Jumat, 27 April 2018 | 09.56 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Rampok Korban Pakai Cewek Seksi Trio Surbakti Diringkus

Rampok Korban Pakai Cewek Seksi Trio Surbakti Diringkus

Sabtu, 7 Januari 2017 - 07:55 WIB

IMG-8050

Trio Surbakti dan Maudy. PUTRA/METRO

SUNGGAL, metro24jam.com – Pasca penyekapan terhadap Reza Indra Faisal (25) lewat drama jebakan melalui cewek seksi, 4 dari 8 pelakunya berhasil ditangkap petugas Polsek Sunggal, Jumat (6/1).

Reza yang tinggal di Jalan Kapten Muslim Gang Sidomulio, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Medan Helvetia dijebak Maudy Viia Surbakti, yang dikenalnya lewat facebook, Selasa (3/1) lalu, di Jalan Sei Mencirim, Pasar IV/Jalan Garuda, Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Deli Serdang.

Pelaku Arya Santana (16) warga Jalan Kelambir V Gang Palapa, Tanjung Gusta, merupakan kekasih dari Maudy Viia Surbakti, terlebih dahulu ditangkap pada Kamis (5/1). Setelah melakukan pengembangan, petugas Polsek Sunggal kembali mengamankan 3 pelaku lain, Jumat (6/1).

Ketiga tersangka tersebut yakni Oktaviana br Surbakti (16) yang merupakan pemilik akun Maudy Viia Surbakti, Jodi Surbakti (18), dan Dandi Rianda Surbakti (16) warga Jalan Medan-Binjai Km 15,5 simpang Diski Pasar IV.

Sementara 4 orang pelaku lainnya, Niko (19), Jaya Kembaren (20), Aldi (15) dan Ino Cintya br Surbakti (20) masih dalam pengejaran petugas.

Informasi yang dihimpun, kejadian tersebut berawal ketika Reza Indra Faisal (25) warga Jalan Kapten Muslim, Gang Sidomulio Medan Helvetia ini janjian ketemuan dengan Oktaviana br Surbakti (tersangka) yang baru seminggu dikenalnya melalui Facebook.

Setelah menyepakati tempat pertemuan, akhirnya korban pun berangkat. Setibanya di lokasi, tersangka mengajak korban untuk ke rumahnya. Seperti lembu yang dicolok hidungnya, korban pun menuruti permintaan tersangka.

Setibanya di rumah tersangka, kedua insan berbeda jenis kelamin ini pun mengobrol. Lagi asyik ngobrol, tiba-tiba rekan tersangka, Niko (DPO) datang membawa sebilah parang menghampiri keduanya sembari memarahi korban. “Sudah kau apain adikku ini?” hardiknya.

Belum sempat menjawab dan melontarkan perkataan, tiba-tiba Niko (DPO) langsung menghajar korban hingga babak belur.

Kemudian abang tersangka, Jodi Surbakti membawa korban masuk ke rumah. Lalu, bersama adiknya, Dandi Surbakti, mengambil uang korban Rp 250 ribu yang tersimpan di dalam dompet.

Tak sampai disitu saja, mereka juga mengambil kartu ATM korban dan menguras isinya sebanyak Rp 800 ribu. Ironisnya, Oktaviana br Surbakti (tersangka) mengambil hape Sony Xperia C3 milik korban. Puas melucuti harta korban, kemudian para tersangka menyuruh korban untuk segera pergi.

“Selain mengambil uang Rp 250 ribu dari saku korban, Jodi Surbakti juga mengambil uang Rp 300 ribu dari ATM korban.

Selanjutnya Ino Cintya br Surbakti alias Bage (DPO) yang merupakan kakak Oktaviana br Surbakti juga mengambil uang Rp 500 ribu dari ATM korban” terang Kapolsek Sunggal Kompol Daniel Marunduri.

Tak terima dengan hal yang sudah terjadi padanya, korban pun melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sunggal.

Petugas yang mendapat laporan itu, bersama dengan korban, turun ke lokasi untuk menangkap para pelaku.

Untuk memancing para tersangka keluar, korban pun menghubungi Oktaviana br Surbakti dan mengatakan kepadanya jika ia mau menukarkan hape miliknya yang disita tersangka dengan uang Rp 1 juta.

Setelah bujuk rayu, akhirnya tersangka pun menyetujuinya dan berjanji akan menemui korban di Lottemart yang berada di Jalan Gatot Subroto.

Setibanya di lokasi, ternyata bukan tersangka yang mendatangi korban, melainkan Arya Santana, yakni pacar Oktaviana br Surbakti. Ketika korban meminta hapenya, ternyata hape tersebut masih ada pada tersangka. Untuk pengembangan lebih lanjut, ia pun terpaksa diciduk petugas.

Kapolsek Sunggal, Kompol Daniel Marunduri ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan sampai saat ini pihaknya masih mengejar para tersangka lainnya.

“Kita sudah menangkap 4 tersangka, dan 4 orang lagi masih dalam pengejaran petugas. Sementara barang bukti yang berhasil kita amankan uang Rp700 ribu dan hape merek Oppo milik Oktavia br Surbakti” pungkasnya. (put)

BACA JUGA:
Dijebak Cewek Seksi, ABG Disekap 4 Jam, HP, Duit dan ATM Dirampas


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Baru Beli Sabu Ditangkap Polisi, Bandarnya Terciduk di Dalam Rumah
Metro 24 Jam - Jumat, 27 April 2018 - 06:44 WIB

Baru Beli Sabu Ditangkap Polisi, Bandarnya Terciduk di Dalam Rumah

Personel Polsek Tanjungbalai Selatan meringkus seorang pembeli sabu berikut bandarnya bernama Fauzi (46), warga Jalan Anwar Idris, Lingkungan IV, Kelurahan ...
Resmikan Posko Patriot, Sihar Disambut Barongsai dan Reog
Metro 24 Jam - Jumat, 27 April 2018 - 05:49 WIB

Resmikan Posko Patriot, Sihar Disambut Barongsai dan Reog

Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sumatera Utara Sihar Sitorus disambut barongsai dan reog diarak untuk menyapa warga Desa Helvetia Kecamatan Labuhan ...
Ali Ngabalin: Kalau Sumut tak Bisa Pilkada Damai, Biar Kami Orang Papua yang Jaga
Metro 24 Jam - Jumat, 27 April 2018 - 00:00 WIB

Ali Ngabalin: Kalau Sumut tak Bisa Pilkada Damai, Biar Kami Orang Papua yang Jaga

Ketua Badan Koordinator Mubaligh Indonesia, Dr H Ali Muchtar Ngabalin MA, menyebut Sumatera Utara (Sumut) adalah barometer Indonesia. Maka, mengantisipasi ...
Pulas Tertidur, HP Disikat Maling, Rekaman CCTV pun Hilang, Ali Toho Lapor Polisi
Metro 24 Jam - Kamis, 26 April 2018 - 23:33 WIB

Pulas Tertidur, HP Disikat Maling, Rekaman CCTV pun Hilang, Ali Toho Lapor Polisi

Tiga unit HP milik Ali Toho (56), yang sedang di-charger di warung Jalan Pahlawan,Gang Roso, Kelurahan Kedai Durian, Kecamatan Delitua ...
Ketangkap CCTV Curi Besi, Bulu Terciduk Rekannya Buron
Metro 24 Jam - Kamis, 26 April 2018 - 22:59 WIB

Ketangkap CCTV Curi Besi, Bulu Terciduk Rekannya Buron

'Gelap' tak punya uang, Budianto alias Bulu nekat mencuri besi di bengkel las PT Cahaya Casindo Cemerlang. Sial bagi Bulu, ...
Divonis 5 Tahun 6 Bulan, Bayar UP Rp5 M Lebih, OK Arya: “Pusing Kepala Ku!”
Metro 24 Jam - Kamis, 26 April 2018 - 22:45 WIB

Divonis 5 Tahun 6 Bulan, Bayar UP Rp5 M Lebih, OK Arya: “Pusing Kepala Ku!”

Bupati Batubara non aktif, OK Arya Zulkarnaen, mengaku pusing setelah dijatuhi vonis 5 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp200 ...