Kamis, 24 Agustus 2017 | 15.37 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>2 Bos Begal Didor, Penadahnya Nenek-Nenek

2 Bos Begal Didor, Penadahnya Nenek-Nenek

Rabu, 11 Januari 2017 - 09:24 WIB

IMG-8600

Genk Hamdani.ROMEO/METRO

MEDAN TIMUR, metro24jam.com – Sekian lama diburon, genk begal sadis akhirnya diringkus Polsek Medan Timur. Dua residivis yang mengotaki genk ini bahkan dilumpuhkan dengan pelor.

“Dua tersangka terpaksa ditembak,” kata Kapolsek Medan Timur Kompol Wilson Pasaribu, melalui Kanit Reskrim Iptu M Ainul Yaqin, Selasa (10/1) siang.

Proses penangkapan genk begal sadis ini berlangsung Minggu (8/1) malam. Dua yang ditembak adalah Rezky Andika dan Ilham Syahputra. Rezky sendiri merupakan kepala genk yang selama ini paling dicari. Sedangkan dua anak buahnya yang ditangkap secara terpisah adalah Ahmad Arif dan Ilham Syahputra.

Setiap beraksi, komplotan genk Rezky ini bermain lebih dari delapan orang. Termasuk empat pelaku lainnya yang masih dalam pengejaran polisi. “Sedangkan pelaku begal lainnya berinisial SN, DW, DY dan DN masih dalam pengejaran petugas (DPO),” kata kapolsek.

Sebut kapolsek, para tersangka diamankan berdasarkan laporan korban, Fitria M Margareta Sihotang, dengan bukti laporan nomor: LP/1309/XII/2016/Polrestabes Medan/Sek.Medan Timur, tanggal 27 Desember 2016 lalu.

Dari tangan para pelaku petugas menyita sejumlah barangbukti, antara lain berupa uang tunai Rp26 ribu, 4 tas sandang, puluhan plastik klip kosong, kunci letter T, iphone, sabu paket kecil dan ganja seberat 21 gram.

Sebutnya, Rezky Andika dan Ilham Syahputra terpaksa ditembak saat penyergapan. “Kita tindak tegas berupa tembakan terukur di kakinya, lantaran melakukan perlawanan saat ditangkap petugas,” kata mantan Kapolsek Patumbak ini. Wilson menjelaskan, sindikat begal ini telah beraksi di sejumlah wilayah di Kota Medan, termasuk di wilayah hukum Polsek Medan Timur.

22 KALI BERAKSI
Selama beraksi kompolotan genk pimpinan Rezky dan Ilham, kerap beraksi di wilayah hukum Polrestabes Medan. Setidaknya ada 22 lokasi yang mereka sasar. “Mereka ini sudah sering beraksi di wilayah hukum Polrestabes Medan, sudah 22 kali,” kata Wilson.

Khusus untuk wilayah hukum Polsek Medan Timur, komplotan itu beraksi di delapan lokasi. “Mereka telah beraksi sebanyak 8 kali,” jelasnya.

Tersangka Ahmad Arif dan Rezky Andika merupakan residivis dengan kasus sama. Namun, saat dilakukan penangkapan petugas menemukan 1 paket sabu, ganja 21 gram, plastik klip beserta bong. Dan baru enam bulan keluar lapas.

“Keduanya merupakan residivis atas kasus yang sama dan baru 6 bulan lalu menghirup udara segar. Jadi ketika sudah bebas, keduanya langsung kembali beraksi. Barang bukti (narkoba) tersebut milik mereka berdua, lantaran selain pemakai sekaligus pengedar,” ucap Wilson.

Dalam modusnya, sebut Wilson, para pelaku selalu mengikuti calon korbannya dan tak segan-segan melakukan pengancaman. “Kebanyakan korban dari sindikat begal ini umumnya kaum perempuan,” ujarnya.

NEK YUYA DITANGKAP
Setelah beraksi, komplotan ini menjual barang hasil jarahan dari para korbannya ke penadah. Penadahnya ada dua orang, yakni Aye Yuya (54) dan Asmala Dewi (34). Keduanya warga Jalan Suluh, Medan Tembung.


Nek Yuya. ROMEO/METRO

Terungkapnya keterlibatan kedua perempuan ini merupakan hasil pengembangan penyelidikan. Beberapa jam setelah Rezky dkk ditangkap, petugas kembali bergerak ke rumah Aye Yuya. Di sana, Aye Yuya ditangkap bersama Asmala Dewi. “Tersangka Asmala Dewi dan Aye Yuya selalu membeli barang hasil kejahatan dari para pelaku dengan harga murah,” kata Wilson.

Kepada petugas, Nek Yuya, selama ini tahu barang yang diterimanya bukan dijual, tapi digade. “Barangnya digade, bukan dijual. Tapi, dia tahu itu barang hasil kejahatan,” katanya.

Karena harga murah, setiap barang hasil kejahatan berani ia tampung dari komplotan begal sadis ini. (rom/zal)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Herowhin Laporkan Soritua Kasus UUI ITE
Siantar 24 Jam - Kamis, 24 Agustus 2017 - 15:12 WIB

Herowhin Laporkan Soritua Kasus UUI ITE

Dirut PD Pembangunan dan Aneka Usaha (PAUS), Herowhin Sinaga melaporkan Soritua Siahaan (30) ke Polres Siantar terkait postingan di dinding ...
Kisah Pembobol Mesin ATM se-Indonesia, 2 Perampok Genk Sihombing Masih Berkeliaran
Metro 24 Jam - Kamis, 24 Agustus 2017 - 15:05 WIB

Kisah Pembobol Mesin ATM se-Indonesia, 2 Perampok Genk Sihombing Masih Berkeliaran

Beraksi di hampir semua kota besar di Nusantara, plus menggondol duit lebih Rp3,6 miliar, kisah penangkapan 6 perampok mesin ATM ...
Simpan 1,9 Kilo Ganja, Vokalis Band Mahameru Diciduk, Istrinya Lagi Hamil 2 Bulan
Metro 24 Jam - Kamis, 24 Agustus 2017 - 14:58 WIB

Simpan 1,9 Kilo Ganja, Vokalis Band Mahameru Diciduk, Istrinya Lagi Hamil 2 Bulan

Alasannya terdesak biaya anak sekolah. Vokalis band, Herdiyan (35), nekat jadi pengedar ganja. Alih-alih bisa memenuhi biaya sekolah anaknya, warga ...
Terlibat Kasus Narkoba, 3 Kali Aktor Malaysia Batal Diadili
Metro 24 Jam - Kamis, 24 Agustus 2017 - 14:50 WIB

Terlibat Kasus Narkoba, 3 Kali Aktor Malaysia Batal Diadili

Aktor ternama di Malaysia, Khaeryl Benjamin Ibrahim alias Benjy (38), batal menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu ...
Bos Narkoba Hilang dari RS, Kemenkum HAM Tak Tau
Metro 24 Jam - Kamis, 24 Agustus 2017 - 14:45 WIB

Bos Narkoba Hilang dari RS, Kemenkum HAM Tak Tau

Irfan Charo (44), tahanan kasus narkoba disebut-sebut telah menghilang dari Rumah Sakit Umum (RSU) Bina Kasih Medan. Namun anehnya, hilangnya ...
Disuruh Mindahkan Beras Mau Aja, Rupanya Hasil Curian, Buruh Bongkar Muat Dikerangkeng
Metro 24 Jam - Kamis, 24 Agustus 2017 - 14:43 WIB

Disuruh Mindahkan Beras Mau Aja, Rupanya Hasil Curian, Buruh Bongkar Muat Dikerangkeng

AS alias Jaya tak berkutik saat dijemput personel Polres Langkat di kediamannya, Jalan Kampung Lalang, Kecamatan Sei Mencirim, Kecamatan Medan ...