Kamis, 25 Mei 2017 | 08.05 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Sekali Diperawani Duda Jontik, Pelajar SMP Minta Tamboh

Sekali Diperawani Duda Jontik, Pelajar SMP Minta Tamboh

Kamis, 5 Januari 2017 - 07:37 WIB

IMG-7693

Korban (kiri) didampingi temannya.GABE/METRO

TEBINGTINGGI, metro24jam.com – Entah pake ilmu pelet apa sehingga Junaidi (31) sukses merenggut perawan gadis 14 tahun yang masih duduk di bangku kelas 2 SMP. Hebatnya lagi, duda ‘jontik’ beranak satu ini tak hanya sekali mengisap madu si gadis belia, tapi sudah lima kali dan semuanya dilakukan tanpa paksaan. Enak tenan!

Kisah cinta warga Dusun VII, Desa Kuta Baru, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) ini terbongkar setelah korbannya, sebut saja Ani namanya, bercerita kepada teman sekelasnya.

Dari teman sekelasnya itu, kabar Ani yang sudah diperawani Junaidi berkembang cepat seperti lesatan meteor. Bahkan aib tersebut terdengar pula ke telinga orang tua Ani.

Bak mendengar petir di siang bolong, kedua orang tua Ani seperti tak percaya dengan kabar tak sedap tersebut. Namun, kedua orang tua Ani hanya bisa tertunduk lesu begitu si anak mengakui semuanya.

Tanpa pikir panjang, kedua orang tua Ani langsung membuat pengaduan ke Polres Tebingtinggi. Dan Senin malam (2/1), Junaidi pun dibekuk petugas. Saat dibekuk, Junaidi tengah menikmati tuak di salah satu pakter di kampungnya itu.

Kepada petugas yang meringkus, Junaidi tak memungkiri semua yang telah diperbuatnya. Bahkan dengan sedikit perasaan bangga, Junaidi membenarkan telah lima kali berhubungan suami-istri dengan Ani.

“Semua kami lakukan di dalam rumah saya, Pak,” ucap Junaidi dengan suara lantang.

Dari informasi yang dirangkum Metro24Jam di Polres Tebingtinggi, peristiwa kelabu ini bermula saat Ani bertemu Junaidi di salah satu doorsmeer kereta di kampung mereka.

Junaidi. GABE/METRO

Kala itu, sekitar pertengahan bulan November 2016. Ani yang datang bersama temannya di doorsmeer itu merasa tertarik dengan penampilan Junaidi. Padahal banyak orang di kampung Ani mengetahui kalau Junaidi bukanlah seorang perjaka, melainkan duda dengan satu anak.

Tapi, hal itu tak membuat kekaguman Ani berkurang terhadap Junaidi. “Mungkin ia tertarik padaku, Bang. Padahal aku ini telah menduda selama tujuh tahun dan punya satu anak,” ucap Junaidi.

Lewat pertemuan singkat itu, Ani juga berhasil meminta nomor hape Junaidi. Setelah itu keduanya saling kontak dengan mengumbar kata-kata mesra.

Junaidi yang merasa ketiban durian runtuh, jelas tak menyia-nyiakan kesempatan emas ini. Berbagai cara ditempuh Junaidi, termasuk mengeluarkan jurus-jurus ampuh gombalannya.

Ani yang sudah kelepek-kelepek hatinya, menerima dengan senang hati saat Junaidi mengajak ke rumahnya.

Pucuk dicinta. Saat Ani maen ke rumah Junaidi, ternyata anaknya sedang tidak di rumah. Tanpa menyia-nyiakan kesempatan dan mumpung kondisi rumah lagi sepi, Junaidi kembali melancarkan rayuan mautnya.

Dengan penuh mesra Junaidi membelai rambut hitam Ani dan membopongnya ke dalam kamar.

Awalnya Junaidi hampir tak percaya kalau gadis bau kencur ini akan menolak ajakkannya. Tapi, ketika Ani menerima dengan mesra, Junaidi pun tambah semangat.

“Saat di dalam kamar, ia (Ani) pasrah saja begitu kulepas semua bajunya. Setelah itu, kami pun melakukan hubungan suami-istri,” ucap Junaidi.

Ternyata, permainan ranjang Junaidi yang membuatnya terbang ke awang-awang itu meninggalkan kesan teramat dalam di hati Ani. Selang beberapa lama, Ani yang rindu belaian Junaidi kembali menghampiri.

Jelas saja Junaidi menerima dengan hati terbuka kehadiran Ani. Apalagi di dalam hatinya, Junaidi masih belum merasa puas dengan lekuk tubuh mulus Ani yang baru kemarin digerayanginya. Singkat cerita, kembali Junaidi meniduri Ani di kamar rumahnya. Dan sejak saat itu, Ani dan Junaidi terus melakukan cinta terlarang itu hingga lima kali.

“Sudah lima kali kami berhubungan, Pak. Semuanya baru ketahuan saat Ani cerita ke teman di kelasnya,” ungkap mantan napi Lapas Pusara Pejuang Tebingtinggi ini.

Kini, Junaidi tak lagi bisa menikmati harumnya tubuh mulus Ani. Desah nafasnya yang memburu saat mencapai puncak klimaks pun hanya bisa dibayangkannya dari balik jeruji penjara Polres Tebingtinggi.

Kadsubbag Humas Polres Tebingtinggi AKP MT Sagala yang dikonfirmasi menjelaskan, belum bisa memberikan keterangan lebih terperinci mengenai kasus ini. “Saat ini, baik tersangka maupun korban masih ditangani juru periksa,” ucap Sagala. (gab)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Young Debater, Ray Vivaldy Panjaitan: Pengen Jadi Dubes untuk Prancis
Global Medan - Rabu, 24 Mei 2017 - 23:42 WIB
ANAK MEDAN

Young Debater, Ray Vivaldy Panjaitan: Pengen Jadi Dubes untuk Prancis

Kemampuannya dalam berbahasa asing menghantarkannya meraih gelar juara dalam beberapa lomba debat Bahasa Inggris. Ray Vivaldy Panjaitan, mahasiswa semester 2, ...
Dump Truk, Avanza, Supra, Astrea, Scoppy Tabrakan, Dua Opname
Metro 24 Jam - Rabu, 24 Mei 2017 - 23:04 WIB

Dump Truk, Avanza, Supra, Astrea, Scoppy Tabrakan, Dua Opname

Kecelakaan beruntun terjadi di Simpang Kebun Sayur Desa Sekip Kecamatan Lubukpakam, Senin (22/5) jam 20.30 wib. Dua orang mengalami luka-lua ...
Pipa Tirtanadi Pecah Jalan Selambo Kebanjiran, Jumirin : Masih Diselidiki
Metro 24 Jam - Rabu, 24 Mei 2017 - 23:01 WIB

Pipa Tirtanadi Pecah Jalan Selambo Kebanjiran, Jumirin : Masih Diselidiki

Warga sekitar Jalan Panglima Denai dan Jalan Selambo Amplas, dikejutkan meluapnya air secara tiba-tiba ke badan jalan, sehingga sempat mengganggu ...
Pungli Berkedok Sumbangan, Kasubbag Umum  Berondok Di Lantai 2
Metro 24 Jam - Rabu, 24 Mei 2017 - 22:59 WIB

Pungli Berkedok Sumbangan, Kasubbag Umum Berondok Di Lantai 2

Ocehan salah seorang pegawai Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provsu terkait pungutan liar (pungli) di ruangan Bendahara Sekretariat dinas, ...
Doorrr…! Peluru Nyasar  Tembus Punggung Beni
Metro 24 Jam - Rabu, 24 Mei 2017 - 22:59 WIB

Doorrr…! Peluru Nyasar Tembus Punggung Beni

Doorr...! Sedang menonton TV, Beni (55) warga Jalan Pisang Gang Hikmah, Percut Seituan, langsung tumbang. Pasalnya, pria setengah abad ini ...
Pungli Parkir Berserak, Polisi Dimana?
Metro 24 Jam - Rabu, 24 Mei 2017 - 22:58 WIB

Pungli Parkir Berserak, Polisi Dimana?

Masyarakat Kota Medan belakangan ini resah lantaran banyaknya pungutan liar (pungli) dengan modus parkir. Bagaimana tidak, hampir di setiap jalan ...