Sabtu, 24 Februari 2018 | 21.30 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Kadisdik Batubara ‘Kasihani’ Oknum Guru Cabul

Kadisdik Batubara ‘Kasihani’ Oknum Guru Cabul

Rabu, 11 Januari 2017 - 09:22 WIB

IMG-8588

Kadis Pendidikan Batubara Drs Darwis Msi.DANI/METRO

BATUBARA, metro24jam.com – Proses hukum belum menyentuhnya namun sanksi dinas membuat oknum pendidik berstatus PNS berinisial RA SPd mau tidak mau harus pindah. Dia dipindahtugaskan dari SDN 014729 Lubuk Besar ke SDN 010207 Perkebunan Kwala Gunung.

Masalahnya, RA SPd diduga mencabuli siswinya panggil saja Cin (11) warga Dusun IV Desa Lubuk Besar, Kec Lima Puluh pada 10 Desember 2016 lalu di dalam kamar mandi sekolah tempatnya bertugas.

Kepala Dinas Pendidikan Kab Batubara Drs Darwis MSi kepada wartawan, Selasa (10/1) melalui telepon membenarkan.

“Benar, RA SPd sudah dipindahkan ke SDN Perkebunan Kwala Gunung didasari surat pemindahan yang diterbitkan kemarin (Senin, 9/1)”, jawab Kadis.

Sebelumnya, Darwis menyayangkan perbuatan oknum abdi negara itu dan akan memindah tugaskan RA ke lain daerah sebab menurut dia, tindakan itu sudah meresahkan warga serta merusak citra pendidikan di Batubara.

Ditanya upaya hukum darinya, Darwis hanya akan melakukan mediasi dengan menurunkan KPAID. “Kasian juga, dia baru lulus PNS, mungkin dia khilaf,” sebutnya.

Terkait kronologi perkara ‘arus bawah’ di dalam kamar mandi sekolah yang diduga kuat dilakukan RA, Kadis yang saat itu didampingi ketua tim pemenangannya tak menampik bahwa perbuatan RA disengaja. “Memang iya”, akunya singkat.

Keterangan yang dihimpun dari dua pejabat Disdik soal pemindahan RA,S,Pd tampak berseberangan. Ka UPT Disdik Lima Puluh Pasti Sinuraya,S,Pd dikonfirmasi wartawan melalui telepon, Selasa (10/1) justru membantah pemindahan RA.

“Memang RA SPd mengaku perbuatannya tapi kalau pemindahan, itu tidak betul”, bantahnya.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Desa Lubuk Besar Sutiono, dikonfirmasi wartawan , dikantornya, Senin (19/12) membenarkan kejadian itu.

“Berdasarkan pengakuan Anto, putrinya menjadi korban pelecehan seksual RA. Namun karena tidak ingin masalah itu mencuat maka kedua belah pihak sudah bermusyawarah secara kekeluargaan yang turut dihadiri Kepala Sekolah. RA telah mengakui perbuatannya dan meminta maaf kepada keluarga Cin.

Dalam pertemuan itu terungkap uang perdamaian senilai Rp 40 juta. Memang uangnya belum diserahkan tapi secara lisan RA sudah menyetujui”, terang Kades.

Senada diakui Kasek terkait, Ismaini, SPd. “Ya, memang sudah ada pertemuan dan sepertinya ditemui kesepakatan. Kami berharap masalah ini tidak mencuat kepermukaan apalagi sampai ke pihak hukum”, sebut Kasek.

Pegang Payudara

RA dikonfirmasi Wartawan melalui telepon mengakui ‘mengenggam’ payudara siswinya itu. “Punya Cin sering dipegang teman-teman lelakinya sampai dia menangis, makanya dia kutanya. Cuma kami berdua di ruang kelas. Dia kutanya ‘sudah besar punya kamu’ dan disaat itulah punya Cin sebelah kiri ku pegang. Cuma sekali”, aku RA.

RA membantah isu membuka rok Cin. “Ngak benar, cuma ku pegang dada kirinya,” akunya lagi.

Terkait perdamaian sebesar Rp 40 juta, RA mengaku terpaksa. “Saat itu aku nggak bisa berkeras karena aku sendirian.

Jumlah itu kuiyakan saja, tapi berat dapat kupenuhi. Uang dari mana,” jawab RA seraya mengatakan siap mengikuti proses bila masalah itu berlanjut.

Belakangan, Kades mengaku kedua belah pihak sudah berdamai namun dia belum menandatangani surat perdamaian yang mencantumkan namanya sebagai saksi sebab item perdamaian belum ia ketahui.

Tim KPAI Kab Batubara dipimpin ketuanya Drs Ebson Pasaribu sudah turun memintai keterangan namun hingga kini belum terlihat langkah-langkah selanjutnya. Dan, sampai saat ini proses hukum dalam kasus itu belum terlihat. (dan)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Targe Tembus Pasar Internasional, Beras Organik Sergai Butuh Sertifikat LSO
BISNIS - Sabtu, 24 Februari 2018 - 21:25 WIB

Targe Tembus Pasar Internasional, Beras Organik Sergai Butuh Sertifikat LSO

Beras organik merk Sri Wangi produk Kelompok Tani Fajar di Desa Pematang Setrak, Kecamatan Teluk Mengkudu, Sergai yang berhasil menembus ...
Gelar Silahturahmi Alumni Al Azhar, GNPF MUI Sumut Deklarasi Dukung Eramas
Metro 24 Jam - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:35 WIB

Gelar Silahturahmi Alumni Al Azhar, GNPF MUI Sumut Deklarasi Dukung Eramas

Tokoh dan alumni Al Azhar Mesir menggelar silaturahmi di Medan, Jumat (23/2/2018). Silaturahmi bertema Menatap Indonesia Baru Bersama Tuan Guru ...
Pagar Merbau II Geger, Cewek ABG Ditikami 7 Liang
Metro 24 Jam - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:26 WIB

Pagar Merbau II Geger, Cewek ABG Ditikami 7 Liang

Warga Desa Pagar Merbau II, Kecamatan Pagar Merbau, digegerkan dengan temuan seorang gadis berusia sekira 16 tahun yang berlumuran darah ...
Sejak Dicabuli Gurunya, Bocah Ini Tak Sekolah dan Jadi Pemurung
Siantar 24 Jam - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:08 WIB

Sejak Dicabuli Gurunya, Bocah Ini Tak Sekolah dan Jadi Pemurung

Pasca mengalami pelecehan seksual secara berulang dari terduga pelaku, HP (50), oknum wali kelasnya, bocah perempuan, NS, (10) yang masih ...
Sihar Sitorus: Budayakan Literasi untuk Mendapatkan Kebenaraan Informasi
Metro 24 Jam - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:03 WIB

Sihar Sitorus: Budayakan Literasi untuk Mendapatkan Kebenaraan Informasi

Penyebaran informasi yang semakin masif dan canggih, membuat masyarakat dengan mudah mengaksesnya. Hal ini juga menjadi peluang bagi penyebar berita ...
Perumahan Alam Asri, Dibangun di Kawasan Hunian Sejuk
BISNIS - Sabtu, 24 Februari 2018 - 19:59 WIB

Perumahan Alam Asri, Dibangun di Kawasan Hunian Sejuk

Hunian satu ini sangat pas untuk keluarga yang ingin memiliki tempat tinggal alami dan sejuk dengan udara segar pedesaan yang ...