Sabtu, 24 Februari 2018 | 21.32 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Di Wilayah Polsek Delitua, Sehari, 7 Kasus Curanmor Terjadi!

Di Wilayah Polsek Delitua, Sehari, 7 Kasus Curanmor Terjadi!

Rabu, 11 Januari 2017 - 08:34 WIB

IMG-8593

Rendi, korban. Elsa juga korban.SITEPU/DOK/METRO

DELITUA, metro24jam.com – Meski posko anti begal dan narkoba telah didirikan Polsek Delitua, namun tidak membuat nyali para pelaku kejahatan ciut. Justru pada awal 2017 ini, kasus kriminal seperti curas, curanmor dan curat (3C) malah makin meningkat.

Seperti data yang diperoleh kru koran ini, Senin (9/1) sore, rata-rata dalam sehari, setidaknya 7 korban kejahatan mendatangi Mapolsek Delitua yang terletak di Jalan Besar Delitua, guna membuat laporan pengaduan.

“Banyak kali yang membuat laporan bang, makanya kami disuruh Polisi tadi nunggu antrian. Soalnya sebelum saya membuat laporan, ada sekitar 5 orang korban telah membuat laporan. Dan kasusnya sama dengan apa yang saya alami” sebut Elsa Raditia (24), warga Gang Suka Sehat, Jalan STM, Kecamatan Medan Johor kepada wartawan, Senin (9/1) sekira jam 15.30 wib.

Menurut SPG rokok ini, ia kehilangan kereta Beat Pop warna putih BK 8362 AFZ saat disimpan di garasi rumahnya, Jumat (6/1) sekira jam 06.00 wib.

“Maling sekarang sungguh nekat bang. Saya juga tidak habis pikir. Masak kereta dalam garasi pun bisa hilang. Padahal garasi, pintu pagar rumah, dan kereta dalam posisi stang terkunci,” timpal Ilham (48), ayah Elsa yang ikut mendampingi putrinya membuat laporan.

Lain halnya dialami Rendi (18) warga pasar IX, Kecamatan Percut Seituan. Saat diwawancarai wartawan, Senin (9/1) sekira jam 17.00 wib, saat membuat laporan di Mapolsek Delitua, pemuda berperawakan tambun ini mengaku menjadi korban curanmor dengan modus ‘tabrak adik’ di Jalan Karya Wisata, Kecamatan Medan Johor atau tepatnya di depan Swalayan Diamond, Minggu (8/1) sekira jam 17.00 wib. Akibat kejadian tersebut, pemuda yang mengenakan kaca mata ini mengaku kehilangan kereta Jupiter Z warna biru BK 4084 KF serta hape merek Oppo.

Dikisahkan Rendi, sebelum kejadian, ia bersama temanmya berencana belanja di Carrefour yang terletak di Jalan Jamin Ginting, Padang Bulan Medan.

Namun ketika korban sedang berada di pintu gerbang Carrefour, seorang pria berperawakan kurus dengan membawa tas ransel berwarna coklat menghampirinya. Ketika itu, pria tersebut mengaku sedang mencari pelaku yang telah menabrak adiknya dan ciri-cirinya mirip dengan Rendi.

Jelas saja, Rendi menampik tuduhan pelaku. Pun demikian, pelaku tetap meyakini kalau Rendi lah yang telah menabrak adiknya.

Untuk membuktikan diri tak bersalah, Rendi lantas diminta untuk menemui adiknya di Jalan Karya Wisata Medan Johor. Singkatnya, dengan menggunakan kereta Rendi, pria tersebut kemudian diminta untuk bersama-sama menemui adiknya.

Sesampainya didepan swalayan Diamond di Jalan Karya Wisata, pelaku menyuruh Rendi menghentikan laju kereta. Lalu, dia meminjam kereta Rendi dengan alasan hendak menjemput temannya.

“Aku disuruh berhenti di depan swalayan. Selanjutnya pelaku meminjam keretaku dengan alasan untuk menemui temannya. Dan sebelum pergi, pelaku menintipkan tas ransel miliknya,” tutur Rendi.

Namun begitu kereta dibawa, pelaku pun tak kembali lagi. Sebelum pergi, pelaku sempat berpesan agar isi tas ranselnya jangan ada yang hilang. Pelaku beralasan tas tersebut berisi surat-surat berharga yang merupakan sebagian napas hidupnya. “Tapi setelah aku periksa, isi tasnya hanya pakaian kotor,” kesal Rendi.(tepu)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Targe Tembus Pasar Internasional, Beras Organik Sergai Butuh Sertifikat LSO
BISNIS - Sabtu, 24 Februari 2018 - 21:25 WIB

Targe Tembus Pasar Internasional, Beras Organik Sergai Butuh Sertifikat LSO

Beras organik merk Sri Wangi produk Kelompok Tani Fajar di Desa Pematang Setrak, Kecamatan Teluk Mengkudu, Sergai yang berhasil menembus ...
Gelar Silahturahmi Alumni Al Azhar, GNPF MUI Sumut Deklarasi Dukung Eramas
Metro 24 Jam - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:35 WIB

Gelar Silahturahmi Alumni Al Azhar, GNPF MUI Sumut Deklarasi Dukung Eramas

Tokoh dan alumni Al Azhar Mesir menggelar silaturahmi di Medan, Jumat (23/2/2018). Silaturahmi bertema Menatap Indonesia Baru Bersama Tuan Guru ...
Pagar Merbau II Geger, Cewek ABG Ditikami 7 Liang
Metro 24 Jam - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:26 WIB

Pagar Merbau II Geger, Cewek ABG Ditikami 7 Liang

Warga Desa Pagar Merbau II, Kecamatan Pagar Merbau, digegerkan dengan temuan seorang gadis berusia sekira 16 tahun yang berlumuran darah ...
Sejak Dicabuli Gurunya, Bocah Ini Tak Sekolah dan Jadi Pemurung
Siantar 24 Jam - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:08 WIB

Sejak Dicabuli Gurunya, Bocah Ini Tak Sekolah dan Jadi Pemurung

Pasca mengalami pelecehan seksual secara berulang dari terduga pelaku, HP (50), oknum wali kelasnya, bocah perempuan, NS, (10) yang masih ...
Sihar Sitorus: Budayakan Literasi untuk Mendapatkan Kebenaraan Informasi
Metro 24 Jam - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:03 WIB

Sihar Sitorus: Budayakan Literasi untuk Mendapatkan Kebenaraan Informasi

Penyebaran informasi yang semakin masif dan canggih, membuat masyarakat dengan mudah mengaksesnya. Hal ini juga menjadi peluang bagi penyebar berita ...
Perumahan Alam Asri, Dibangun di Kawasan Hunian Sejuk
BISNIS - Sabtu, 24 Februari 2018 - 19:59 WIB

Perumahan Alam Asri, Dibangun di Kawasan Hunian Sejuk

Hunian satu ini sangat pas untuk keluarga yang ingin memiliki tempat tinggal alami dan sejuk dengan udara segar pedesaan yang ...