Kamis, 25 Mei 2017 | 08.04 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Rampok Korban Pakai Cewek Seksi Trio Surbakti Diringkus

Rampok Korban Pakai Cewek Seksi Trio Surbakti Diringkus

Sabtu, 7 Januari 2017 - 07:55 WIB

IMG-8050

Trio Surbakti dan Maudy. PUTRA/METRO

SUNGGAL, metro24jam.com – Pasca penyekapan terhadap Reza Indra Faisal (25) lewat drama jebakan melalui cewek seksi, 4 dari 8 pelakunya berhasil ditangkap petugas Polsek Sunggal, Jumat (6/1).

Reza yang tinggal di Jalan Kapten Muslim Gang Sidomulio, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Medan Helvetia dijebak Maudy Viia Surbakti, yang dikenalnya lewat facebook, Selasa (3/1) lalu, di Jalan Sei Mencirim, Pasar IV/Jalan Garuda, Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Deli Serdang.

Pelaku Arya Santana (16) warga Jalan Kelambir V Gang Palapa, Tanjung Gusta, merupakan kekasih dari Maudy Viia Surbakti, terlebih dahulu ditangkap pada Kamis (5/1). Setelah melakukan pengembangan, petugas Polsek Sunggal kembali mengamankan 3 pelaku lain, Jumat (6/1).

Ketiga tersangka tersebut yakni Oktaviana br Surbakti (16) yang merupakan pemilik akun Maudy Viia Surbakti, Jodi Surbakti (18), dan Dandi Rianda Surbakti (16) warga Jalan Medan-Binjai Km 15,5 simpang Diski Pasar IV.

Sementara 4 orang pelaku lainnya, Niko (19), Jaya Kembaren (20), Aldi (15) dan Ino Cintya br Surbakti (20) masih dalam pengejaran petugas.

Informasi yang dihimpun, kejadian tersebut berawal ketika Reza Indra Faisal (25) warga Jalan Kapten Muslim, Gang Sidomulio Medan Helvetia ini janjian ketemuan dengan Oktaviana br Surbakti (tersangka) yang baru seminggu dikenalnya melalui Facebook.

Setelah menyepakati tempat pertemuan, akhirnya korban pun berangkat. Setibanya di lokasi, tersangka mengajak korban untuk ke rumahnya. Seperti lembu yang dicolok hidungnya, korban pun menuruti permintaan tersangka.

Setibanya di rumah tersangka, kedua insan berbeda jenis kelamin ini pun mengobrol. Lagi asyik ngobrol, tiba-tiba rekan tersangka, Niko (DPO) datang membawa sebilah parang menghampiri keduanya sembari memarahi korban. “Sudah kau apain adikku ini?” hardiknya.

Belum sempat menjawab dan melontarkan perkataan, tiba-tiba Niko (DPO) langsung menghajar korban hingga babak belur.

Kemudian abang tersangka, Jodi Surbakti membawa korban masuk ke rumah. Lalu, bersama adiknya, Dandi Surbakti, mengambil uang korban Rp 250 ribu yang tersimpan di dalam dompet.

Tak sampai disitu saja, mereka juga mengambil kartu ATM korban dan menguras isinya sebanyak Rp 800 ribu. Ironisnya, Oktaviana br Surbakti (tersangka) mengambil hape Sony Xperia C3 milik korban. Puas melucuti harta korban, kemudian para tersangka menyuruh korban untuk segera pergi.

“Selain mengambil uang Rp 250 ribu dari saku korban, Jodi Surbakti juga mengambil uang Rp 300 ribu dari ATM korban.

Selanjutnya Ino Cintya br Surbakti alias Bage (DPO) yang merupakan kakak Oktaviana br Surbakti juga mengambil uang Rp 500 ribu dari ATM korban” terang Kapolsek Sunggal Kompol Daniel Marunduri.

Tak terima dengan hal yang sudah terjadi padanya, korban pun melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sunggal.

Petugas yang mendapat laporan itu, bersama dengan korban, turun ke lokasi untuk menangkap para pelaku.

Untuk memancing para tersangka keluar, korban pun menghubungi Oktaviana br Surbakti dan mengatakan kepadanya jika ia mau menukarkan hape miliknya yang disita tersangka dengan uang Rp 1 juta.

Setelah bujuk rayu, akhirnya tersangka pun menyetujuinya dan berjanji akan menemui korban di Lottemart yang berada di Jalan Gatot Subroto.

Setibanya di lokasi, ternyata bukan tersangka yang mendatangi korban, melainkan Arya Santana, yakni pacar Oktaviana br Surbakti. Ketika korban meminta hapenya, ternyata hape tersebut masih ada pada tersangka. Untuk pengembangan lebih lanjut, ia pun terpaksa diciduk petugas.

Kapolsek Sunggal, Kompol Daniel Marunduri ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan sampai saat ini pihaknya masih mengejar para tersangka lainnya.

“Kita sudah menangkap 4 tersangka, dan 4 orang lagi masih dalam pengejaran petugas. Sementara barang bukti yang berhasil kita amankan uang Rp700 ribu dan hape merek Oppo milik Oktavia br Surbakti” pungkasnya. (put)

BACA JUGA:
Dijebak Cewek Seksi, ABG Disekap 4 Jam, HP, Duit dan ATM Dirampas


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Young Debater, Ray Vivaldy Panjaitan: Pengen Jadi Dubes untuk Prancis
Global Medan - Rabu, 24 Mei 2017 - 23:42 WIB
ANAK MEDAN

Young Debater, Ray Vivaldy Panjaitan: Pengen Jadi Dubes untuk Prancis

Kemampuannya dalam berbahasa asing menghantarkannya meraih gelar juara dalam beberapa lomba debat Bahasa Inggris. Ray Vivaldy Panjaitan, mahasiswa semester 2, ...
Dump Truk, Avanza, Supra, Astrea, Scoppy Tabrakan, Dua Opname
Metro 24 Jam - Rabu, 24 Mei 2017 - 23:04 WIB

Dump Truk, Avanza, Supra, Astrea, Scoppy Tabrakan, Dua Opname

Kecelakaan beruntun terjadi di Simpang Kebun Sayur Desa Sekip Kecamatan Lubukpakam, Senin (22/5) jam 20.30 wib. Dua orang mengalami luka-lua ...
Pipa Tirtanadi Pecah Jalan Selambo Kebanjiran, Jumirin : Masih Diselidiki
Metro 24 Jam - Rabu, 24 Mei 2017 - 23:01 WIB

Pipa Tirtanadi Pecah Jalan Selambo Kebanjiran, Jumirin : Masih Diselidiki

Warga sekitar Jalan Panglima Denai dan Jalan Selambo Amplas, dikejutkan meluapnya air secara tiba-tiba ke badan jalan, sehingga sempat mengganggu ...
Pungli Berkedok Sumbangan, Kasubbag Umum  Berondok Di Lantai 2
Metro 24 Jam - Rabu, 24 Mei 2017 - 22:59 WIB

Pungli Berkedok Sumbangan, Kasubbag Umum Berondok Di Lantai 2

Ocehan salah seorang pegawai Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provsu terkait pungutan liar (pungli) di ruangan Bendahara Sekretariat dinas, ...
Doorrr…! Peluru Nyasar  Tembus Punggung Beni
Metro 24 Jam - Rabu, 24 Mei 2017 - 22:59 WIB

Doorrr…! Peluru Nyasar Tembus Punggung Beni

Doorr...! Sedang menonton TV, Beni (55) warga Jalan Pisang Gang Hikmah, Percut Seituan, langsung tumbang. Pasalnya, pria setengah abad ini ...
Pungli Parkir Berserak, Polisi Dimana?
Metro 24 Jam - Rabu, 24 Mei 2017 - 22:58 WIB

Pungli Parkir Berserak, Polisi Dimana?

Masyarakat Kota Medan belakangan ini resah lantaran banyaknya pungutan liar (pungli) dengan modus parkir. Bagaimana tidak, hampir di setiap jalan ...