Kamis, 25 Mei 2017 | 08.08 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Kadisdik Batubara ‘Kasihani’ Oknum Guru Cabul

Kadisdik Batubara ‘Kasihani’ Oknum Guru Cabul

Rabu, 11 Januari 2017 - 09:22 WIB

IMG-8588

Kadis Pendidikan Batubara Drs Darwis Msi.DANI/METRO

BATUBARA, metro24jam.com – Proses hukum belum menyentuhnya namun sanksi dinas membuat oknum pendidik berstatus PNS berinisial RA SPd mau tidak mau harus pindah. Dia dipindahtugaskan dari SDN 014729 Lubuk Besar ke SDN 010207 Perkebunan Kwala Gunung.

Masalahnya, RA SPd diduga mencabuli siswinya panggil saja Cin (11) warga Dusun IV Desa Lubuk Besar, Kec Lima Puluh pada 10 Desember 2016 lalu di dalam kamar mandi sekolah tempatnya bertugas.

Kepala Dinas Pendidikan Kab Batubara Drs Darwis MSi kepada wartawan, Selasa (10/1) melalui telepon membenarkan.

“Benar, RA SPd sudah dipindahkan ke SDN Perkebunan Kwala Gunung didasari surat pemindahan yang diterbitkan kemarin (Senin, 9/1)”, jawab Kadis.

Sebelumnya, Darwis menyayangkan perbuatan oknum abdi negara itu dan akan memindah tugaskan RA ke lain daerah sebab menurut dia, tindakan itu sudah meresahkan warga serta merusak citra pendidikan di Batubara.

Ditanya upaya hukum darinya, Darwis hanya akan melakukan mediasi dengan menurunkan KPAID. “Kasian juga, dia baru lulus PNS, mungkin dia khilaf,” sebutnya.

Terkait kronologi perkara ‘arus bawah’ di dalam kamar mandi sekolah yang diduga kuat dilakukan RA, Kadis yang saat itu didampingi ketua tim pemenangannya tak menampik bahwa perbuatan RA disengaja. “Memang iya”, akunya singkat.

Keterangan yang dihimpun dari dua pejabat Disdik soal pemindahan RA,S,Pd tampak berseberangan. Ka UPT Disdik Lima Puluh Pasti Sinuraya,S,Pd dikonfirmasi wartawan melalui telepon, Selasa (10/1) justru membantah pemindahan RA.

“Memang RA SPd mengaku perbuatannya tapi kalau pemindahan, itu tidak betul”, bantahnya.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Desa Lubuk Besar Sutiono, dikonfirmasi wartawan , dikantornya, Senin (19/12) membenarkan kejadian itu.

“Berdasarkan pengakuan Anto, putrinya menjadi korban pelecehan seksual RA. Namun karena tidak ingin masalah itu mencuat maka kedua belah pihak sudah bermusyawarah secara kekeluargaan yang turut dihadiri Kepala Sekolah. RA telah mengakui perbuatannya dan meminta maaf kepada keluarga Cin.

Dalam pertemuan itu terungkap uang perdamaian senilai Rp 40 juta. Memang uangnya belum diserahkan tapi secara lisan RA sudah menyetujui”, terang Kades.

Senada diakui Kasek terkait, Ismaini, SPd. “Ya, memang sudah ada pertemuan dan sepertinya ditemui kesepakatan. Kami berharap masalah ini tidak mencuat kepermukaan apalagi sampai ke pihak hukum”, sebut Kasek.

Pegang Payudara

RA dikonfirmasi Wartawan melalui telepon mengakui ‘mengenggam’ payudara siswinya itu. “Punya Cin sering dipegang teman-teman lelakinya sampai dia menangis, makanya dia kutanya. Cuma kami berdua di ruang kelas. Dia kutanya ‘sudah besar punya kamu’ dan disaat itulah punya Cin sebelah kiri ku pegang. Cuma sekali”, aku RA.

RA membantah isu membuka rok Cin. “Ngak benar, cuma ku pegang dada kirinya,” akunya lagi.

Terkait perdamaian sebesar Rp 40 juta, RA mengaku terpaksa. “Saat itu aku nggak bisa berkeras karena aku sendirian.

Jumlah itu kuiyakan saja, tapi berat dapat kupenuhi. Uang dari mana,” jawab RA seraya mengatakan siap mengikuti proses bila masalah itu berlanjut.

Belakangan, Kades mengaku kedua belah pihak sudah berdamai namun dia belum menandatangani surat perdamaian yang mencantumkan namanya sebagai saksi sebab item perdamaian belum ia ketahui.

Tim KPAI Kab Batubara dipimpin ketuanya Drs Ebson Pasaribu sudah turun memintai keterangan namun hingga kini belum terlihat langkah-langkah selanjutnya. Dan, sampai saat ini proses hukum dalam kasus itu belum terlihat. (dan)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Young Debater, Ray Vivaldy Panjaitan: Pengen Jadi Dubes untuk Prancis
Global Medan - Rabu, 24 Mei 2017 - 23:42 WIB
ANAK MEDAN

Young Debater, Ray Vivaldy Panjaitan: Pengen Jadi Dubes untuk Prancis

Kemampuannya dalam berbahasa asing menghantarkannya meraih gelar juara dalam beberapa lomba debat Bahasa Inggris. Ray Vivaldy Panjaitan, mahasiswa semester 2, ...
Dump Truk, Avanza, Supra, Astrea, Scoppy Tabrakan, Dua Opname
Metro 24 Jam - Rabu, 24 Mei 2017 - 23:04 WIB

Dump Truk, Avanza, Supra, Astrea, Scoppy Tabrakan, Dua Opname

Kecelakaan beruntun terjadi di Simpang Kebun Sayur Desa Sekip Kecamatan Lubukpakam, Senin (22/5) jam 20.30 wib. Dua orang mengalami luka-lua ...
Pipa Tirtanadi Pecah Jalan Selambo Kebanjiran, Jumirin : Masih Diselidiki
Metro 24 Jam - Rabu, 24 Mei 2017 - 23:01 WIB

Pipa Tirtanadi Pecah Jalan Selambo Kebanjiran, Jumirin : Masih Diselidiki

Warga sekitar Jalan Panglima Denai dan Jalan Selambo Amplas, dikejutkan meluapnya air secara tiba-tiba ke badan jalan, sehingga sempat mengganggu ...
Pungli Berkedok Sumbangan, Kasubbag Umum  Berondok Di Lantai 2
Metro 24 Jam - Rabu, 24 Mei 2017 - 22:59 WIB

Pungli Berkedok Sumbangan, Kasubbag Umum Berondok Di Lantai 2

Ocehan salah seorang pegawai Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provsu terkait pungutan liar (pungli) di ruangan Bendahara Sekretariat dinas, ...
Doorrr…! Peluru Nyasar  Tembus Punggung Beni
Metro 24 Jam - Rabu, 24 Mei 2017 - 22:59 WIB

Doorrr…! Peluru Nyasar Tembus Punggung Beni

Doorr...! Sedang menonton TV, Beni (55) warga Jalan Pisang Gang Hikmah, Percut Seituan, langsung tumbang. Pasalnya, pria setengah abad ini ...
Pungli Parkir Berserak, Polisi Dimana?
Metro 24 Jam - Rabu, 24 Mei 2017 - 22:58 WIB

Pungli Parkir Berserak, Polisi Dimana?

Masyarakat Kota Medan belakangan ini resah lantaran banyaknya pungutan liar (pungli) dengan modus parkir. Bagaimana tidak, hampir di setiap jalan ...