Kamis, 24 Agustus 2017 | 15.38 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Jual ‘Kenikmatan’ di Indonesia, 76 PSK asal Tiongkok Terjaring Razia

Jual ‘Kenikmatan’ di Indonesia, 76 PSK asal Tiongkok Terjaring Razia

Minggu, 1 Januari 2017 - 21:28 WIB

IMG-7405

Wanita Tiongkok yang diduga bekerja sebagai PSK di Indonesia. Ist

JAKARTA, metro24jam.com – Sebanyak 76 wanita berkewarganegaraan Tiongkok yang diduga berprofesi sebagai ‘penjual kenikmatan’ alias pekerja seks komersial (PSK) terjaring razia di malam pergantian tahun oleh Ditjen Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Kementerian Hukum dan HAM, Minggu (1/1) dinihari Wib.

“Ini rekor buat kami karena banyak sekali yang tertangkap dan seluruhnya perempuan. Mereka tertangkap karena menyalahi izin,” ujar Direktur Wasdakim Kemenkumham, Yurod Saleh di kantornya, Jakarta, Minggu (1/1/2017), mengutip TribunNews.

Sebagian wanita itu terjaring saat menjadi terapis di tempat hiburan malam, pemandu lagu dan pekerja seks komersial yang telah menyalahi izin keimigrasian.

Yurod menyebutkan, para wanita penghibur itu memasang tarif mulai dari Rp 2,8 juta hingga Rp 5 juta dalam sekali melakukan transaksi.

Mereka yang tertangkap berusia rata-rata 18 hingga 30 tahun. “Mereka ini korban dari perdagangan ilegal oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” tambahnya.

Dari razia itu, diamankan barang bukti berupa 92 buah paspor Tiongkok, kwitansi/bukti pembayaran, uang sejumlah Rp 15 juta, pakaian dalam dan beberapa alat kontrasepsi.

Tidak Dideportasi

Dijelaskan Yuro, ke 76 wanita asal Tiongkok yang diciduk petugas imigrasi itu tidak akan segera di deportasi ke negaranya. Mereka, akan dikurung di Rumah Detensi Imigrasi untuk kepentingan penyelidikan.

“Kalau di deportasi, ada kekhawatiran mereka akan melakukan hal serupa di kemudian hari,” kata Yurod Saleh seperti dilansir Kriminalitas.

Akibat perbuatannya, para pelaku akan dijerat dengan UU No 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Mereka juga melanggar pasal bervariasi yakni pasal 112 tentang Keimigrasian.

“Mereka juga wajib membayar denda senilai ratusan juta rupiah dan penjara maksimal 5 tahun,” kata Yurod.

Pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Tiongkok untuk memperketat pengawasan orang asing dari negeri Tirai Bambu itu di Indonesia.

“Tim intelijen sudah diturunkan untuk memantau pergerakan WN China,” pungkasnya.

Para PSK diamankan di tiga tempat diskotik yang ada di Glodok, Jakarta Barat. Mereka sebelumnya tinggal di mes dan apartemen yang disediakan oleh germo yang kini buron.

PSK asal negeri tirai bambu ini datang ke Indonesia dengan menggunakan visa kunjungan. Bahkan, beberapa diantara mereka mengaku sebagai wisatawan. (tri/krim/asp)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Herowhin Laporkan Soritua Kasus UUI ITE
Siantar 24 Jam - Kamis, 24 Agustus 2017 - 15:12 WIB

Herowhin Laporkan Soritua Kasus UUI ITE

Dirut PD Pembangunan dan Aneka Usaha (PAUS), Herowhin Sinaga melaporkan Soritua Siahaan (30) ke Polres Siantar terkait postingan di dinding ...
Kisah Pembobol Mesin ATM se-Indonesia, 2 Perampok Genk Sihombing Masih Berkeliaran
Metro 24 Jam - Kamis, 24 Agustus 2017 - 15:05 WIB

Kisah Pembobol Mesin ATM se-Indonesia, 2 Perampok Genk Sihombing Masih Berkeliaran

Beraksi di hampir semua kota besar di Nusantara, plus menggondol duit lebih Rp3,6 miliar, kisah penangkapan 6 perampok mesin ATM ...
Simpan 1,9 Kilo Ganja, Vokalis Band Mahameru Diciduk, Istrinya Lagi Hamil 2 Bulan
Metro 24 Jam - Kamis, 24 Agustus 2017 - 14:58 WIB

Simpan 1,9 Kilo Ganja, Vokalis Band Mahameru Diciduk, Istrinya Lagi Hamil 2 Bulan

Alasannya terdesak biaya anak sekolah. Vokalis band, Herdiyan (35), nekat jadi pengedar ganja. Alih-alih bisa memenuhi biaya sekolah anaknya, warga ...
Terlibat Kasus Narkoba, 3 Kali Aktor Malaysia Batal Diadili
Metro 24 Jam - Kamis, 24 Agustus 2017 - 14:50 WIB

Terlibat Kasus Narkoba, 3 Kali Aktor Malaysia Batal Diadili

Aktor ternama di Malaysia, Khaeryl Benjamin Ibrahim alias Benjy (38), batal menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu ...
Bos Narkoba Hilang dari RS, Kemenkum HAM Tak Tau
Metro 24 Jam - Kamis, 24 Agustus 2017 - 14:45 WIB

Bos Narkoba Hilang dari RS, Kemenkum HAM Tak Tau

Irfan Charo (44), tahanan kasus narkoba disebut-sebut telah menghilang dari Rumah Sakit Umum (RSU) Bina Kasih Medan. Namun anehnya, hilangnya ...
Disuruh Mindahkan Beras Mau Aja, Rupanya Hasil Curian, Buruh Bongkar Muat Dikerangkeng
Metro 24 Jam - Kamis, 24 Agustus 2017 - 14:43 WIB

Disuruh Mindahkan Beras Mau Aja, Rupanya Hasil Curian, Buruh Bongkar Muat Dikerangkeng

AS alias Jaya tak berkutik saat dijemput personel Polres Langkat di kediamannya, Jalan Kampung Lalang, Kecamatan Sei Mencirim, Kecamatan Medan ...