Selasa, 19 Juni 2018 | 04.07 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Terungkap! Tarigan Dibunuh 2 Supir Angkot Desa Maju, Gara-gara Korban Merepet

Terungkap! Tarigan Dibunuh 2 Supir Angkot Desa Maju, Gara-gara Korban Merepet

Selasa, 10 Januari 2017 - 10:15 WIB

IMG-8529

Herman Tarigan di temukan. AHMAD/METRO

DOLOK MASIHUL, metro24jam.com – Teka-teki tewasnya Herman Tarigan alias Bulang Tarigan (71) yang ditemukan di jalan umum Dolok Masihul-Galang, tepatnya di tikungan perkebunan PT Sarang Ginting, Desa Sarang Ginting, Kecamatan Serbajadi, Sergai, Rabu (5/1) jam 20.00 wib, terungkap.

Pembunuhnya tak lain adalah 2 sopir angkot Desa Maju jurusan Helvetia-Thamrin, dan dibantu seorang wanita kekasih salah satu sopir angkot tersebut.

Para pelaku adalah Perlindungan Manullang (36) warga Jalan Dahlia, Kelurahan Helvetia Tengah, Kecamatan Medan Helvetia, Medan dan Jonatan Sampai Tua Hutagaol (25) warga Jalan Garu 8, Medan Ampas.

Sementara Dita Lewina boru Tamba (34) warga Jalan Melari 10, Blok 10, Perumnas Helvetia, Medan, merupakan kekasih Jonatan berada di lokasi saat Bulang Tarigan dibunuh.

Pengakuan boru Tamba, Bulang Tarigan merupakan tetangganya yang memiliki angkot Desa Maju, ikut dengan sopirnya untuk menjeput keluarga boru Tamba di Siantar untuk rombongan. Kemudian mereka dengan menggunakan 2 angkot ke Siantar.

“Waktu itu kami mau mengambil rombongan keluargaku di Perluasan Siantar,” ujar boru Tamba.

Dikatakannya, saat angkot mereka menuju Medan, setibanya di Tebing angkot bulang Tarigan dikemudikan Manulang rusak sehingga ditarik angkot dikemudikan Jonatan. Sialnya tali putus sehingga angkot terguling dan bulang Tarigan terjepit.

“Kami ketakutan karena bulang terjepit sehingga kami membawanya naik angkot untuk dibawa ke Medan,” terangnya.

Ternyata saat diangkot mantan PNS di Yon Zipur tersebut terus marah akibat angkotnya terbalik saat ditarik. Merasa kesal dimarahi, Jonatan kemudian memukul kepala bulang Tarigan dengan kayu sehingga berdarah.

“Bulang itu terus marah sehingga Jonatan kesal dan memukul kepalanya dengan kayu,” bilang boru Tamba.

Boru Tamba berkilah, dirinya tidak ikut membunuh, bahkan ingin melapor ke polisi, tapi dilarang karena akan ditangkap polisi kalau melaporkan kejadian itu. “Aku gak ikut bunuh, waktu mau melapor aku malah dilarang mereka,” kilahnya.

Sedangkan Jonatan mengaku, saat itu mereka menarik angkot Bulang Tarigan mendadak tali putus kemudian angkot terbalik dan korban menderita luka.

“Kami mau membawanya pulang, tapi dia terus marah sehingga aku kesal dan memukul kepalanya dengan kayu,” paparnya.

Dikatakannya, usai korban dibunuh mereka ketakutan sehingga membuang mayat korban, kemudian mereka kabur ke Lagaboti, Simalungun.

“Kami ketakutan sehingga kabur semalam ke Lagaboti,” kilah Jonatan yang mendapat hadiah timah panas di kakinya, karena sempat melawan dan membantah membunuh Bulang Tarigan di salah satu Stasiun Angkot di Amplas.

“Aku melawan dan tidak jujur sehingga kakiku ditembak,” ujar adik oknum Polisi bertugas di Poldasu.

Sementara itu Kapolres Sergai AKBP Eko S mengatakan, tertangkapnya para tersangka berawal dari kartu identitas korban ditemukan kemudian polisi melakukan penyelidikan dan berhasil mengungkapkan para pelaku pembunuh Herman Tarigan.

“Para pelaku kita tangkap dibeberapa tempat berbeda dan sempat melawan saat akan ditangkap,” terang Kapolres. (mad)

BACA JUGA: Tewas Misterius, Herman Tarigan Dibegal atau Lakalantas?


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
KM Sinar Bangun Tenggelam, 19  Penumpang Sudah Dievakuasi, 1 Meninggal Dunia
Metro 24 Jam - Selasa, 19 Juni 2018 - 01:01 WIB

KM Sinar Bangun Tenggelam, 19 Penumpang Sudah Dievakuasi, 1 Meninggal Dunia

Koordinator Basarnas Wilayah Danau Toba, Torang Hutahaean mengatakan saat ini sudah mengkerahkan dua kapal untuk menyelamatkan korban yang masih hilang.Meski ...
Toyota Fortuner Nyebur ke Danau Toba, Sekeluarga dari Bekasi Gagal Liburan
Metro 24 Jam - Senin, 18 Juni 2018 - 22:09 WIB

Toyota Fortuner Nyebur ke Danau Toba, Sekeluarga dari Bekasi Gagal Liburan

Satu unit mobil Toyota Fortuner, B 1915 KJI, yang dikemudikan Lijon Lumbanraja (46), warga Harmoni Blok HZ 16 No 23, ...
Video: Detik-detik Penyelamatan Penumpang KM Sinar Bangun
Metro 24 Jam - Senin, 18 Juni 2018 - 21:40 WIB

Video: Detik-detik Penyelamatan Penumpang KM Sinar Bangun

Tim penyelamat gabungan masih terus melakukan pencarian penumpang yang menjadi korban dalam insiden terbaliknya KM Sinar Bangun. KM Sinar Bangun ...
KM Sinar Bangun Tenggelam, Poldasu Turunkan Tim Medis, Ini Beberapa Nama Korban Selamat
Metro 24 Jam - Senin, 18 Juni 2018 - 21:19 WIB

KM Sinar Bangun Tenggelam, Poldasu Turunkan Tim Medis, Ini Beberapa Nama Korban Selamat

Tim medis Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu), turun dengan kekuatan penuh membantu para penumpang ke lokasi tenggelamnya Kapal KM Sinar ...
Kapal KM Bangun Tenggelam, 1 Orang Meninggal Dunia
Metro 24 Jam - Senin, 18 Juni 2018 - 20:43 WIB

Kapal KM Bangun Tenggelam, 1 Orang Meninggal Dunia

Tim gabungan masih terus melakukan para penumpang Kapal Kayu KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba perbatasan Kecamatan ...
Kapal KM Bangun Terbalik di Danau Toba, Sudah 16 Penumpang Ditemukan Selamat
Metro 24 Jam - Senin, 18 Juni 2018 - 20:15 WIB

Kapal KM Bangun Terbalik di Danau Toba, Sudah 16 Penumpang Ditemukan Selamat

Tim Basarnas dibantu kepolisian, masih terus melakukan pencarian penumpang Kapal KM Sinar Bangun yang terbalik di Danau Toba. Dua jam ...