Senin, 24 April 2017 | 00.45 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Kadisdik Batubara ‘Kasihani’ Oknum Guru Cabul

Kadisdik Batubara ‘Kasihani’ Oknum Guru Cabul

Rabu, 11 Januari 2017 - 09:22 WIB

IMG-8588

Kadis Pendidikan Batubara Drs Darwis Msi.DANI/METRO

BATUBARA, metro24jam.com – Proses hukum belum menyentuhnya namun sanksi dinas membuat oknum pendidik berstatus PNS berinisial RA SPd mau tidak mau harus pindah. Dia dipindahtugaskan dari SDN 014729 Lubuk Besar ke SDN 010207 Perkebunan Kwala Gunung.

Masalahnya, RA SPd diduga mencabuli siswinya panggil saja Cin (11) warga Dusun IV Desa Lubuk Besar, Kec Lima Puluh pada 10 Desember 2016 lalu di dalam kamar mandi sekolah tempatnya bertugas.

Kepala Dinas Pendidikan Kab Batubara Drs Darwis MSi kepada wartawan, Selasa (10/1) melalui telepon membenarkan.

“Benar, RA SPd sudah dipindahkan ke SDN Perkebunan Kwala Gunung didasari surat pemindahan yang diterbitkan kemarin (Senin, 9/1)”, jawab Kadis.

Sebelumnya, Darwis menyayangkan perbuatan oknum abdi negara itu dan akan memindah tugaskan RA ke lain daerah sebab menurut dia, tindakan itu sudah meresahkan warga serta merusak citra pendidikan di Batubara.

Ditanya upaya hukum darinya, Darwis hanya akan melakukan mediasi dengan menurunkan KPAID. “Kasian juga, dia baru lulus PNS, mungkin dia khilaf,” sebutnya.

Terkait kronologi perkara ‘arus bawah’ di dalam kamar mandi sekolah yang diduga kuat dilakukan RA, Kadis yang saat itu didampingi ketua tim pemenangannya tak menampik bahwa perbuatan RA disengaja. “Memang iya”, akunya singkat.

Keterangan yang dihimpun dari dua pejabat Disdik soal pemindahan RA,S,Pd tampak berseberangan. Ka UPT Disdik Lima Puluh Pasti Sinuraya,S,Pd dikonfirmasi wartawan melalui telepon, Selasa (10/1) justru membantah pemindahan RA.

“Memang RA SPd mengaku perbuatannya tapi kalau pemindahan, itu tidak betul”, bantahnya.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Desa Lubuk Besar Sutiono, dikonfirmasi wartawan , dikantornya, Senin (19/12) membenarkan kejadian itu.

“Berdasarkan pengakuan Anto, putrinya menjadi korban pelecehan seksual RA. Namun karena tidak ingin masalah itu mencuat maka kedua belah pihak sudah bermusyawarah secara kekeluargaan yang turut dihadiri Kepala Sekolah. RA telah mengakui perbuatannya dan meminta maaf kepada keluarga Cin.

Dalam pertemuan itu terungkap uang perdamaian senilai Rp 40 juta. Memang uangnya belum diserahkan tapi secara lisan RA sudah menyetujui”, terang Kades.

Senada diakui Kasek terkait, Ismaini, SPd. “Ya, memang sudah ada pertemuan dan sepertinya ditemui kesepakatan. Kami berharap masalah ini tidak mencuat kepermukaan apalagi sampai ke pihak hukum”, sebut Kasek.

Pegang Payudara

RA dikonfirmasi Wartawan melalui telepon mengakui ‘mengenggam’ payudara siswinya itu. “Punya Cin sering dipegang teman-teman lelakinya sampai dia menangis, makanya dia kutanya. Cuma kami berdua di ruang kelas. Dia kutanya ‘sudah besar punya kamu’ dan disaat itulah punya Cin sebelah kiri ku pegang. Cuma sekali”, aku RA.

RA membantah isu membuka rok Cin. “Ngak benar, cuma ku pegang dada kirinya,” akunya lagi.

Terkait perdamaian sebesar Rp 40 juta, RA mengaku terpaksa. “Saat itu aku nggak bisa berkeras karena aku sendirian.

Jumlah itu kuiyakan saja, tapi berat dapat kupenuhi. Uang dari mana,” jawab RA seraya mengatakan siap mengikuti proses bila masalah itu berlanjut.

Belakangan, Kades mengaku kedua belah pihak sudah berdamai namun dia belum menandatangani surat perdamaian yang mencantumkan namanya sebagai saksi sebab item perdamaian belum ia ketahui.

Tim KPAI Kab Batubara dipimpin ketuanya Drs Ebson Pasaribu sudah turun memintai keterangan namun hingga kini belum terlihat langkah-langkah selanjutnya. Dan, sampai saat ini proses hukum dalam kasus itu belum terlihat. (dan)


KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Peringatan Hari Bumi, Korporasi Penyumbang Kerusakan Alam Paling Tinggi
Metro 24 Jam - Minggu, 23 April 2017 - 22:59 WIB

Peringatan Hari Bumi, Korporasi Penyumbang Kerusakan Alam Paling Tinggi

Hari bumi adalah hari pengamatan tentang bumi yang dicanangkan setiap tahun tanggal 22 April dan diperingati secara internasional. Hari Bumi ...
Diculik Lagi Tidur, ABG 13 Tahun Trauma Berat, Polisi Buru Pemerkosa
Metro 24 Jam - Minggu, 23 April 2017 - 22:07 WIB

Diculik Lagi Tidur, ABG 13 Tahun Trauma Berat, Polisi Buru Pemerkosa

Kondisi Mawar (13) yang menjadi korban penculikan, pemerkosaan dan penyekapan pria misterius masih mengalami trauma berat. Korban tidak mau bicara ...
Merajuk Tak Dikasih Duit Sabu, Pemuda Tuir Bakar Rumah Ibu
Metro 24 Jam - Minggu, 23 April 2017 - 22:03 WIB

Merajuk Tak Dikasih Duit Sabu, Pemuda Tuir Bakar Rumah Ibu

Anak durhaka tak tahu diri itu pantas disematkan kepada Rahmat (35) warga Jalan Perhubungan Desa Kolam, Kecamatan Percut Sei Tuan. ...
Tewas Dimassa, Jasad 2 Maling Kerbau Menghilang di Kamar Mayat
Metro 24 Jam - Minggu, 23 April 2017 - 21:45 WIB

Tewas Dimassa, Jasad 2 Maling Kerbau Menghilang di Kamar Mayat

Pihak Polres Tanah Karo masih memburu 3 pelaku pencurian ternak kerbau yang menewaskan 2 pelaku lainnya, di Desa Batumamak, Kecamatan ...
Bolos Kerja Sehari, Penjaga Tambak Ditemukan Tewas Mengapung
Metro 24 Jam - Minggu, 23 April 2017 - 21:40 WIB

Bolos Kerja Sehari, Penjaga Tambak Ditemukan Tewas Mengapung

Seorang penjaga tambak, Abdul Kadir (36) warga Gang Meriam Sei Bilah, Kecamatan Berandan, Kabupaten Langkat, ditemukan terapung di lokasi tambak ...
Saling Ejek di Medsos, Siregar Tewas Ditikam Teman Sekolah
Metro 24 Jam - Minggu, 23 April 2017 - 21:34 WIB

Saling Ejek di Medsos, Siregar Tewas Ditikam Teman Sekolah

Dua pelaku penikaman terhadap Hamzah Siregar (17), akhirnya dibekuk Sat Reskrim Polres Padangsidempuan, Jumat (21/4) jam 22.00 wib.Hamzah Siregar tewas ...