkan ikan mas ke Tanah Karo. Memang saya merasakan ban belakang saya seperti ada benturan bang,” sebutnya.

Pantauan di lapangan, begitu jenazah tiba di rumah duka, Sri ibu korban menangis dan pingsan. Ratusan warga langsung mengerumuni rumah duka, karena korban selama ini cepat kompak dan selalu mudah main-main dengan siapa yang dijumpainya.

“Kita dan unit laka Polres Deliserdang sudah cek TKP. Dan pelaku langsung di bawa ke Polres Deliserdang untuk di minta keteranganya,” terang Kapolsek Namorambe AKP D Ketaren. (tepu)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Targe Tembus Pasar Internasional, Beras Organik Sergai Butuh Sertifikat LSO
BISNIS - Sabtu, 24 Februari 2018 - 21:25 WIB

Targe Tembus Pasar Internasional, Beras Organik Sergai Butuh Sertifikat LSO

Beras organik merk Sri Wangi produk Kelompok Tani Fajar di Desa Pematang Setrak, Kecamatan Teluk Mengkudu, Sergai yang berhasil menembus ...
Gelar Silahturahmi Alumni Al Azhar, GNPF MUI Sumut Deklarasi Dukung Eramas
Metro 24 Jam - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:35 WIB

Gelar Silahturahmi Alumni Al Azhar, GNPF MUI Sumut Deklarasi Dukung Eramas

Tokoh dan alumni Al Azhar Mesir menggelar silaturahmi di Medan, Jumat (23/2/2018). Silaturahmi bertema Menatap Indonesia Baru Bersama Tuan Guru ...
Pagar Merbau II Geger, Cewek ABG Ditikami 7 Liang
Metro 24 Jam - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:26 WIB

Pagar Merbau II Geger, Cewek ABG Ditikami 7 Liang

Warga Desa Pagar Merbau II, Kecamatan Pagar Merbau, digegerkan dengan temuan seorang gadis berusia sekira 16 tahun yang berlumuran darah ...
Sejak Dicabuli Gurunya, Bocah Ini Tak Sekolah dan Jadi Pemurung
Siantar 24 Jam - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:08 WIB

Sejak Dicabuli Gurunya, Bocah Ini Tak Sekolah dan Jadi Pemurung

Pasca mengalami pelecehan seksual secara berulang dari terduga pelaku, HP (50), oknum wali kelasnya, bocah perempuan, NS, (10) yang masih ...
Sihar Sitorus: Budayakan Literasi untuk Mendapatkan Kebenaraan Informasi
Metro 24 Jam - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:03 WIB

Sihar Sitorus: Budayakan Literasi untuk Mendapatkan Kebenaraan Informasi

Penyebaran informasi yang semakin masif dan canggih, membuat masyarakat dengan mudah mengaksesnya. Hal ini juga menjadi peluang bagi penyebar berita ...
Perumahan Alam Asri, Dibangun di Kawasan Hunian Sejuk
BISNIS - Sabtu, 24 Februari 2018 - 19:59 WIB

Perumahan Alam Asri, Dibangun di Kawasan Hunian Sejuk

Hunian satu ini sangat pas untuk keluarga yang ingin memiliki tempat tinggal alami dan sejuk dengan udara segar pedesaan yang ...