Kamis, 14 Desember 2017 | 16.43 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Jual ‘Kenikmatan’ di Indonesia, 76 PSK asal Tiongkok Terjaring Razia

Jual ‘Kenikmatan’ di Indonesia, 76 PSK asal Tiongkok Terjaring Razia

Minggu, 1 Januari 2017 - 21:28 WIB

IMG-7405

Wanita Tiongkok yang diduga bekerja sebagai PSK di Indonesia. Ist

JAKARTA, metro24jam.com – Sebanyak 76 wanita berkewarganegaraan Tiongkok yang diduga berprofesi sebagai ‘penjual kenikmatan’ alias pekerja seks komersial (PSK) terjaring razia di malam pergantian tahun oleh Ditjen Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Kementerian Hukum dan HAM, Minggu (1/1) dinihari Wib.

“Ini rekor buat kami karena banyak sekali yang tertangkap dan seluruhnya perempuan. Mereka tertangkap karena menyalahi izin,” ujar Direktur Wasdakim Kemenkumham, Yurod Saleh di kantornya, Jakarta, Minggu (1/1/2017), mengutip TribunNews.

Sebagian wanita itu terjaring saat menjadi terapis di tempat hiburan malam, pemandu lagu dan pekerja seks komersial yang telah menyalahi izin keimigrasian.

Yurod menyebutkan, para wanita penghibur itu memasang tarif mulai dari Rp 2,8 juta hingga Rp 5 juta dalam sekali melakukan transaksi.

Mereka yang tertangkap berusia rata-rata 18 hingga 30 tahun. “Mereka ini korban dari perdagangan ilegal oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” tambahnya.

Dari razia itu, diamankan barang bukti berupa 92 buah paspor Tiongkok, kwitansi/bukti pembayaran, uang sejumlah Rp 15 juta, pakaian dalam dan beberapa alat kontrasepsi.

Tidak Dideportasi

Dijelaskan Yuro, ke 76 wanita asal Tiongkok yang diciduk petugas imigrasi itu tidak akan segera di deportasi ke negaranya. Mereka, akan dikurung di Rumah Detensi Imigrasi untuk kepentingan penyelidikan.

“Kalau di deportasi, ada kekhawatiran mereka akan melakukan hal serupa di kemudian hari,” kata Yurod Saleh seperti dilansir Kriminalitas.

Akibat perbuatannya, para pelaku akan dijerat dengan UU No 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Mereka juga melanggar pasal bervariasi yakni pasal 112 tentang Keimigrasian.

“Mereka juga wajib membayar denda senilai ratusan juta rupiah dan penjara maksimal 5 tahun,” kata Yurod.

Pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Tiongkok untuk memperketat pengawasan orang asing dari negeri Tirai Bambu itu di Indonesia.

“Tim intelijen sudah diturunkan untuk memantau pergerakan WN China,” pungkasnya.

Para PSK diamankan di tiga tempat diskotik yang ada di Glodok, Jakarta Barat. Mereka sebelumnya tinggal di mes dan apartemen yang disediakan oleh germo yang kini buron.

PSK asal negeri tirai bambu ini datang ke Indonesia dengan menggunakan visa kunjungan. Bahkan, beberapa diantara mereka mengaku sebagai wisatawan. (tri/krim/asp)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Hanafiah Harahap Ingin Gantikan Ngogesa Sitepu
Metro 24 Jam - Kamis, 14 Desember 2017 - 15:34 WIB

Hanafiah Harahap Ingin Gantikan Ngogesa Sitepu

Politisi senior Partai Golkar Sumatera Utara, Harafiah Harahap SH mendaftarkan diri untuk menggantikan Ngogesa Sitepu. Bukan sebagai Ketua DPD Partai ...
Menteri Susi Silaturahmi dengan Nelayan Sialang Buah
Metro 24 Jam - Kamis, 14 Desember 2017 - 13:13 WIB

Menteri Susi Silaturahmi dengan Nelayan Sialang Buah

Menteri Kelautan dam Perikanan RI, Susi Pudjiastuti melakukan kunjungan sekaligus silaturahmi dengan para nelayan di Pantai Sialang Buah, Kecamatan Teluk ...
Tuntutan Toke Angkot Gol, Go-Car dan GrabCar  Stop Rekrut Driver
Tak Berkategori - Kamis, 14 Desember 2017 - 13:01 WIB

Tuntutan Toke Angkot Gol, Go-Car dan GrabCar Stop Rekrut Driver

Diekspresikan lewat aksi mogok total seharian kemarin (13/12/2017), tuntutan sejumlah pengusaha serta sopir angkutan kota (angkot) konvensional di Kota Medan ...
Aksi Bakar Helm Ojek Online, 2 Pelaku Diamankan Polisi
Metro 24 Jam - Kamis, 14 Desember 2017 - 12:55 WIB

Aksi Bakar Helm Ojek Online, 2 Pelaku Diamankan Polisi

Delapan ribu-an sopir angkutan umum melakukan aksi mogok serentak di Kota Medan. Akibatnya, ribuan masyarakat khususnya pelajar sempat terlantar karena ...
2 Rumah Semi Permanen  Terbakar Di Galang
Metro 24 Jam - Kamis, 14 Desember 2017 - 12:37 WIB

2 Rumah Semi Permanen Terbakar Di Galang

Diduga korsleting listrik, dua rumah semi permanen di Dusun III, Desa Paya Itik, Kecamatan Galang masing-maing milik Badri (47) dan ...
Kejari Labuhanbatu Pelajari  Proyek Penyusunan Dokumen  Pemukiman Kumuh Berbiaya Rp 1,5 M
Metro 24 Jam - Kamis, 14 Desember 2017 - 12:35 WIB

Kejari Labuhanbatu Pelajari Proyek Penyusunan Dokumen Pemukiman Kumuh Berbiaya Rp 1,5 M

Kejaksaan Negeri (Kejari) Labuhanbatu sedang mempelajari pelaksanaan proyek penyusunan dokumen perencanaan kawasan pemukiman kumuh di Kabupaten Labuhanbatu tahun anggaran 2017 ...