Kamis, 24 Agustus 2017 | 15.38 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Terungkap! Tarigan Dibunuh 2 Supir Angkot Desa Maju, Gara-gara Korban Merepet

Terungkap! Tarigan Dibunuh 2 Supir Angkot Desa Maju, Gara-gara Korban Merepet

Selasa, 10 Januari 2017 - 10:15 WIB

IMG-8529

Herman Tarigan di temukan. AHMAD/METRO

DOLOK MASIHUL, metro24jam.com – Teka-teki tewasnya Herman Tarigan alias Bulang Tarigan (71) yang ditemukan di jalan umum Dolok Masihul-Galang, tepatnya di tikungan perkebunan PT Sarang Ginting, Desa Sarang Ginting, Kecamatan Serbajadi, Sergai, Rabu (5/1) jam 20.00 wib, terungkap.

Pembunuhnya tak lain adalah 2 sopir angkot Desa Maju jurusan Helvetia-Thamrin, dan dibantu seorang wanita kekasih salah satu sopir angkot tersebut.

Para pelaku adalah Perlindungan Manullang (36) warga Jalan Dahlia, Kelurahan Helvetia Tengah, Kecamatan Medan Helvetia, Medan dan Jonatan Sampai Tua Hutagaol (25) warga Jalan Garu 8, Medan Ampas.

Sementara Dita Lewina boru Tamba (34) warga Jalan Melari 10, Blok 10, Perumnas Helvetia, Medan, merupakan kekasih Jonatan berada di lokasi saat Bulang Tarigan dibunuh.

Pengakuan boru Tamba, Bulang Tarigan merupakan tetangganya yang memiliki angkot Desa Maju, ikut dengan sopirnya untuk menjeput keluarga boru Tamba di Siantar untuk rombongan. Kemudian mereka dengan menggunakan 2 angkot ke Siantar.

“Waktu itu kami mau mengambil rombongan keluargaku di Perluasan Siantar,” ujar boru Tamba.

Dikatakannya, saat angkot mereka menuju Medan, setibanya di Tebing angkot bulang Tarigan dikemudikan Manulang rusak sehingga ditarik angkot dikemudikan Jonatan. Sialnya tali putus sehingga angkot terguling dan bulang Tarigan terjepit.

“Kami ketakutan karena bulang terjepit sehingga kami membawanya naik angkot untuk dibawa ke Medan,” terangnya.

Ternyata saat diangkot mantan PNS di Yon Zipur tersebut terus marah akibat angkotnya terbalik saat ditarik. Merasa kesal dimarahi, Jonatan kemudian memukul kepala bulang Tarigan dengan kayu sehingga berdarah.

“Bulang itu terus marah sehingga Jonatan kesal dan memukul kepalanya dengan kayu,” bilang boru Tamba.

Boru Tamba berkilah, dirinya tidak ikut membunuh, bahkan ingin melapor ke polisi, tapi dilarang karena akan ditangkap polisi kalau melaporkan kejadian itu. “Aku gak ikut bunuh, waktu mau melapor aku malah dilarang mereka,” kilahnya.

Sedangkan Jonatan mengaku, saat itu mereka menarik angkot Bulang Tarigan mendadak tali putus kemudian angkot terbalik dan korban menderita luka.

“Kami mau membawanya pulang, tapi dia terus marah sehingga aku kesal dan memukul kepalanya dengan kayu,” paparnya.

Dikatakannya, usai korban dibunuh mereka ketakutan sehingga membuang mayat korban, kemudian mereka kabur ke Lagaboti, Simalungun.

“Kami ketakutan sehingga kabur semalam ke Lagaboti,” kilah Jonatan yang mendapat hadiah timah panas di kakinya, karena sempat melawan dan membantah membunuh Bulang Tarigan di salah satu Stasiun Angkot di Amplas.

“Aku melawan dan tidak jujur sehingga kakiku ditembak,” ujar adik oknum Polisi bertugas di Poldasu.

Sementara itu Kapolres Sergai AKBP Eko S mengatakan, tertangkapnya para tersangka berawal dari kartu identitas korban ditemukan kemudian polisi melakukan penyelidikan dan berhasil mengungkapkan para pelaku pembunuh Herman Tarigan.

“Para pelaku kita tangkap dibeberapa tempat berbeda dan sempat melawan saat akan ditangkap,” terang Kapolres. (mad)

BACA JUGA: Tewas Misterius, Herman Tarigan Dibegal atau Lakalantas?


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Herowhin Laporkan Soritua Kasus UUI ITE
Siantar 24 Jam - Kamis, 24 Agustus 2017 - 15:12 WIB

Herowhin Laporkan Soritua Kasus UUI ITE

Dirut PD Pembangunan dan Aneka Usaha (PAUS), Herowhin Sinaga melaporkan Soritua Siahaan (30) ke Polres Siantar terkait postingan di dinding ...
Kisah Pembobol Mesin ATM se-Indonesia, 2 Perampok Genk Sihombing Masih Berkeliaran
Metro 24 Jam - Kamis, 24 Agustus 2017 - 15:05 WIB

Kisah Pembobol Mesin ATM se-Indonesia, 2 Perampok Genk Sihombing Masih Berkeliaran

Beraksi di hampir semua kota besar di Nusantara, plus menggondol duit lebih Rp3,6 miliar, kisah penangkapan 6 perampok mesin ATM ...
Simpan 1,9 Kilo Ganja, Vokalis Band Mahameru Diciduk, Istrinya Lagi Hamil 2 Bulan
Metro 24 Jam - Kamis, 24 Agustus 2017 - 14:58 WIB

Simpan 1,9 Kilo Ganja, Vokalis Band Mahameru Diciduk, Istrinya Lagi Hamil 2 Bulan

Alasannya terdesak biaya anak sekolah. Vokalis band, Herdiyan (35), nekat jadi pengedar ganja. Alih-alih bisa memenuhi biaya sekolah anaknya, warga ...
Terlibat Kasus Narkoba, 3 Kali Aktor Malaysia Batal Diadili
Metro 24 Jam - Kamis, 24 Agustus 2017 - 14:50 WIB

Terlibat Kasus Narkoba, 3 Kali Aktor Malaysia Batal Diadili

Aktor ternama di Malaysia, Khaeryl Benjamin Ibrahim alias Benjy (38), batal menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu ...
Bos Narkoba Hilang dari RS, Kemenkum HAM Tak Tau
Metro 24 Jam - Kamis, 24 Agustus 2017 - 14:45 WIB

Bos Narkoba Hilang dari RS, Kemenkum HAM Tak Tau

Irfan Charo (44), tahanan kasus narkoba disebut-sebut telah menghilang dari Rumah Sakit Umum (RSU) Bina Kasih Medan. Namun anehnya, hilangnya ...
Disuruh Mindahkan Beras Mau Aja, Rupanya Hasil Curian, Buruh Bongkar Muat Dikerangkeng
Metro 24 Jam - Kamis, 24 Agustus 2017 - 14:43 WIB

Disuruh Mindahkan Beras Mau Aja, Rupanya Hasil Curian, Buruh Bongkar Muat Dikerangkeng

AS alias Jaya tak berkutik saat dijemput personel Polres Langkat di kediamannya, Jalan Kampung Lalang, Kecamatan Sei Mencirim, Kecamatan Medan ...